TEMUAN BPK UNGKAP SELISIH PENGADAAN DI RSJD LAMPUNG, TRINUSA TAGIH PERTANGGUNGJAWABAN

hayat

- Redaksi

Senin, 1 Juni 2026 - 18:01 WIB

50216 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uang Dikembalikan ke Kas Daerah, Namun Publik Berhak Mengetahui Siapa yang Bertanggung Jawab

BANDAR LAMPUNG – LSM TRIGA Nusantara Indonesia (Trinusa) Provinsi Lampung mendesak Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Provinsi Lampung untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengenai ketidaksesuaian pengadaan Alat Tulis Kantor (ATK) yang dibiayai melalui dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas realisasi anggaran Tahun 2025, ditemukan adanya selisih penerimaan barang antara yang dipesan dan yang diterima oleh RSJD Provinsi Lampung dengan nilai mencapai Rp21.451.325. Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui pengembalian ke Kas Daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, LSM Trinusa menilai pengembalian dana tersebut tidak serta-merta menghapus persoalan mendasar terkait lemahnya pengawasan dan pengendalian internal dalam proses pengadaan barang.

«”Persoalannya bukan hanya uang sudah dikembalikan. Yang menjadi pertanyaan publik adalah bagaimana barang yang tidak sesuai volume bisa lolos proses pemeriksaan, siapa yang menandatangani penerimaan barang, dan mengapa pengawasan internal tidak mampu mendeteksi sejak awal,” tegas perwakilan LSM Trinusa.»

Baca Juga :  LSM SIMULASI Kritik Kinerja Dinas BMBK Provinsi Lampung atas Proyek Jembatan Way Robok yang Ambruk

Menurut Trinusa, temuan tersebut menjadi indikator bahwa terdapat kelemahan dalam sistem pengendalian pengadaan, mulai dari proses verifikasi, pemeriksaan volume pekerjaan, hingga penerimaan hasil pekerjaan yang seharusnya dilakukan secara cermat oleh pejabat yang bertanggung jawab.

LSM Trinusa menilai bahwa setiap pengelolaan anggaran yang bersumber dari uang rakyat harus memenuhi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kehati-hatian. Oleh karena itu, pihaknya meminta Direktur RSJD Provinsi Lampung tidak hanya berhenti pada penyetoran pengembalian, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pengadaan yang berjalan.

Selain itu, Trinusa meminta adanya penjelasan terbuka mengenai langkah konkret yang telah dilakukan pasca temuan BPK, termasuk tindak lanjut terhadap pejabat pelaksana kegiatan, pejabat pembuat komitmen (PPK), petugas penerima barang, maupun pihak penyedia yang terlibat dalam pengadaan tersebut.

«”Jangan sampai pengembalian kerugian daerah dijadikan alasan untuk menutup persoalan. Yang dibutuhkan masyarakat adalah kepastian bahwa kejadian serupa tidak akan terulang kembali dan ada perbaikan sistem yang nyata.”»

Baca Juga :  LSM Lacak dan Simulasi Lampung Rencanakan Unjuk Rasa di Kejaksaan Tinggi Provinsi Lampung Laporkan Dugaan Korupsi di Dinas PUPR Kabupaten Way Kanan

LSM Trinusa juga mendorong dilakukannya audit investigatif atau audit forensik terhadap pola pengadaan barang di lingkungan RSJD Provinsi Lampung guna memastikan tidak terdapat kelemahan serupa pada kegiatan lainnya.

Sebagai organisasi masyarakat sipil yang bergerak dalam pengawasan kebijakan publik dan keuangan daerah, Trinusa menegaskan akan terus mengawal tindak lanjut rekomendasi BPK serta memastikan seluruh proses perbaikan dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

«”Kepercayaan publik tidak dibangun melalui pernyataan, tetapi melalui tindakan nyata. Setiap rupiah uang rakyat harus dijaga, setiap temuan harus ditindaklanjuti, dan setiap bentuk kelalaian harus dipertanggungjawabkan.”»

LSM TRIGA Nusantara Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi kontrol sosial demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA
Bela Keadilan • Kawal Transparansi • Awasi Uang Rakyat

Berita Terkait

Celoteh Sandi FW: “BBM Langka, Salah Siapa?
Wagub Jihan : HIMPAUDI Berperan Penting dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak yang Berkualitas
Lampung Perluas Perlindungan Sosial bagi Pekerja Informal
Ketua Dekranasda Propinsi lampung Purnama Wulan Sari Mirza menerima Audiensi dari APPMI
Pria Tanggamus, Korban Pembacokan Viral di Bandar Lampung Alami Luka Berat, Satu Pelaku Ditangkap
Hujan Perdana Setelah Kemarau, Bandar Lampung Diselimuti Kesejukan
Gubernur Mirza dan Wagub Jihan Flag Off Lampung Tapis Karnaval Puncak Festival Krakatau XXXV 2026
LSM AMUNISI LAPORKAN DUGAAN KORUPSI DANA BOS SMPN 11 PESAWARAN KE KEJATI LAMPUNG

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Kota Langsa Bangkit Pasca Bencana, Tim Monev Periksa Langsung Progres di Lapangan

Minggu, 27 September 2026 - 01:50 WIB

Bea Cukai Langsa Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Mahasiswa UNSAM dan IAIN Langsa

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Kapolres Langsa Tinjau Bantuan Renovasi Sumur Bor Program Sosial Polri Bersama Ketua Umum Bhayangkari, Perkuat Akses Air Bersih Bagi Masyarakat

Jumat, 7 November 2025 - 20:39 WIB

Sambut Sumpah Pemuda, SEMMI dan Abulyatama Cabang Langsa Curahkan Kepedulian Berbagi Jum’at Berkah!”

Senin, 13 Oktober 2025 - 22:10 WIB

Dalam Rangka Menyemarakkan HUT Pemko Langsa, Pegadaian Syariah dan SEMMI Cabang Langsa Gelar Turnamen Cup Bola Kaki U 12!

Selasa, 12 Agustus 2025 - 22:05 WIB

32 Tim Berlaga, Futsal Piala Dandim 0104/Atim 2025 Jadi Ajang Persaudaraan Pemuda Langsa

Kamis, 1 Mei 2025 - 22:17 WIB

Kolaborasi KAMMI & SEMMI Kota Langsa Dalam Memperingati Hari Buruh

Sabtu, 22 Maret 2025 - 15:44 WIB

SEMMI Cabang Kota Langsa Gelar Sweet Sugar Ramadhan Jilid II

Berita Terbaru