Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi ( Pemprov) Lampung menyiapkan sebanyak 62 paket pekerjaan pembangunan ruas jalan provinsi pada 2026. Pekerjaan fisik ditargetkan mulai lebih awal, yakni pada Maret 2026.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, mengatakan percepatan ini dilakukan sesuai arahan Gubernur Lampung agar pembangunan infrastruktur dapat segera dirasakan masyarakat.
“Biasanya setelah lelang rampung, kegiatan di lapangan baru berjalan sekitar April atau Mei. Tapi tahun ini Bapak Gubernur menegaskan agar pembangunan bisa dimulai Maret,” kata Taufiqullah dalam keterangannya,Senen (23/2/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Percepatan, menurut dia, dilakukan karena tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang layak.
Sejak Januari 2026, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) BMBK di berbagai wilayah juga telah melakukan penambalan sementara pada ruas jalan yang rusak.
Menurutnya, penambalan dilakukan sebagai langkah mitigasi akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan munculnya lubang di sejumlah ruas jalan.
“Perintahnya jelas, jangan tunggu lama. Masyarakat sudah menunggu jalan yang benar-benar mantap. Kita pun sudah bekerja sejak Januari,” ujarnya.
Taufiqullah menambahkan, pada 2025 lalu Pemprov Lampung telah mengerjakan 52 paket pekerjaan jalan.
Hasilnya, tingkat kemantapan jalan provinsi mencapai sekitar 79,79 persen atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang masih di bawah 78 persen.
Pada 2026 ini, jumlah paket pekerjaan meningkat menjadi 62 paket.
Selain perbaikan rutin, proyek juga mencakup peningkatan struktur jalan strategis serta pembangunan jembatan penghubung antardaerah.
“Kita ingin percepatan bukan hanya secara waktu, tapi juga kualitas. Karena ketika jalan mantap, ekonomi ikut bergerak,” katanya.
Dengan dimulainya pekerjaan fisik lebih awal pada 2026, pemerintah daerah berharap percepatan pembangunan jalan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.



































