Dua Warga Tanggamus Ditangkap Polsek Pesisir Barat Pesibar

hayat

- Redaksi

Rabu, 24 Juli 2024 - 14:01 WIB

50239 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com

Pesisir Barat, Lampung – Dua pria warga Kecamatan Kota Agung Barat Kabupaten Tanggamus inisial DI (29) alamat Pekon Negara Batin dan YW (25) beralamat Pekon Tanjung Agung ditangkap Polsek Pesisir Tengah, Polres Pesisir Barat.

Detik-detik penangkapan salah satu pelaku di dekat kantor BRI Wonosobo, Tangamus bahkan terekam kamera warga, terlihat pada video pendek yang diterima media Prioritastv.com pelaku berbadan kurus dimasukan ke dalam mobil pada Selasa 23 Juli 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Pesisir Tengah AKP Mahdum Yazin, menyebut pihaknya menangkap 2 warga Tanggamus atas dugaan pendahahan sepeda motor hasil penggelapan di Pesisir Selatan.

Baca Juga :  LSM AMUNISI Desak Transparansi, Ancam Laporkan Dinas Kesehatan Pesisir Barat ke Kejati Lampung

“Pada Selasa 23 Juli 2024 pukul 17.00 WIB, kami menangkap terduga pelaku penadahan sedang berada di Wonosobo Tanggamus,” kata Mahdum, Rabu 24 Juli 2024.

Mahdum menjelaskan, kejadian penggelapan sepeda motor terjadi pada Januari 2024 sekitar pukul jam 12.30 WIB, berdasarkan laporan korban RS (25), ia bertemu pelaku Meri Wulandari yang merupakan pacar korban di Pasar Way Batu Kelurahan Pasar Krui.

Kala itu pelaku Meri Wulandari meminjam sepeda motor dengan maksud untuk menagih ke Kecamatan Pesisir Selatan. Kemudian setelah 1 minggu semenjak kejadian tersebut, Meri tak kunjung mengembalikan motornya.

Baca Juga :  Lambannya Penyidikan Proses Hukum Dugaan Penyimpangan Dana Bos; Ketua DPC Grib Jaya Angkat Bicara

“Korban RS sempat menghubungi Meri dan Meri mengatakan bahwa sepeda korban telah digadaikan kepada DI warga Wonosobo, Tanggamus, sehingga RS melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pesisir Selatan,” jelasnya.

Akibatnya perbuatan, kedua pelaku dijerat Pasal 480 KUHPidana Jo Pasal 372 KUPidana atau Pasal 378 KUHPidana.

“Ancaman hukuman penjara empat tahun. Sementara itu pelaku Meri Wulandari, sebagai pelaku utama masih dalam pencarian,” tandasnya.

Pewarta:Hayat

Berita Terkait

eksekusi uang pengganti Rp1,375 miliar terkait perkara korupsi pembukaan badan jalan di Pesisir Barat
Damkar Pesisir Barat Evakuasi Ular Kobra 2 Meter di Dapur Rumah Warga
Keluhan Dewan Guru Lampung Barat Kembali Mencuat: TPG Tahun 2023 Baru Cair 50 Persen, TPG Tahun 2024 Belum Dibayarkan Sama Sekali
Kemendagri Beri Arahan, Bupati Lambar Siapkan Langkah Guna Perkuat Ekonomi Daerah
Dewan Guru Lampung Barat Keluhkan Seragam Adat dan Dugaan Potongan Sertifikasi, Diduga Jadi Ladang Bisnis Kebijakan Dinas Pendidikan
Lambannya Penyidikan Proses Hukum Dugaan Penyimpangan Dana Bos; Ketua DPC Grib Jaya Angkat Bicara
Protes Hasil Pemeriksan, Korban Penganiayaan Laporkan Oknum Penyidik Ke Wasidik Polda Lampung
Sinergi Keluarga Korban dan Penasehat Hukum Rahma Amin, S.H. & Partners Apresiasi Gerak Cepat Polres Pesibar

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:54 WIB

UPT SMP Negeri 1 Gelar Acara Perpisahan Kelas IX Tahun Ajaran 2025 – 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:01 WIB

Tersangka saat tiba di Polres Pringsewu dan hendak dimasukan ke sel tahanan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:58 WIB

Dipicu Emosi dan Cemburu Buta, Suami di Pringsewu Tega Aniaya Istri Pakai Sajam

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:10 WIB

Dugaan Penyimpangan Anggaran 2025: 8 Pos Belanja Sekretariat DPRD Pringsewu Disorot, Publik Desak Bupati Rombak Total Struktur Birokrasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:40 WIB

Anggaran 2025 Sekretariat DPRD Pringsewu Bermasalah, DPC ASWIN Mendesak Bupati Merombak Total Struktur Birokrasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:46 WIB

Pemkab Pringsewu & BPK RI Gelar Exit Meeting

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:45 WIB

Polisi saat melakukan olah TKP tenggelamnya bocah 8 tahun di kolam ikan Pekon Purwodadi, Adiluwih

Senin, 4 Mei 2026 - 17:46 WIB

Bola Panas Kasus Dugaan Mark-up Anggaran DPRD Kini di Tangan Kejari Pringsewu, Masyarakat Minta Proses Hukum Tegas

Berita Terbaru