Penuhi Undangan Bejamu Saman di Kampung Jabo, H.Said Sani Bertemu Dengan H.Ibnu Hasyim

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 23 Agustus 2024 - 23:16 WIB

50294 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Bakal Calon Bupati Gayo Lues H.Said Sani menghadiri acara Bejamu saman roa lo roa ingi di Kampung  Jabo Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues, Sabtu, (24/08/2024).

Usai Memenuhi Acara di Kampung Pasir Kecamatan Tripe Jaya H.Said Sani bertemu dengan Wakil  Ketua DPRK Gayo Lues di Kampung Jabo.  Pantauan Awak media H.Said Sani duduk berdampingan dengan Wakil Ketua DPRK Gayo Lues H. Ibnu Hasyim, H,Said Sani mengenakan Kemeja dan Kain Sarung dileher, dan H.Ibnu Hasyim Mengenakan Jaket berwarta Hitam.

H.Said Sani mengucapkan selamat dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Bejamu saman roa lo roa ingi di Desa Jabo Kecamatan Terangun. Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini mendapat berakah untuk masyarakat Kampung Jabo, ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dikonfirmasi H.Said Sani yang juga mantan Wakil Bupati Gayo Lues memohon dukungan kepada masyarakat bahwa dirinya juga akan mengikuti kontestasi Pilkada di Kabupaten Gayo Lues.  Saya mohon doa restu, saya juga akan menjadi salah satu kontestan maju sebagai Calon Bupati Gayo Lues periode 2024-2029.

Baca Juga :  Upacara Pedang Pora Lepas Keberangkatan AKBP Efrianza SIK, Kapolres Gayo Lues yang baru AKBP Setiyawan Eko Prasetiya, S.H., S.I.K. Berikan Kalung Bunga

H.Said Sani juga mengatakan bahwa kegiatan bejamu saman roa lo roa ingi merupakan salah satu seni budaya tradisional di Kabupaten Gayo Lues yang diminati oleh masyarakat. Kita sama-sama ketahui, bahwa Bejamu Saman ini salah satu seni budaya Gayo Lues. Oleh karena itu saya mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Masyarakat Kampung Jabo Kecamatan Terangun, kata H.Said Sani.

Menurut H.Said Sani, Acara Bejamu Saman ini ini adalah salah satu kegiatan untuk melestarikan budaya Gayo Lues, karena Tradisi Bejamu Saman adalah pergelaran Saman selama dua hari dua malam (roa lo roa ingi) di mana ada dua kampung yang tampil bersama dan berbagi peran dengan bertindak sebagai tuan rumah dan tamu. Hal yang menarik dari Bejamu Saman adalah karena setiap anggota grup penampil tamu akan tinggal sebagai saudara (serinen) di rumah masing-masing anggota grup penampil tuan rumah. Persaudaraan antara dua pesaman melalui Bejamu Saman umumnya bahkan berlanjut hingga melampaui acara pertunjukan, yakni dalam kehidupan nyata, bahkan hingga ke anak-cucu mereka, sebutnya.

Baca Juga :  Inspektur Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Irdam IM), Brigjen TNI Yudi Yulistyanto, M.A., Melakukan Peninjauan Program Pompanisasi Di Wilayah Kabupaten Gayo Lues

H.Said Sani menambahkan, Tari Saman Mendapat  pengakuan dari United United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco), yang secara resmi menyatakan bahwa Tari Saman  merupakan warisan budaya asli dari Tanah gayo, adalah suatu hal yang istimewa.

Unesco merupakan lembaga resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dikenal sangat berhati-hati dalam memberi pengakuan terhadap sebuah cagar budaya.  Ada banyak negara yang mengajukan permohonan kepada Unesco untuk mendapatkan pengakuan atas warisan budaya mereka, tapi Unesco tidak sembarangan memberi pengakuan tersebut. Mereka harus menelusuri asal usul budaya itu, keasliannya, keunikannya serta nilai-nilai sejarah yang ada di dalamnya,” terang H.Said Sani.

Tari Saman yang merupakan  tarian rakyat dari Tanah Gayo mendapat pengakuan dari Unesco untuk warisan budaya kategori tak benda, Pengakuan Unesco untuk Tari Saman ini disampaikan dalam sebuah pertemuan di Bali pada 24 November 2011, jelasnya. (TIM MEDIA)

Berita Terkait

Cek Kesiapan Personel dan Pelayanan, Kapolres Gayo Lues Sambangi Polsek Blangkejeren Bersama Pejabat Utama Polres
Quick Respon Brimob Polda Aceh Pasca Kebakaran Rumah Warga di Desa Ulun Tanoh Gayo Lues
Longsor Tutup Jalan Blangkejeren-Kutacane, Ratusan Kendaraan Tertahan
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan
Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB