Pemuda Hafiz 30 Juz, Tgk Muhammad Ridho, Menjadi Imam Salat Idul Adha di Desa Tanjung Gabungan

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 28 Mei 2026 - 01:36 WIB

50423 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Pagi itu, sinar mentari menembus tipis kabut di Desa Tanjung Gabungan, Darulhasanah, Kutacane. Hamparan karpet berbalut putih tertata rapi di halaman Masjid Al Badrah. Puluhan, bahkan ratusan warga setempat, dari yang tua hingga anak-anak, berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk menunaikan Salat Idul Adha 1447 Hijriah, yang tahun ini jatuh pada 27 Mei 2026. Namun ada suasana berbeda dan penuh kebanggaan di balik kekhidmatan suasana Id kali ini. Untuk pertama kalinya, seorang pemuda asli desa itu, Tgk Muhammad Ridho, diamanahi sebagai imam salat Id.

Nama Muhammad Ridho memang begitu harum di kampung halamannya. Ia dikenal bukan hanya karena keluguannya sebagai pemuda, tapi juga karena kemampuannya yang luar biasa dalam menghafal Al-Qur’an 30 juz atau yang dikenal sebagai hafiz. Selama beberapa tahun terakhir, Ridho menimba ilmu di sebuah pesantren ternama di Bogor, memperdalam pemahaman dan hafalan Al-Qur’an yang menjadi dambaan banyak keluarga di Aceh Tenggara. Pulang kampung pada momentum Idul Adha tahun ini, Ridho didaulat oleh Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Badrah untuk menjadi imam, posisi yang biasanya dipegang oleh para ulama atau tokoh agama senior di desa itu.

Sorot mata para jemaah pagi itu menyiratkan rasa haru dan bangga. Bagi warga Tanjung Gabungan, hadirnya imam muda sekaliber Ridho adalah angin segar dan teladan baru bagi generasi muda. Lantunan takbir, tahmid, dan tahlil menggema mengiringi derap langkahnya menuju mimbar, menggantikan suara-suara lama yang sebelum ini mengisi ruang rohani masjid mereka. Salat pun berlangsung khidmat, dengan Ridho membacakan ayat-ayat panjang dalam dua rakaat, memperlihatkan keluasan hafalannya serta tajwid yang terjaga.

Baca Juga :  MTQ Aceh XXXVII: Aceh Tenggara Ukir Prestasi di Cabang Hafalan 100 Hadits dengan Raihan Juara II dan Harapan I

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah usai salat, khutbah Idul Adha disampaikan oleh Tgk Sahdari S.Pd, seorang pendidik sekaligus mubaligh di kecamatan Darulhasanah. Dalam khutbahnya, Tgk Sahdari menekankan pentingnya keikhlasan dan pengorbanan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, sekaligus mengapresiasi generasi muda yang mampu menjadi garda terdepan syiar Islam di tengah era modernisasi dan tantangan globalisasi yang terus mengikis nilai-nilai agama. Nama Ridho kembali menjadi contoh, disebut sebagai bukti nyata bahwa anak muda di desa masih mau menjaga, merawat, dan mengamalkan ajaran Islam dengan penuh keikhlasan dan pengabdian.

Idul Adha tahun ini terasa istimewa. Tak hanya karena Ridho menjadi imam, namun juga karena daging kurban yang terkumpul lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Gotong-royong warga makin terasa saat proses penyembelihan, pembagian, hingga seluruh daging sampai ke rumah-rumah warga prasejahtera, bahkan ke pelosok dusun terjauh di kaki bukit Leuser. Suasana keguyuban itu, secara tidak langsung, semakin memperkokoh nilai solidaritas sekaligus merekatkan kebersamaan antarwarga.

Bagi Ridho pribadi, tugas sebagai imam salat Id bukan sekadar kehormatan melainkan juga amanah besar. Dalam bincang singkat usai salat, ia menyampaikan harapannya agar lebih banyak generasi muda desa yang mau belajar Al-Qur’an secara mendalam. “Saya ingin adik-adik di sini semakin cinta dengan masjid, semakin berani tampil dan menjaga tradisi agama yang sudah diwariskan orang tua kita,” tuturnya singkat, namun dengan mata berbinar.

Baca Juga :  Satgas Pamtas RI-PNG Pos Zanepa Bagikan Makanan Ringan untuk Anak-Anak di Papua Tengah

Fenomena pemuda sebagai imam dan hafiz 30 juz di desa-desa pelosok Aceh Tenggara menjadi penanda kuat bahwa perkembangan dan transformasi pendidikan agama tidak hanya berjalan di kota-kota besar, tetapi juga tumbuh dan hidup di pelosok-pelosok negeri. Hal ini menjadi harapan baru, bahwa kaderisasi ulama, imam, dan dai tidak akan pernah terputus. Idul Adha tahun 2026 di Desa Tanjung Gabungan tak hanya menjadi ritual tahunan, melainkan juga menjadi momentum yang menegaskan pentingnya regenerasi, harapan, dan kesinambungan nilai-nilai iman yang diwarisi dari generasi ke generasi.

Dengan wajah-wajah sumringah, para warga perlahan membubarkan diri, menenteng daging kurban untuk dibagikan kepada keluarga di rumah. Ridho kembali ke rumahnya, membawa kenangan manis dan secercah harapan, bahwa surau kecil di desa mereka akan terus hidup, semangat keislaman akan tetap menyala, dan generasi berikutnya siap tampil di barisan terdepan menghidupkan cahaya Al-Qur’an di bumi Aceh.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:16 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:22 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Berita Terbaru