Kutacane – Suasana peringatan Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Aceh Tenggara pada tahun ini berlangsung penuh makna. Rasa syukur dan kebahagiaan melingkupi warga setempat setelah satu ekor sapi kurban berbobot satu ton, bantuan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, tiba dan diserahkan secara langsung melalui Bupati Aceh Tenggara di Desa Prapat Hulu, Kecamatan Babussalam, pada Rabu (27/5/2026).
Penyaluran sapi kurban oleh Presiden ini menjadi perhatian besar bagi masyarakat Aceh Tenggara. Sapi berbobot jumbo yang didatangkan khusus untuk Idul Adha tersebut diterima dengan antusias dan rasa haru. Sejumlah tokoh masyarakat dan panitia kurban turut menyaksikan proses penyerahan yang berlangsung di pusat kegiatan desa, sementara warga sekitar mengikuti dengan khidmat.

Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, bertindak langsung sebagai perpanjangan tangan Presiden dalam menyerahkan sapi kurban kepada pihak panitia. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam dari seluruh elemen masyarakat atas kepedulian yang ditunjukkan Presiden Prabowo Subianto kepada daerahnya. Disebutkannya, bantuan ini merupakan amanah besar yang membawa makna persatuan dan perhatian pemerintah pusat kepada daerah, serta memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kepercayaan ini.
Agar tujuan dari penyaluran sapi kurban Presiden benar-benar tercapai, Bupati menegaskan pentingnya pelaksanaan proses penyembelihan dan distribusi daging secara profesional dan adil. Panitia kurban diberi instruksi agar mendahulukan warga yang benar-benar berhak menerima, mulai dari fakir miskin hingga masyarakat kurang mampu yang tinggal di sekitar desa dan wilayah Kecamatan Babussalam secara keseluruhan. Bupati berharap, tidak ada warga yang merasa terlewatkan menikmati berkah kurban ini, sehingga sukacita Idul Adha dapat dirasakan bersama.

Kehadiran sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto tidak hanya menjadi simbol perhatian kepada masyarakat Aceh Tenggara, tetapi juga menjadi pengobaran semangat gotong royong dan kebersamaan. Momen Idul Adha ini dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk mengajak masyarakat mempererat solidaritas, menjaga ketahanan pangan, dan terus mendorong pembangunan secara berkelanjutan. Masyarakat diimbau untuk bahu-membahu membangun kemajuan daerah dan memastikan seluruh kebijakan yang bermanfaat bagi rakyat berjalan sesuai amanah.

Dalam pelaksanaannya, penyaluran sapi kurban dari Presiden mendapat pengawalan ketat dari pihak terkait demi memastikan kelancaran dan keamanan acara. Masyarakat yang hadir menyampaikan apresiasi dan harapan agar momentum seperti ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Dengan kehadiran hewan kurban berbobot satu ton ini, diharapkan suasana Idul Adha tahun ini semakin bermakna, memperkuat persaudaraan, dan memberikan motivasi baru untuk mewujudkan Aceh Tenggara yang lebih maju dan sejahtera.





































