Blangkejeren, 25 Februari 2026 | Selama beberapa hari, tak ada yang melihat lelaki tua itu menyantap makan siang di warung langganannya. Rabu pagi, 25 Februari 2026, warga Dusun Rerebe, Desa Panglima Linting, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, justru menemukan jasadnya telah membusuk di belakang rumah warga. Berdasarkan visum yang dikeluarkan RSUMAK kematian korban tidak disebabkan oleh tindak kekerasan.
Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kasatreskrim IPTU Muhamad Abidinsyah, S.H., M.H., membenarkan penemuan tersebut. Korban berinisial M.Dj. (79), seorang petani/pekebun, warga Dusun Mude Uken, Desa Kutelintang, Kecamatan Blangkejeren.
“Laporan awal kami terima dari warga bernama Idr. Setelah itu, personel langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan,” kata Abidinsyah, Rabu.
Petugas Unit Identifikasi Satreskrim Polres Gayo Lues, dipimpin KBO Satreskrim IPDA Muhammad Yoga Wiratama, S.Tr.I.K., bersama personel Pamapta dan piket fungsi, melakukan olah tempat kejadian perkara di Dusun Rerebe.
Korban ditemukan dalam posisi tubuh miring ke kiri dengan kondisi pembusukan lanjut. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUMAK Gayo Lues untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum luar.
Berdasarkan keterangan saksi Raj (53), pemilik warung makan, penemuan bermula saat ia melihat kain sarung di belakang rumahnya pada pagi hari. Bersama warga lain, saksi kemudian memastikan kain tersebut dan mendapati korban telah meninggal dunia dalam kondisi menghitam dan membusuk. Saksi lalu memanggil Indra yang berada sekitar 200 meter dari lokasi untuk melaporkan peristiwa itu kepada kepolisian.
Sumber : Humas Polres Gayo Lues
































