Pekanbaru, waspadaindonesia.com – Yayasan Insan Berguna Nusantara (IBNU) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan penyandang disabilitas melalui pelatihan “Keuangan Dasar dan Digitalisasi UMKM bagi Teman Difabel”. Acara ini bertujuan meningkatkan kapasitas 30 pelaku usaha difabel di Riau agar siap bersaing di era digital. Kamis (29/01/2026).
Kolaborasi strategis dengan PLUT KUMKM Provinsi Riau, serta dukungan PLN MCTN dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), menjadikan pelatihan ini langkah konkret menuju UMKM yang lebih inklusif. “Keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk menjadi pengusaha tangguh,” kata Ketua Yayasan IBNU, Fenty Widya S.Pi., M.H.
Pelatihan ini mencakup pencatatan keuangan, strategi pemasaran digital, dan manajemen usaha.
“Kami tidak hanya memberikan pelatihan, tapi juga pendampingan berkelanjutan agar UMKM difabel bisa naik kelas,” tambah Sekretaris Yayasan IBNU, Muhamad Seldy Febryansah.
Kepala Cabang PT PNM, Andi Surya, menyatakan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan inklusivitas ekonomi.
“Kami percaya bahwa dengan digitalisasi, UMKM difabel dapat meningkatkan daya saing dan akses pasar,” ujarnya.
Dengan pelatihan ini, diharapkan UMKM difabel dapat mengelola keuangan dengan lebih profesional dan menjangkau pasar yang lebih luas melalui transformasi digital.
#ocha
(Idam Lanun)


































