Dana Desa Atau Dana Dinasti? LSM Kaliber “Bedah” Borok Anggaran Kuta Tengah!

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:33 WIB

50198 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara ,(16/01/2026) – Harapan masyarakat Desa Kuta Tengah untuk melihat kemajuan nyata dari kucuran Dana Desa Tahun 2022–2023 kini berubah menjadi aroma kecurigaan. LSM KALIBER Aceh resmi mengibarkan bendera perang terhadap ketidaktransparanan, mendesak audit total atas apa yang mereka sebut sebagai “kejanggalan yang merugikan negara.”

Berikut adalah bedah tajam atas isu yang tengah memanas di Kecamatan Lawe Sigala-gala:

  1. Audit Fisik: Jangan Cuma “Main Atas Meja”
    Ketua DKD LSM KALIBER Aceh, Zoel Kenedi (ZK Agara), mengeluarkan pernyataan pedas. Ia menegaskan bahwa laporan di atas kertas (LPJ) seringkali hanyalah “dongeng administratif” yang indah, namun kosong di lapangan.

    ADVERTISEMENT

    SCROLL TO RESUME CONTENT

Sentilan Tajam: Apakah aspalnya setebal janji? Apakah bangunannya sekokoh anggarannya? LSM KALIBER menuntut pembuktian fisik, bukan sekadar tanda tangan di balik meja birokrasi yang nyaman.

  1. Aroma Proyek Fiktif dan Mark-Up
    Tuduhan yang dilemparkan tidak main-main. Ada indikasi kuat mengenai:
    Kegiatan Fiktif: Anggaran cair, tapi barang/kegiatan tidak wujud.
    Mark-Up: Harga langit, kualitas bumi.
    Manipulasi Musdes: Keputusan diambil di “ruang gelap” tanpa melibatkan suara rakyat desa yang sebenarnya.

  2. Warning untuk Inspektorat & APH: Jangan Mandul!
    LSM KALIBER secara terbuka menantang Inspektorat Aceh Tenggara, BPK, dan Aparat Penegak Hukum untuk tidak menjadi penonton. Ada pesan tersirat yang kuat: Jika lembaga pengawas diam, maka mereka ikut melanggengkan potensi kejahatan.

“Dana Desa itu uang rakyat, bukan warisan pribadi kepala desa atau kelompok tertentu!” – ZK Agara.

  1. Tameng UU Ormas: Rakyat Punya Mata
    Mengutip UU No. 17 Tahun 2013, langkah ini adalah “serangan balik” legal dari masyarakat sipil. Ini adalah peringatan bagi pemerintah desa mana pun: Jangan alergi kritik. Jika pengelolaan bersih, seharusnya tidak perlu takut pada audit.

Baca Juga :  Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit

Analisis Tajam: Mengapa Ini Penting?
Dana Desa seringkali menjadi “ladang basah” karena pengawasannya yang dianggap jauh dari pantauan pusat. Langkah LSM KALIBER adalah alarm keras bagi para pemangku kebijakan di Aceh Tenggara bahwa rakyat mulai berani menghitung. Jika terbukti ada penyimpangan di Kuta Tengah, ini bisa menjadi pintu masuk (kotak pandora) untuk membongkar praktik serupa di desa-desa lain.

Baca Juga :  Seorang Ibu Muda Alami Gangguan Ingatan Menggelandang di Desa Kineppen Tanah Karo

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru