Rakernas APTIKIS II, Menag RI: Siap Perjuangkan Kemajuan PTKIS

Waspada Indonesia

- Redaksi

Jumat, 20 Desember 2024 - 02:57 WIB

50383 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Asosiasi Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (APTIKIS) Indonesia gelar Rembuk Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) dan Rapat Kerja Nasional KE-II APTIKIS Indonesia Tahun 2024 yang berlangsung 16-18 Desember di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Ketua Umum APTIKIS Indonesia Dr Maslim Halimin menyebutkan bahwa, kegiatan tersebut diharapkan dapat menginventarisasi seluruh permasalahan PTKIS sehingga menghasilkan dan menyongsong kemajuan PTKIS diseluruh Indonesia.

“Ada beberapa kategori masalah yang dihadapi PTKIS, seperti sertifikasi dosen yang tidak terbayarkan sampai beberapa kali, persoalan kenaikan pangkat apalagi naik menjadi guru besar, ini harus dicari persoalannya dan dipikirkan solusi terbaik,” ungkap Maslim Halimin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam gelar kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Menteri Agama Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA, Direktur Diktis Kemenag RI Prof Dr H Ahmad Zainul Hamdi MAg dan Wakil Presiden Asian Islamic University Assosiciation (AIUA) Prof Dr Sukree Langputeh.

Baca Juga :  Pariwisata Penggunungan Arfak Berskala Internasional, Dominggus Saiba : Itu Anugerah Tuhan Untuk Rakyat Lebih Sejahtera

Dihadapan Menteri Agama, sejumlah perwakilan Perguruan Tinggi (PT) dari setiap Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) ikut menyampaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi pada masing-masing daerah, mulai dari perihal akreditasi PT dan Program Studi (Prodi), dosen dan Sumber Daya Manusia (SDM) sampai dengan tantangan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).

Atas sejumlah laporan tersebut, Menag RI ikut merespon semua keluhan PTKIS yang disampaikan pada forum rembuk dan Rekernas ke-II APTIKIS.

“Kami siap meperjuangkan nasib PTKIS melalui perubahan Undang-Undang (UU) yang berpihak pada PTKIS,” jelas Nasaruddin.

Sebagai tindak lanjut, sebut Nasaruddin, pasca rembuk nasional ini perlu pembentukan tim khusus untuk menginventaris dan meneruskan hasil diskusi ini kepihak-pihak terkait, khususnya kepada Komisi X DPR RI.

Rektor IAI Almuslim Aceh Dr Nazaruddin MA yang juga hadir dalam kegiatan APTIKIS ini mengatakan, beberapa permasalahan yang mendasar terkait PTKIS saat ini kecilnya kuota KIP yang didapatkan oleh kampus dan tentunya berefek juga pada kondisi mahasiswa.

Baca Juga :  Ketum ASPRAGI 08; Presiden Prabowo Perlu Lakukan Evaluasi Keras Kabinet di Luar KIM

“Kouta beasiswa KIP di PTKIS masih menjadi sorotan penting dibandingkan dengan kampus-kampus negeri yang angkanya bisa mencapai ratusan hingga ribuan, ini juga menjadi kesenjangan bagi kampus swasta dan ikut mempengaruhi jumlah mahasiswa dan akreditasi nantinya,” ujar Nazaruddin.

Peran Kopertais di daerah, tambah Nazaruddin, harus lebih kuat dan dinamis karena perannya tidak hanya pelayanan terkait pelayanan administrasi BKD dan monev.

“Saat ini ini posisi Kopertais harus bisa memikirkan nasib PTKIS termasuk hal yang berkaitan dengan kinerja dan penunjang bagi dosen agar bisa berperan aktif, khususnya untuk naik pangkat atau jabatan serta memberikan layanan secara menyeluruh,” sebut Nazaruddin yang juga Wakil Ketua Bidang Akreditasi dan Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi APTIKIS.

Berita Terkait

Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji
Tolak Gerakan BEM SI Jawabarat, Kasus Andri Yunus Jangan Dijadikan Alibi untuk Aksi Provokatif dan Cederai Simbol Negara
PJT Provinsi Lampung Hadiri Halal Bihalal di Jakarta, Pererat Tali Silaturahmi Lintas Wilayah
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp11,42 Triliun dan Ratusan Ribu Hektare Lahan Hasil Penyelamatan ke Negara
Disdukcapil Riau Dilanda Kontroversi: Ros Diblokir Setelah Tolong Warga, Bunga Ditolak Karena Aturan Baju
PA-Malut Desak DPP Demokrat Beri Perlindungan Hukum Terkait Kasus Aksandri Kitong
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Usulan Kepala BNN Larang Vape dalam RUU Narkotika
Organisasi Kepemudaan Kecam Keras Pernyataan Saiful Mujani, Tegaskan Mengarah pada Makar dan Ancam Stabilitas Negara

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 10:48 WIB

Belasan Organisasi Relawan Prabowo Gibran – Jokowi ke Mabes Polri, Laporkan Dugaan Makar Saiful Mujani dkk

Minggu, 12 April 2026 - 12:34 WIB

Polda Riau Ajak Masyarakat Peduli Gajah Sumatera Lewat Festival Seni Konservasi

Minggu, 12 April 2026 - 11:41 WIB

Pelantikan Pejabat Manajerial, Kakanwil Ditjenpas Riau Tekankan Amanah dan Integritas

Minggu, 12 April 2026 - 11:24 WIB

Respons Cepat Selamatkan Nyawa: Anggota Ditlantas Polda Riau Gagalkan Aksi Bunuh Diri Pria Bawa Anak

Kamis, 9 April 2026 - 20:12 WIB

56 Pegawai Lapas Pekanbaru Naik Pangkat, Kalapas Yuniarto: Momentum Perkuat Integritas dan Profesionalisme

Kamis, 9 April 2026 - 19:46 WIB

Lapas Pekanbaru Tampilkan Produk Unggulan Warga Binaan di Bazaar Pemasyarakatan, Giat Semarak HBP ke-62

Senin, 6 April 2026 - 02:56 WIB

Pemerintah Provinsi Riau Resmi Memberlakukan Work From Home (WFH) sebanyak Satu Hari Kerja dalam Seminggu Setiap Jumat.

Jumat, 3 April 2026 - 18:00 WIB

DPD IPK Provinsi Riau Semakin Solid, Terima SK Baru dari DPP IPK Pusat

Berita Terbaru