Bupati Aceh Tenggara Geram, Dinas Pangan Paling Jorok, ASN Dinilai Abai Kebersihan

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:13 WIB

50129 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry, melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara pada hari kedua masuk kerja setelah libur lebaran, Selasa, 31 Maret 2026. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Salim Fakhry secara tegas menyoroti kondisi Dinas Pangan yang dinilainya sebagai dinas paling jorok di antara dinas-dinas lain yang ia kunjungi hari itu.

Menurut Salim Fakhry, Dinas Pangan seharusnya menjadi contoh dalam menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan, mengingat peran strategisnya dalam urusan pangan masyarakat. Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan sebaliknya. Lingkungan kantor Dinas Pangan tampak dipenuhi semak belukar yang dibiarkan tumbuh liar, ruangan kantor dipenuhi sarang burung, toilet mengeluarkan bau tidak sedap, dan sejumlah fasilitas lainnya tampak tidak terawat. Kondisi ini dinilai sangat memprihatinkan dan jauh dari harapan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Salim Fakhry menegaskan bahwa temuan ini menjadi catatan penting bagi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Ia menyerahkan sepenuhnya tindak lanjut perbaikan kepada Sekretaris Daerah selaku pembina Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara. Harapannya, ada langkah konkret untuk memperbaiki kondisi tersebut agar pelayanan publik dapat berjalan optimal.

Baca Juga :  Toilet Disdukcapil Aceh Tenggara Bobrok, Publik Pertanyakan Pengawasan dan Pengelolaan Dana

Selain Dinas Pangan, Bupati juga menyoroti kondisi kantor Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang berada di bawah Dinas Kesehatan. Halaman kantor Labkesda tampak dipenuhi rumput liar setinggi sekitar 50 sentimeter dan sampah berserakan di pekarangan. Kondisi ini dinilai tidak mencerminkan lingkungan kerja yang sehat dan layak, terutama bagi instansi yang bergerak di bidang kesehatan masyarakat.

Dalam sidak tersebut, Bupati Salim Fakhry didampingi oleh Sekretaris Daerah Yusrizal dan sejumlah pejabat OPD. Ia langsung memerintahkan penurunan sejumlah pekerja kebersihan untuk melakukan pemotongan rumput dan pembersihan pekarangan di kantor-kantor yang disidak. Langkah ini diambil sebagai upaya cepat untuk mengembalikan kebersihan dan kerapian lingkungan kerja.

Selain dua dinas tersebut, Bupati juga mengunjungi beberapa OPD lain seperti Dinas Pemuda dan Pariwisata, Dinas Sosial, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Gudang Farmasi, dan Labkesda Aceh Tenggara. Dalam setiap kunjungannya, ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kantor dan meningkatkan disiplin kerja sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Baca Juga :  Jaksa Didesak Usut Kepala Desa Lawe Beringin Horas yang Diduga Tilep Dana Desa

Salim Fakhry menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi kepala OPD untuk tidak menjaga kebersihan dan kedisiplinan, mengingat anggaran operasional rutin telah tersedia di setiap dinas. Ia berharap seluruh ASN dapat menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas dan fungsi, bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta terus bersinergi menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.

Dengan adanya sidak ini, Bupati Aceh Tenggara berharap seluruh jajaran pemerintah daerah dapat lebih peduli terhadap kebersihan dan kedisiplinan, sehingga pelayanan publik dapat berjalan dengan baik dan masyarakat mendapatkan manfaat yang maksimal dari keberadaan pemerintah daerah.

Laporan: Salihan Beruh

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:23 WIB

PT RAD Indonesia Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Internasional CERA

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:16 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:22 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:57 WIB

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar “Kumpul Bersama Masyarakat” di Nagori Marjandi

Berita Terbaru