Mantan Aktivis Aceh : Neldi Isnayanto Angkat Bicara Terkait Pertandingan Emas

- Redaksi

Senin, 6 Oktober 2025 - 02:52 WIB

50160 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Suka Makmue : Terkait maraknya kontroversi antara masyarakat dan Pemerintah Aceh tentang penertiban Pertambangan Emas Ilegal (PETI) Neldi Isnayanto dengan sapaan akrab Abu Nagan dan juga Tokoh Muda Barat Selatan Aceh (Barsela ) angkat bicara.

“Soal PETI dapat dilanjutkan saja selama atas kepentingan ekonomi Rakyat lemah, namun demikian nantinya kalau regulasi sudah dapat dengan mudah di urus kelompok penambang, tentunya juga harus di ikuti dan patuh” Kata Neldi.Kepada media ini lewat WhatsApp. Minggu, 5/10/2025.

“Kedaulatan Rakyat di atas segalanya, justru kegitan ini meringankan beban pemerintah dalam rangka penekanan angka pengangguran dan inflasi ekonomi”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak sektor ekonomi tumbuh berkembang dengan adanya aktivitas pertambangan ini” Ucapnya.

Lanjut Neldi dengan sapaan akrab Abu Nagan, mengajak sama sama kita hitung saja dalam 1 team terdapat 7 sampai dengan 10 Kepala Keluarga yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mereka mendapatkan upah setiap hari mulai 200.000 s.d 500.000 per hari, bahkan saya dengar sampai 1.000.000/ KK setiap hari.

Baca Juga :  Indra Herawan Buka Secara Resmi Kegiatan Pembinaan OKP. LSM.Ormas Dan Yayasan.

Penambangan emas di Aceh sudah dilakukan sejak lama, bahkan menjadi salah satu komoditas perdagangan yang maju. dan Ini pertumbuhan iklim ekonomi luar biasa menurut saya” tambah Neldi Isnayanto

“memang harus kita akui ada undang undang yang dilanggar, tapi ada kepentingan yang lebih besar untuk hajat hidup rakyat banyak”

“Inilah kebijakan dan kebijaksanaan Negara kita dan Pemimpin kita”

Sekali lagi harapan saya Pemerintah Aceh segera bentuk tim fasilitasi Perizinan termasuk didalam nya ada Bupati/Walikota agar supaya mempercepat proses Regulasi dan memudahkan Masyarakat untuk mengurus izin tambang, dengan demikian tidak perlu harus berhenti lebih dahulu” tutup Neldi Isnayanto, A. Ma., S. Sos.

Cek Guh Rimung Kila Mantan Exs Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM)
Cek Guh Rimung Kila Mantan Exs Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM)

Secara terpisah, media ini mencoba untuk minta tanggapan terkait hal pertambangan emas, dengan salah satu LSM yang ada di Kabupaten Nagan Raya yakni Lembaga Swadaya Masyarakat Rimung Kila Center Atjeh ( LSM – RKCA ) .

Baca Juga :  Puluhan Tokoh Diskusi Dengan Lintas Ketua Partai Jelang Pilkada Tahun 2024.

Pendiri Lembaga Swadaya Masyarakat Rimung Kila Center Aceh (LSM-RKCA), Agussalim atau yang akrab disapa Cek Guh Rimung Kila, Ia menyampaikan menyampaikan secara singkat dan menyoroti nasib ribuan ibu-ibu dan kaum pemuda yang bekerja mencari nafkah dari “meu indang emas” (mendulang emas) selama ini.

“Ribuan ibu-ibu dan pemuda tak kuasa menahan air mata. Karena tambang emas yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi keluarga kini terancam berhenti total,” kata Cek Guh Rimung Kila yang juga seorang Mantan Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Untuk itu, Cek Guh Rimung Kila menambahkan, agar Pemerintah Aceh dengan segera untuk mencari solusi demi Rakyat Aceh dan para Wakil Rakyat jangan duduk diam saja. Jangan takut bela rakyat,karna bapak / Ibu dipilih oleh Rakyat. Juga Bupati/Wali Kota ,bahkan Gubernur. Tegas Cek Guh Rimung Kila. ( Red )

Berita Terkait

Gerak Cepat: Sat Reskrim Polres Nagan Raya Berhasil Amankan Pelaku Judi Online Jenis Slot
Tim Terpadu Nagan Raya Periksa PT KIM Terkait Perizinan. HGU Dan Plasma
Batalyon C Pelopor Gelar Sertijab Danki dan Perwira Jajaran.
Pemkab Nagan Raya Umumkan Hasil Seleksi Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa Berprestasi dan Santri Tahun 2026
Bencana Ekologis mengancam Kaltim, Solusi Islam Menjadi Jalan Yang Penting
Tiga Remaja Diduga Pencurian Kotak Amal Masjid : Kasat Reskrim Polres Nagan Raya Berhasil Amankan
Peletakan Batu Pertama Sekolah Rakyat di Nagan Raya, Bupati TRK Apresiasi Presiden Prabowo
TRK Bupati Nagan Raya Buka Diklat Kader MKGR Aceh 2025 Secara Resmi.

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 00:17 WIB

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:07 WIB

Wakapolres Tanah Karo : Keberadaan Organisasi Profesi Media Sangat Penting Dalam Membangun Informasi Yang Sehat, Edukatif, Dan Berimbang

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:02 WIB

Wabup Nagan Raya Raja Sayang Terima Kunker Wali Kota Banda Aceh, Salurkan Bantuan Banjir di Beutong Ateuh

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:43 WIB

Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:35 WIB

Publik Gempar! Dugaan Asusila Libatkan Oknum Sekdes Ogan Ilir, Korban Tak Terlacak Keberadaannya

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:35 WIB

BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:27 WIB

Gerak Cepat: Sat Reskrim Polres Nagan Raya Berhasil Amankan Pelaku Judi Online Jenis Slot

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:44 WIB

Polres Kampar Gandeng Kodim 0313/KPR, Tertibkan Tambang Ilegal, Amankan Alat Berat & Pelaku

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB