Pascabanjir di Desa Kuning, Jalur Nasional Kembali Normal Setelah Dibersihkan BPJN Aceh 3.5

Waspada Indonesia

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:14 WIB

5059 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Upaya pembersihan material lumpur pascabanjir di ruas jalan nasional lintas Aceh Tenggara–Medan, tepatnya di Desa Kuning, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara telah dilakukan pada Jumat, 22 Mei 2026. Pembersihan ini merupakan respons cepat atas dampak banjir yang menerjang wilayah tersebut dua hari sebelumnya dan meninggalkan endapan lumpur yang menutupi permukaan jalan utama.

Dalam pantauan di lapangan, petugas gabungan dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh 3.5 mengerahkan alat berat, kendaraan water tank, hingga dump truck untuk membersihkan sedimen lumpur yang menumpuk di badan jalan. Proses penyemprotan air dan pengangkatan lumpur dilakukan secara bertahap, dimulai dari lokasi paling parah terdampak banjir menuju titik-titik yang masih rawan selip dan licin.

PPK Jalan Nasional Wilayah Aceh BPJN.3.5, Jaya Yuliadi,ST menjelaskan bahwa pekerjaan ini difokuskan pada pengembalian fungsi jalan agar arus lalu lintas kembali normal serta mencegah kecelakaan akibat kondisi jalan berlumpur dan rusak setelah banjir. “Kami berupaya semaksimal mungkin membersihkan seluruh ruas yang terdampak. Dengan pembersihan secara berkala menggunakan water tank dan alat berat, jalur nasional kini sudah dapat dilalui dengan lebih aman,” ujarnya.

Baca Juga :  Narkoba dan Ponsel Kembali Ditemukan di Lapas Kutacane, Dua Napi Ditangkap: Ada Apa dengan Pengawasan Lapas?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain Desa Kuning, pembersihan serupa juga dilakukan di wilayah Lawe Tua Persatuan dan sekitarnya yang mengalami kondisi serupa akibat luapan air banjir. Proses ini, lanjut Jaya Yuliadi, diutamakan terlebih dahulu untuk lokasi yang banyak dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas tanpa terganggu lumpur maupun debu yang ditinggalkan pasca banjir.

Baca Juga :  Polres Aceh Tenggara Gelar Upacara Pisah Sambut Kapolres Dari AKBP R. Doni Sumarsono ke AKBP Yulhendri

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana untuk menjaga keselamatan masyarakat pengguna jalan nasional. Dengan pembersihan yang telah selesai dilaksanakan, mobilitas warga dan angkutan dapat kembali berlangsung dengan lancar. BPJN Aceh juga mengajak masyarakat untuk tetap berhati-hati selama masa transisi pemulihan, serta segera melaporkan jika ada titik jalan yang masih perlu penanganan lebih lanjut.

Pemerintah daerah bersama BPJN Aceh 3.5 menegaskan komitmennya untuk melakukan pemeliharaan berkelanjutan pada infrastruktur jalan, termasuk usulan perbaikan menyeluruh untuk meminimalkan risiko banjir di masa datang. Masyarakat diimbau tetap waspada, namun kini harapan pulihnya jalur utama penghubung Aceh Tenggara dan Medan semakin dekat, seiring rampungnya pekerjaan pembersihan lumpur dan sedimen pascabencana. (*)

Berita Terkait

LIRA Desak Audit Total PLTMH Lawe Sikap, Soroti Dugaan Kerusakan Lingkungan hingga Minimnya Manfaat bagi Warga
Kadis Disdukcapil Aceh Tenggara Tegaskan Seluruh Pengurusan Dokumen Gratis, Masyarakat Diminta Laporkan Pungli
Perjuangkan Hak dan Tunjangan Guru di Agara, Ali Basrah: Semua Harus Lewat Prosedur yang Benar
Penantian Bertahun-Tahun Terbayar, Ratusan Warga Leuser Apresiasi Langkah Nyata BPN Aceh Tenggara
Kepala Sekolah SMA/SMK Aceh Tenggara Dipanggil Polda Aceh, Dugaan Gratifikasi Mengemuka
Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar
Jembatan Mbarung–Kedataran Mandek di Tengah Jalan, Progres Baru 49,1 Persen, Anggaran Rp 7,8 Miliar Kini Dipertanyakan
Proyek Jembatan Mbarung–Kedataran Mandek di Angka 49,1 Persen, Anggaran Rp 7,8 Miliar Dipertanyakan, BPK RI Turun Pantau Pengembalian Dana dan Dugaan Kegagalan Pengawasan

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 16:07 WIB

Surat Resmi Gerakan Pemuda Kebangsaan Minta Aparat Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran PT Rosin

Senin, 18 Mei 2026 - 14:12 WIB

Pemerintah Aceh Sudah Membekukan, Namun PT Rosin Tetap Beroperasi dan Diduga Abaikan Seluruh Instruksi Resmi

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:07 WIB

PRABOWO INSTRUKSIKAN BUNGA PNM MEKAAR TURUN DI BAWAH 9 PERSEN 

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:59 WIB

IN-Journal Chapter 1 Berhasil Digelar, Angkat Tema Keberlanjutan dan Inovasi Sosial

Senin, 11 Mei 2026 - 22:41 WIB

Kecam Pernyataan Amien Rais Soal Teddy, Ketum GP Alwashliyah: Narasi Tidak Etis dan Memecah Belah!

Senin, 11 Mei 2026 - 18:16 WIB

Gayo Lues Kembali Heboh, PT Rosin Didesak Hentikan Operasional Sampai Semua Persoalan Tuntas

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:02 WIB

Pemkab Pringsewu Usulkan Mocaf Jadi Proyek Strategis Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:39 WIB

Bupati Pringsewu Audiensi Dengan Menteri KKP, Bahas Penguatan Sektor Perikanan

Berita Terbaru