Ketua KOPRI PKC PMII Riau Tegaskan Moderasi Beragama Sebagai Gerakan Emansipatoris, Melawan Kekerasan dan Intoleransi 

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:36 WIB

50121 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru,  waspadaindonesia.com -Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KOPRI) PKC PMII Riau menggelar kegiatan Visionary Kamis 5 Maret 2026, Talks Moderasi Beragama yang dilaksanakan di Gedung Dharma Wanita, Pekanbaru. Jum’at (6/02/2026).

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah tokoh lintas agama dan tokoh nasional untuk memperkuat semangat toleransi, persatuan, serta peran perempuan dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

Acara ini menghadirkan beberapa narasumber dari berbagai latar belakang agama, yaitu :

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wulansari Aliyatus Sholikah, S.Si., M.I.Kom., selaku Ketua Umum KOPRI PB PMII,

Meri Krisna Dewi Sitepu, S.Th., M.Pd.K., (Penyuluh Agama Kristen), Veronika Sigalingging, S.Pd., (Pembimas Agama Katolik),

Nery Nestary, S.E., M.M., (Pemuda Buddhayana Provinsi Riau),

serta Ening Nitikesari, S.T., M.Si., dari Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Riau.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota DPR RI Iyet Bustami, yang memberikan materi mengenai 4 Pilar Kebangsaan kepada generasi muda, khususnya Gen Z.

Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pemahaman nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman.

Ketua KOPRI PKC PMII Riau, Utari Nelviandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi untuk memperkuat wawasan kebangsaan serta moderasi beragama di kalangan generasi muda.

Baca Juga :  Bersama Jaga Gajah Sumatera, Polda Riau Dukung Inpres Prabowo Lewat Green Policing

“Melalui kegiatan Visionary Talks ini, kami ingin membangun ruang dialog yang inklusif dengan menghadirkan tokoh lintas agama agar generasi muda mampu memahami pentingnya moderasi beragama dan menjaga harmoni di tengah keberagaman,” ujarnya.

Ketua KOPRI PKC PMII Riau, Utari Nelviandi, menegaskan bahwa moderasi beragama harus menjadi gerakan kolektif yang terus diperkuat oleh generasi muda sebagai penjaga masa depan bangsa.

Menurutnya, moderasi beragama bukan hanya tentang bagaimana kita memahami perbedaan, tetapi juga bagaimana kita merawat kemanusiaan di dalamnya.

Generasi muda, khususnya perempuan, memiliki peran strategis sebagai agen perdamaian yang mampu membangun ruang dialog, memperkuat solidaritas sosial, serta menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika zaman,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa KOPRI PKC PMII Riau mendukung berbagai upaya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Riau.

“KOPRI PKC PMII Riau juga mendukung Polda Riau dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Provinsi Riau, khususnya selama bulan Ramadhan. Selain itu, kami juga mendukung program-program Polda Riau, salah satunya program Green Policing sebagai upaya bersama menjaga lingkungan dan keamanan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum KOPRI PB PMII Wulansari Aliyatus Sholikah yang turut hadir sekaligus membuka acara menyampaikan bahwa perempuan harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan meningkatkan kapasitas diri.

Baca Juga :  Manusia dan Kewajiban Moral Tanpa Batas dalam Menjaga Keberlangsungan Peradaban

“Perempuan hari ini harus berbudaya, mampu mengikuti perkembangan zaman dan fokus mengembangkan skill serta kapasitas diri. Dengan begitu perempuan dapat berkontribusi lebih besar dalam pembangunan bangsa,” ungkapnya.

Ketua KOPRI PB PMII juga menyampaikan Bahwa Visi KOPRI yakni Trilogi 3B yang terdiri dari Berdaya di Kaki Sendiri (Berdikari), Berdaya Bersama Kopri, dan Berdaya Saing Global ini disebut sebagai pondasi penting untuk menciptakan perempuan berdaya yang mampu mengokohkan eksistensi organisasi KOPRI.

Ketua KOPRI PB PMII mengatakan, fokus gerakan organisasi di bawah nakhodanya adalah pemberdayaan perempuan.

“Perempuan berdaya akan menciptakan keorganisasian Kopri yang digdaya,”

Menurutnya, pemberdayaan perempuan merupakan inti dari semua program.

Melalui kegiatan ini, KOPRI PKC PMII Riau berharap dapat memperkuat semangat toleransi, mempererat persaudaraan lintas agama, serta mendorong generasi muda, khususnya perempuan, untuk berperan aktif dalam menjaga persatuan dan kedamaian di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Kegiatan seperti juga dapat terus menjadi ruang edukasi publik sekaligus gerakan intelektual yang mendorong lahirnya generasi muda yang toleran, inklusif, dan memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat.

Sumber: Ketua KOPRI PKC PMII Riau, Utari Nelviandi

(Idam Lanun)

Berita Terkait

Tantangan Global, DPD IMM Riau Teguhkan Literasi Perempuan
Green Policing di SDN 68, Kapolresta Pekanbaru Ajak Anak Sayangi Alam
313 Hotspot di Riau, TNI-Polri Lakukan Verifikasi dan Pemadaman
Diklat Drive Safe Serve Better Tingkatkan Profesionalisme Pengemudi
Edukasi Bahaya HIV AIDS dan LGBT ke-Siswa: Pemko Pekanbaru Turun
Sinergi Polri dan PT Yutani Dukung Ketahanan Pangan, Panen 2 Ton
AKBP Dasril Pimpin Rapat Pembahasan Portal Truk Air Molek
Ditlantas Polda Riau Borong Penghargaan, Briptu Jessica Raih Medali

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB