Klarifikasi Kasus Asusila di SMKN Pertanian Terpadu Propinsi Riau

- Redaksi

Kamis, 1 Februari 2024 - 03:14 WIB

50293 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru —Terbongkarnya kasus asusila di SMKN Pertanian Terpadu Propinsi Riau, menjadi heboh luar biasa ,padahal kasus tersebut sudah 1 tahun yang lalu, sehingga
menjadi isu yang fenomenal dan menjadi omongan dimana-mana.

Kasus asusila ini sebenarnya sudah diselesaikan oleh pihak keluarga dan pihak sekolah, ( K ) dan ( R ) sudah bersekolah, dengan catatan bahwa ( K ) dan ( R ) sudah kembali sekolah seperti biasa.

Beredar kabar (K) dan (R ) di beri sangsi mengikuti daring selama 6 Minggu ,,tapi keluarga kedua pihak tidak mau daring 6 Minggu,maunya 2 Minggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena persoalan ini sudah tersebar kemana – mana, ada di beritakan dalam media sosial . Maka pihak sekolah SMKN Pertanian Terpadu Propinsi Riau yakni Kepala Sekolah SMKN Pertanian Terpadu Propinsi Riau Dra Sudarti MM memberikan “klarifikasi “.dengan mengundang pihak sekolah ,para media dan pihak yang terkait dari masalah itu.

Baca Juga :  Kapolda Riau Bersama Plt Gubri SF Hariyanto Komitmen Bereskan Izin Pertambangan Rakyat Kuansing, 30 Blok Ditargetkan Segera Berizin

Turut hadir DR.Arden Simeru Kabid Pembinaan SMK Disdik prov Riau,Rini Sabrina SPi,Waka Humas ,Abd Fatah SPJ Waka Kesiswaan,Ir Marzaman MS Ketua Komite,Ibnu Sekretaris Komite dan para awak media Kabar Monitor Andi Putra, Burkas top S.sugi Pramono,Anugrah Post Diah Vivian Sari,Lintas peristiwa Hendra dan lainnya.

Dalam klarifikasinya ,
Menurut Dra Sudarti , M M , bahwa kasus ini memang ada dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan sudah selesai semuanya,
saya sangat memperhatikan pendidikan siswa saya,dan untuk mengambil tindakan dalam masalah ini sangat berhati-hati,namun karena saya baru pindah tentu saya harus konfirmasi kepada kawan – kawan guru yang menangani kasus ini secara serius ,tanpa ada maksud untuk mengabaikan. Begitu lama saya menindaklanjuti kasus ini,saya merasa bahwa kejadian ini sangat memalukan , saya bertindak dengan hati nurani ,dan sudah ambil keputusan yang baik ,sehingga tidak ada memberatkan siapapun , ,orang tuanya sudah menerima keputusan ini,yang pasti siswa ini tidak dikeluarkan dari sekolah.

Baca Juga :  Konsisten Jaga Kebugaran dan Tingkatkan Keakraban Antar Petugas, Lapas Pekanbaru Gelar Giat Jalan Santai

Untuk itu diminta kepada para media untuk memberitakan klarifikasi ini ,agar tidak berkelanjutan lagi.

Ada 388 orang siswa di asrama yang harus mendapat perhatian saya ,demikian juga ada 1000 siswa yang tidak tinggal di asrama, Masalah ini tidak dapat sepihak saja ,hendaknya peran orang tua harus juga memperhatikan anaknya ,paling tidak ada ikatan batin orang tua dengan anaknya .

Saya mohon “hendaklah orang tua / wali siswa menjalin kerja sama dg pihak sekolah ,sehingga ada masalah- masalah dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan damai.ujarnya.

Demikianlah klarifikasi ini ditayangkan,agar berita yang simpang siur bisa diredakan,semoga bisa jadi pelajaran bagi kita semua.

Sri imelda

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kawasan Pelabuhan Salurkan Bantuan Pupuk dan Racun ke Petani
Panen Ubi dan Tanam Pohon Warnai Kunjungan Kadisdik Riau ke SMAN 17 Pekanbaru
PC PMII Kota Pekanbaru Sukses Gelar Pelatihan Kepemimpinan OSIS Tingkat SMP Negeri/Swasta Se-Kota Pekanbaru
Pembinaan Seni di SMAN 9 Pekanbaru Diapresiasi Dewan Pendidikan Riau Lewat Anugerah Pendidikan
Konsolidasi Internal Jadi Agenda Utama PMII FAI UIR Usai Musyawarah Rayon
Polda Riau Siagakan Tim RAGA dan Brimob Jaga Pekanbaru Saat Blackout Sumatera
Polri Jadi Penyemangat Petani di Sungai Tengah, Bhabinkamtibmas Sabak Auh Sambangi Peternak Sapi 
Pendaftaran Masih Dibuka, Riau Bhayangkara Run 2026 Akan Diramaikan Charly Van Houten

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:04 WIB

Tangis Haru Warnai Haflatut Takhrij IMBOS, Hafizh 30 Juz Terima Hadiah Umroh dari Bupati Pringsewu

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:46 WIB

LSM Trinusa Desak Kejari Segera Proses Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran Sekretariat DPRD Pringsewu Tahun 2025

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:48 WIB

Kasat Reskrim Polres Pringsewu Iptu Rosali saat menunjukan barcode My Pertamina yang dipakai para tersangka

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:07 WIB

DPC LSM Trinusa Gelar Aksi Kondusif di DPRD Pringsewu: Tak bertemu Anggota Dewan, Langsung Lapor Dugaan Penyimpangan Anggaran 2025 ke Kejari

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:47 WIB

Pemkab Lamtim Bersama Bulog Salurkan Bantuan Pangan, Warga Terima 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:34 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan Di Wonodadi

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:29 WIB

Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Tahapan Pilkakon Serentak 2026, Tekankan Netralitas dan Dukungan Program Prioritas

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:45 WIB

Wabup Pringsewu, Umi Laila saat membuka sosialisasi Perda Pajak dan Restribusi di GSG Kecamatan Gading Rejo

Berita Terbaru

TANGGAMUS

Polsek Pulau Panggung Identifikasi Rumah Tertimpa Pohon Kelapa

Senin, 25 Mei 2026 - 20:46 WIB