Dana Desa Atau Dana Dinasti? LSM Kaliber “Bedah” Borok Anggaran Kuta Tengah!

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:33 WIB

50184 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara ,(16/01/2026) – Harapan masyarakat Desa Kuta Tengah untuk melihat kemajuan nyata dari kucuran Dana Desa Tahun 2022–2023 kini berubah menjadi aroma kecurigaan. LSM KALIBER Aceh resmi mengibarkan bendera perang terhadap ketidaktransparanan, mendesak audit total atas apa yang mereka sebut sebagai “kejanggalan yang merugikan negara.”

Berikut adalah bedah tajam atas isu yang tengah memanas di Kecamatan Lawe Sigala-gala:

  1. Audit Fisik: Jangan Cuma “Main Atas Meja”
    Ketua DKD LSM KALIBER Aceh, Zoel Kenedi (ZK Agara), mengeluarkan pernyataan pedas. Ia menegaskan bahwa laporan di atas kertas (LPJ) seringkali hanyalah “dongeng administratif” yang indah, namun kosong di lapangan.

    ADVERTISEMENT

    SCROLL TO RESUME CONTENT

Sentilan Tajam: Apakah aspalnya setebal janji? Apakah bangunannya sekokoh anggarannya? LSM KALIBER menuntut pembuktian fisik, bukan sekadar tanda tangan di balik meja birokrasi yang nyaman.

  1. Aroma Proyek Fiktif dan Mark-Up
    Tuduhan yang dilemparkan tidak main-main. Ada indikasi kuat mengenai:
    Kegiatan Fiktif: Anggaran cair, tapi barang/kegiatan tidak wujud.
    Mark-Up: Harga langit, kualitas bumi.
    Manipulasi Musdes: Keputusan diambil di “ruang gelap” tanpa melibatkan suara rakyat desa yang sebenarnya.

  2. Warning untuk Inspektorat & APH: Jangan Mandul!
    LSM KALIBER secara terbuka menantang Inspektorat Aceh Tenggara, BPK, dan Aparat Penegak Hukum untuk tidak menjadi penonton. Ada pesan tersirat yang kuat: Jika lembaga pengawas diam, maka mereka ikut melanggengkan potensi kejahatan.

“Dana Desa itu uang rakyat, bukan warisan pribadi kepala desa atau kelompok tertentu!” – ZK Agara.

  1. Tameng UU Ormas: Rakyat Punya Mata
    Mengutip UU No. 17 Tahun 2013, langkah ini adalah “serangan balik” legal dari masyarakat sipil. Ini adalah peringatan bagi pemerintah desa mana pun: Jangan alergi kritik. Jika pengelolaan bersih, seharusnya tidak perlu takut pada audit.

Baca Juga :  Kodim 0108/Agara Pasang Pipa Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir di Lawe Mamas Indah

Analisis Tajam: Mengapa Ini Penting?
Dana Desa seringkali menjadi “ladang basah” karena pengawasannya yang dianggap jauh dari pantauan pusat. Langkah LSM KALIBER adalah alarm keras bagi para pemangku kebijakan di Aceh Tenggara bahwa rakyat mulai berani menghitung. Jika terbukti ada penyimpangan di Kuta Tengah, ini bisa menjadi pintu masuk (kotak pandora) untuk membongkar praktik serupa di desa-desa lain.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Bongkar Jaringan Peredaran Sabu di Pulonas Baru

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Tutup Pintu Rapat untuk Tegakkan Disiplin Pejabat
Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala
Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu
Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung
Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara
Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja
Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB