Suka Makmue : Batalyon Infanteri (Yonif) Teritorial Pembangunan (TP) 856/SBS dan Brigade Infanteri (Brigif) Teritorial Pembangunan (TP) 90/YDG melaksanakan panen padi Raya di Desa Meunasah Dayah, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Senin 16 Februari 2026.
Panen Raya Padi seluas 5 hektar di 6 titik itu disaksikan langsung oleh Komandan Brigade TP 90/YGD, Kolonel Inf. Hulisda Melala, Komandan Batalyon Infanteri TP 856/SBS, Letnan Kolonel Inf Letkol Inf Indra Rukmana, S.H, Wakil Bupati Nagan Raya, Raja Sayang, Dandim 0116/ Nagan Raya, Kapolres Nagan Raya, Kepala Bulog Meulaboh.
Selain itu juga ikut hadir Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Nagan Raya ( Distanak ) Marzuki, SE, Kadis Kominfo Arafik Akarim.M.PA. Camat Beutong Said Arifin.ST. Direktur CV Kilang Padi Risky Perkasa Aris Wandi.Keuchik Meunasah Dayah, Keuchik Meunasah Krueng, Hob Geujrung Blang. Umum Mukin Bunggong Talo dan tokoh masyarakat setempat.
Komandan Brigade Infanteri TP 90/YGD, Kolonel Inf Hulisda Melala mengatakan, kegiatan panen raya padi ini dilaksanakan untuk menyukseskan program ketahanan pangan.
“Panen raya padi ini berhasil dilaksanakan atas kerja sama dengan Bupati, Wakil bupati Nagan Raya, Dinas pertanian dan Peternakan, Bulog, tokoh masyarakat Beutong dan semua pihak, untuk membuka lahan yang tidak produktif menjadi lahan produktif,”kata Komandan Brigade Infanteri TP 90/YGD, Kolonel Inf Hulisda Melala.
Disebutkan, dengan adanya panen raya padi bisa medorong masyarakat untuk bangkit pasca bencana banjir Bandang di kabupaten Nagan Raya, Aceh.
“Melalui kegiatan ini, bisa membangkitkan perekonomian masyarakat pasca bencana banjir bandang di Beutong Ateuh Banggalang Nagan Raya,” sebutnya.
Kolonel Inf Hulisda Melala juga mengajak masyarakat untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Salah satu tugas Yonif Teritorial Pembangunan sesuai kebijakan Presiden Republik Indonesia yang dilanjutkan kebijakan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) adalah untuk menyukseskan ketahanan pangan nasional,” ucapnya.
Kolonel Inf Hulisda Melala berharap, bataliyon bersama Pemda Nagan Raya dan dinas terkait terus membuka lahan tidak produktif menjadi lahan produktif, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
“Sebagai wujudnya, hari ini kita melaksanakan panen raya tanaman padi seluas kurang lebih 5 hektar. Brigif TP 90/YGD, Yonif TP 856/SBS siap mendukung ketahanan pangan agar tercipta swasembada beras,” tuturnya
Sementara itu, Komandan Batalyon Infanteri TP 856/SBS, Letnan Kolonel Inf Letkol Inf Indra Rukmana, S.H, mengatakan, tugas Yonif Teritorial Pembangunan ini tidak hanya beroperasi dalam situasi tempur, namun memiliki peran aktif dalam pemanfaatan lahan tidur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat
“Kami memiliki tugas pokok tidak hanya berperang, namun juga di teritorial pembangunan. Dengan semangat integritas dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, lahan ini kami serahkan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Nagan Raya,” demikian tutupnya.
Kegiatan tersebut.Mendukung ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, dan memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat (Kemanunggalan TNI-Rakyat).
Kemudian selain panen padi Raya, Batalyon Infanteri TP 856/SBS, juga melaksanakan kegiatan Ketahanan Pangan lainnya yakni, bidang peternakan, bidang perkebunan dan bidang perikanan. Ucapnya Letnan Kolonel Inf Letkol Inf Indra Rukmana, S.H.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan pertenakan Kabupaten Nagan Raya, Marzuki SE mengucapkan terima kasih kepada Yonif TP 856/SBS dan Brigi TP 90/YDG telah melaksanakan panen padi raya di Desa Meunasah Dayah, Kecamatan Beutong.
“Kami Pemkab Nagan Raya melalui dinas pertanian dan peternakan mengucapkan terima kasih kepada TNI telah melaksanakan panen raya padi dengan membuka lahan yang tidak produktif menjadi lahan produktif di Desa Meunasah Dayah,” ucapnya.
Marzuki berharap dengan kehadirannya TNI ditengah masyarakat bisa membangkitkan semangat untuk kembali mengoptimalkan lahan pertanian di Kecamatan Beutong. Imbuhnya.( Red)


































