Oknum TNI di Duga Aniaya Pelanggan Mie Gacoan  di Areal Parkir Banda Aceh

Waspada Indonesia

- Redaksi

Jumat, 13 Desember 2024 - 16:18 WIB

50527 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Media sosial di Aceh beberapa waktu ini diramaikan dengan tularnya video template yang memperlihatkan seorang oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) memukul seorang remaja pelanggan mie Gacoan, di Jalan Panglima Nyak Makam, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh .

Salah satu Tik Tok  yang mengunggah video tersebut adalah akun Merah Putih, https://vt.tiktok.com/ZSjEHPG8g/ pada Jumat (29/11/2024)  sekira pukul 24.12 WIB.

Menurut keterangan yang ditulis dalam video, kejadian tersebut terjadi pada Jumat (29/11/2024), terjadi karena oknum TNI menjadi beking area parkir .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga Jumat (13/12/2024), video tersebut dilihat lebih dari ribuan kali, disukai lebih dari 2.200 akun, dan dibagikan lebih dari 300 kali.

Beberapa warganet memberikan komentar, menyayangkan kejadian itu.

Dalam akun tersebut, tertulis Oknum TNI yang tidak bertanggung jawab.

” Assalamualikum Wr WB kami seluruh rakyat Aceh mengecam dan mengutuk aksi tindak k3k*r4s*n dan peng*ni4y*n kepada saudara kamiyang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab beberapa waktu lalu, karena dengan itu kami menuntut dan memohon kepada presiden RI kepada Panglima TNI dan kepada KASAD untukengadili pelaku tindak peng*ni4y*n dengan seadil adilnya dan kami berharap agar negara dapat memberikan rasa keadilan bagi kami seluruh rakyat Indonesia “,tulisnya.

Baca Juga :  Mantan Sekjen KNPI Aceh Nurchalis Isi Materi Pembekalan Calon Magister Fakultas Pertanian USK

Sementara di brand video juga tertulis, ” Diberitakan ada warga sipil yang dikeroyok oleh oknum TNI Intel Kodam IM yng tidak bertanggung jawab, lokasinya di mie Gacoan lampineng, kami mohon semoga kasus ini di tindaklanjuti kasus ini sampai tuntas dan seadil adilnya “.

Video template itu juga di sertakan gambar pengeroyokan dua terduga oknum TNI, satu memakai baju oblong hitam dan satu lagi menggunakan kemeja putih dengan selempang tali tas, keduanya tampak sedang memegang seorang remaja yang telungkup dengan baju putih tersingkap, dengan menggunakan celana jeans biru.

Disamping gambar tersebut juga terdapat foto pria dengan menggunakan seragam TNI, menggunakan topi rimba,dengan peluru di pondaknya, foto pria tersebut terduga sebagai salah oknum TNI yang melakukan tindak penganiayaan.

Baca Juga :  5 Alasan Masyarakat Mendukung dan Memilih Mudatstsir Kamil untuk DPR RI

Video template itu di CC kan ke, #prabowosubiato,#gibranrakabuming,#panglimatni,#kabaraceh,#acehtiktok,#gerindra,#beritaaceh,abestni.

Penjelasan Kapendam

Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda (Kapendam IM), Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal kepada media, Membenarkan telah terjadi satu penganiayaan terhadap seorang pemuda berinitial DF yang berprofesi sebagai tukang pangkas, di areal parkir, outlet Mie Gacoan, Jalan nyak Makam, Kecamatan Ulee Kareng, Jumat (29/11/2024) lalu.

Kami atasnama Pangdam IM, menyayangkan peristiwa itu terjadi, tidak seharusnya Oknum tersebut melakukan tindakan tidak terpuji kepada masyarakat yang semestinya kita lindungi.

” Atasnama Pimpinan kami menyesalkan insiden ini terjadi, dan mewakili Bapak Panglima kami meminta maaf atas kejadian ini, kami berjanji akan proses masalah ini hingga tuntas, agar peristiwa semua tidak terjadi lagi “, Ucap Kapendam tegas.

Lanjutnya, Alhamdulillah kasus ini sudah ditangani oleh  POMDAM IM, maka kita serahkan sepenuhnya guna proses hukum agar pelaku bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukannya, Jelas KaPenDAM.(*)

 

Berita Terkait

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA
Andika Salah Satu disabilitas Nagan Raya Berangkat Ke Jakarta. Ingin Carik Angin Kota Mini
Yahdi Hasan Masuk Bursa Ketua DPRA, Harapan Wilayah Tengah Menguat
Inilah 75 Khatib Jumat Banda Aceh
PWI Aceh Tegaskan Wartawan Tak Perlu Hadir dalam Pemanggilan Polda, Soroti Pentingnya Perlindungan Profesi Jurnalis
Preman Beraksi di Dalam Polda Metro Jaya, Ketua DPW Fanst Respon Aceh: Ini Tamparan Keras untuk Polri!
Anggota DPRA Tegaskan Tidak Ada Mosi Tidak Percaya, Lembaga Tetap Solid Jalankan Fungsi
Distribusi Bantuan Logistik Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi di Aceh Capai 925.193 Ton

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:12 WIB

Di Pengadilan Negeri Blangkejeren, Rabusin Tekankan Keadilan, Fakta Hukum, dan Sengketa Agraria yang Sarat Cacat Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 19:22 WIB

Masyarakat Pining Ucapkan Terima Kasih atas Inisiasi Kapolda Aceh Bangun Jembatan Gantung

Rabu, 8 April 2026 - 20:40 WIB

Kapolsek Blangkejeren Sampaikan Pesan Penting, Warga Didorong Kunci Rumah dan Amankan Kendaraan Saat Bepergian

Rabu, 8 April 2026 - 18:37 WIB

Brimob Polda Aceh, Tangguh dan Tulus Mengayomi Masyarakat Gayo Lues

Rabu, 8 April 2026 - 01:07 WIB

Saat Unsur Milik Orang Lain Masih Kabur dalam Perkara Ini Beranikah Hakim Memvonis

Selasa, 7 April 2026 - 22:02 WIB

Kejanggalan Alat Bukti, Rabusin: Hakim Wajib Putus Bebas Jika Bukti Tidak Kuat

Senin, 6 April 2026 - 00:43 WIB

Pengawasan DPR RI Dinilai Penting untuk Menjamin Keadilan dalam Kasus Rabusin Ariga Lingga di Gayo Lues

Minggu, 5 April 2026 - 23:57 WIB

Kronologi Janggal Terungkap: Bukti Muncul Setahun Setelah Laporan, Rabusin Sebut Proses Hukum Tidak Masuk Akal

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Muswil Cacat Hukum, Ancaman Perpecahan KA KAMMI Lampung

Senin, 20 Apr 2026 - 13:51 WIB

BATU BARA

Inalum Serahkan Bantuan CSR di Kawasan Operasional Paritohna

Senin, 20 Apr 2026 - 12:20 WIB