Amigo SH Meminta Kepada (APH) Aparat Penegak Hukum Agar Bertindak Tegas Dan Gercap Menindak Para Oknum Pembisnis Jual Beli Lahan Yang Ada di Seputaran Areal Tahura

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 15 September 2024 - 15:59 WIB

50305 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam | Tokoh muda Amigo Syahputra SH Meminta kepada pemerintah dan APH menindak tegas atas penguasaan lahan yang ada di dalam areal tahura kecamatan penanggalan kota Subulussalam.

Pasal nya areal tahura merupakan areal yang di lindungi oleh negara dan pemerintah sesuai dengan peraturan perundang undangan atau perda guna untuk Sebagai kawasan pelestarian alam,

Taman Hutan Raya (Tahura) yang memiliki tujuan untuk koleksi tumbuhan dan atau satwa yang alami atau buatan jenis asli atau bukan asli yang dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian,Ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, budaya pariwisata dan rekreasi.
Anak cucu kita kedepan..
Oleh Karna itu kata Bang Migo ini merupakan hutan yang penting kita jaga bersama

Baca Juga :  Yunadi,SE Bukan Lagi Pengurus PKH & Sudah Mengundurkan Diri Dari Program PKH

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akhir-akhir ini ada beberapa masyarakat yang di duga mengusai lokasi tahura tersebut dengan menjadikan lahan bisnis jual beli yang kami duga di areal tahura lae kombih

Jika memang dugaan ini terjadi maka besar kemungkinan oknum masyarakat tersebut akan ada potensi merusak hutan yang ada di sana dengan cara membersihkan atau menumbang hutan yang ada di areal tersebut

Maka dari itu pemerintah harus lebih tegas memberikan informasi tentang tahura kepada masyarakat atau oknum yang mengusai yang ada di dalam seputaran lahan tahura lae kombih dengan cara memasang titik koordinat atau pamplet himbauan sebanyak banyak mungkin

Baca Juga :  Kapolsek Sultan Daulat Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Saber Pungli Di Wlkum Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam

Amigo SH berharap kepada (APH) Aparat Penegak hukum agar bertindak tegas dan GERCEP menindak para pembisnis jual beli lahan yang ada di seputaran areal tahura yang kaya dengan kayu kapoer singkil agar tidak ada kedepan potensi penguasaan atau perusakan terhadap tahura lae kombih yang seharus nya kita jaga bersama

Redaksi: Team (FRN) Fast respon counter polri Nusantara

Berita Terkait

SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku
Kapolres Bersama Forkopimda Simalungun Tinjau Langsung Lima Pos Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Aman Lancar
Konflik Lahan Sawit di Subulussalam Memanas, Netap Ginting Klaim Jadi Korban Ancaman Parang
Kajari Subulussalam Ikuti Rakernas Kejaksaan RI 2026, Jaksa Agung Tekankan Integritas Aparatur
Tak Lagi Menjabat, Namun Dirindukan: Kehangatan Muhun Duria Bersama Haji Affan di Jontor
Lingkungan Tak Lagi Aman, Warga Sikalondang Minta Perlindungan Aparat
AKBP Muhammad Yusuf Instruksikan Pengusutan Tuntas Aksi Teror terhadap Wartawan
Kasus Teror Wartawan dan Bayang-Bayang Pembungkaman di Daerah: Uji Nyata terhadap UU Pers

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir

Senin, 27 Juli 2026 - 18:24 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru