Dari Aspirasi ke Aksi, Nurdiansyah Alasta Salurkan 30 Bentor untuk Pelaku Usaha Pemula

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 3 Agustus 2025 - 11:47 WIB

50575 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane — Sebanyak 30 wirausaha pemula di Kabupaten Aceh Tenggara menerima bantuan becak motor (bentor) penumpang dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Aceh. Penyaluran bantuan ini berlangsung di halaman belakang Kantor Diskop UKM dan Transmigrasi Aceh Tenggara, Sabtu (2/8/2025).

Bantuan yang diberikan secara gratis ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha baru yang membutuhkan dukungan moda transportasi guna menunjang aktivitas usahanya.

Amatan di lokasi pembagian bentor, sebuah baliho besar terpasang dengan tulisan yang menginformasikan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil usulan Ketua Komisi IV DPR Aceh, Nurdiansyah Alasta, melalui Diskop UKM Aceh. Usulan tersebut disebut berasal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan langsung kepada anggota dewan dari Daerah Pemilihan (Dapil) VIII Aceh itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Usulan ini lahir dari permintaan langsung masyarakat yang kami tampung dalam berbagai forum. Banyak warga yang menyampaikan perlunya bentor, baik untuk penumpang maupun pengangkut air bersih, sebagai sarana mendukung usaha mereka,” ujar Nurdiansyah kepada wartawan melalui sambungan telepon.

Baca Juga :  Aroma Amis Dana BTT Aceh Tenggara: 700 Juta Ludes dalam 14 Hari, Hak Pekerja Lapangan Diduga Malah Dikebiri

Menurutnya, dari sekian banyak usulan, baru 30 unit bentor penumpang yang berhasil direalisasikan tahun ini. Adapun permintaan bentor pengangkut air bersih keliling belum dapat dipenuhi karena keterbatasan anggaran pemerintah. Meski demikian, ia memastikan aspirasi tersebut akan tetap diperjuangkan dalam pembahasan anggaran mendatang.

“Kami akan terus dorong agar permintaan bentor untuk angkutan air bersih juga bisa terealisasi. Itu penting karena banyak warga di pedalaman yang mengandalkan bentor untuk distribusi air maupun barang dagangan,” kata Bendahara DPD Partai Demokrat Aceh itu.

Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab moral dari para penerima. Nurdiansyah berharap bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan sebagai sarana mencari nafkah bagi keluarga, bukan untuk diperjualbelikan atau disalahgunakan.

Baca Juga :  Ketua APDESI Aceh Tenggara Diduga Blokir Wartawan, Dinilai Langgar Prinsip Pelayanan Publik

“Bantuan ini bukan untuk dijual, tapi untuk dimanfaatkan secara produktif. Ini bisa menjadi awal tumbuhnya ekonomi keluarga secara mandiri,” tegasnya.

Nurdiansyah juga memastikan bahwa seluruh proses penyaluran tidak membebankan biaya apa pun kepada penerima. Bentor diberikan secara cuma-cuma oleh Pemerintah Aceh, tanpa pungutan dalam bentuk apa pun.

Bantuan seperti ini menjadi penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di daerah, khususnya di wilayah seperti Aceh Tenggara yang akses dan infrastruktur ekonominya masih relatif terbatas. Bentor, bagi sebagian besar pelaku usaha kecil, bukan hanya alat transportasi, tetapi sekaligus modal kerja yang mampu membuka peluang pendapatan baru.

Pemerintah daerah dan legislatif diharapkan dapat terus bersinergi dalam mendorong program-program serupa yang langsung menyentuh kebutuhan lapangan dan berdampak nyata bagi masyarakat.

(Laporan: Salihan Beruh)

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru