Warga Pematang Cengal Hentikan Truk Material, Tuntut Perbaikan Jembatan dan Jalan rusak

Heru Septa Rivandani

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:05 WIB

5055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat || Sejumlah  warga Desa Pematang Cengal dan sekitar nya melakukan  aksi penghentian  truk truk  pengangkut material yang melintasi  ruas jalan Pematang Cengal menuju lokasi kegiatan pengeboran  minyak dan gas di wilayah Bubun. aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kerusakan jembatan Paluh Madinah serta kondisi jalan yang mengalami banyak kerusakan akibat aktifitas kendaraan bertonase tinggi.

Warga menilai kerusakan jembatan dan rusak nya ruas jalan yang menghubungkan pekubuan pematang cengal , Sentang  hingga. Bubun telah mengganggu aktifitas masyarakat,terutama  dalam mengangkut hasil perkebunan dan perikanan. Menurut warga , berbagai keluhan dan permintaan perbaikan telah berulang kali  di sampaikan kepada pihak perusahaan, namun dinilai belum mendapat kan penanganan yang cepat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam aksi terebut , Masyarakat menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak perusahaan, diantaranya nya segera memperbaiki jembatan paluh Madinah, memperbaiki ruas jalan yang rusak , mengatur jadwal  operasional truk material agar tidak terlalu rapat , membatasi tonase kendaraan, serta mengoptimal kan  armada penyiraman jalan guna mengurangi debu,serta menambah material  di bahu jalan   titik titik tertenti tertentu untuk mempermudah kendaraan saling berpapasan

Baca Juga :  DIAH NURITA, S.Pd PIMPIN PC.FATAYAT NU LANGKAT PERIODE 2026-2031

 

Menanggapi tuntutan warga , perwakilan PT energi mega Persada, Ilham Anuar selaku site contruksi , Menyatakan pihak perusahaan siap menampung Inspirasi Masyarakat  dan berkomitmen untuk melakukan perbaikan secara bertahap. Ia juga menegaskan bahwa perusahaan bertanggung jawab menjaga kenyamanan masyarakat pengguna jalan serta berupaya membangun hubungan yang harmonis dengan warga sekitar wilayah   operasional.

 

Ketua Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama( SNNU) Kabupaten Langkat Lukman Hakim yang turut hadir di tengah tengah Aksi tersebut menyampaikan bahwa penghentian kendaraan proyek merupakan akumulasi dari kekecewaan masarakat akibat lamban nya respon  terhadap berbagai keluhan yang telah lama di sampaikan

 

” kami berharap ke depan pihak  perusahaan lebih cepat dan lebih akomodatif dalam menangkap keluhan masarakat. Khusus nya terkait kerusakan jembatan dan jalan yang menjadi  akses utama  warga dalam beraktivitas’ ujar nya

Baca Juga :  Loket Penjualan Narkoba Berdiri Di Atas Jembatan Warga Halaban Resah Aktivitas Sabu Tak Pernah Sepi

 

Sementara itu, tokoh pemuda  Pematang Cengal Ade Syahputra meminta agar seluruh komitmen perusahaan dituangkan dalam surat  pernyataan tertulis, menurutnya langkah tersebut penting agar masarakat mengetahui secara  jelas bentuk tanggung jawab dan target  penyelesaian yang akan di lakukan oleh perusahaan

 

Permintaan tersebut disetujui oleh pihak perusahaan. Surat pernyataan kemudian dibuat dan di tanda tangani oleh berbagai pihak serta di saksikan oleh Kepala Desa Pematang Cengal, Arusman, perwakilan masarakat, pihak perusahaan, serta unsur kepolisian Polsek  Tanjung Pura yang di wakili oleh Ipda Panata F, ST selaku Kanit Intelkam beserta jajaran.

 

Setelah tercapai kesepakatan dan surat pernyataan di tanda tangani, warga membuka  kembali blokade jalan. Truk truk pengangkut material pun kembali diperbolehkan beroperasi dengan harapan seluruh komitmen yang telah disepakati dapat direalisasikan sesuai jadwal yang telah di tentukan demi kepentingan masarakat dan kelancaran  Perusahaan.(HSR)

Berita Terkait

Surat Kepala Desa Tak Lagi Bermakna ketika Perusahaan Lebih Diprioritaskan daripada Nasib Warga
Jenazah Malem Jenda Sembiring Ditolak, Tragedi Hak Dasar Warga di Negeri Sendiri
Polemik Honorarium Advokat Rp 40 Juta Mengemuka, Keluarga Korban Minta Keadilan dan Transparansi
Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional
Sambut Hari Bakti Pemasyarakatan, Rutan Tanjung Pura Gelar Razia Gabungan Bersama APH, Tegaskan Nol Toleransi Barang Terlarang
Remaja Masjid Ikramar Pematang Serai Gelar Kegiatan Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama
Kritik Pedas KNPI Wampu: Pengusaha Jangan Hanya Kuras Hasil Bumi, Tapi Abai Rawat Jalan
PC GP ANSOR KABUPATEN LANGKAT TEGASKAN SIAP DI BAWAH SATU KOMANDO KETUA UMUM PP GP ANSOR

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:44 WIB

Dugaan Manipulasi Tender Jembatan Lawe Alas, Kejari Aceh Tenggara Tetapkan Dua Tersangka

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:57 WIB

Tak Hanya Menindak, Polres Aceh Tenggara Dorong Pemulihan 19 Penyalahguna Narkotika

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:11 WIB

Ketua DPRK Aceh Tenggara Apresiasi Raihan Opini WTP, Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Pelayanan Publik

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:00 WIB

​Pertahankan Tren Positif, Pemkab Aceh Tenggara Kembali Raih Opini WTP atas LKPD TA 2025

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:15 WIB

Kanit Narkoba Aceh Tenggara Tidak Tau Malam & Hujan demi Pelan-pelan Memberantas Narkoba

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:03 WIB

MTSN 1 Kutacane Gelar Beragam Perlombaan Menjelang Pembagian Rapor

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:53 WIB

Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:54 WIB

Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit

Berita Terbaru