Ibu dan Anak Tewas Usai Tertabrak Bus Sekolah di Aceh Tenggara

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:05 WIB

50471 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara — Sebuah kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang ibu dan anak terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (22/11/2025) pagi. Korban adalah Juliana br Lbn Tobing (45) dan anaknya, Novia (15), warga Desa Tanoh Megakhe, Kecamatan Badar.

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, ibu dan anak tersebut tengah dalam perjalanan menuju sekolah menggunakan sepeda motor. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, keduanya melaju dari arah Desa Tanoh Megakhe menuju arah barat, tepatnya ke arah Desa Mendabe, yang merupakan rute biasa yang dilalui sang anak untuk bersekolah.

Sepeda motor Honda yang dikendarai Juliana, dengan nomor polisi B 5274 TCC, disebut hendak mendahului Bus Sekolah yang berada di depannya. Namun, insiden terjadi saat motor tersebut gagal mendahului dan akhirnya tertabrak oleh bagian depan bus yang datang dari arah yang sama. Dalam peristiwa tersebut, sang anak tewas seketika di lokasi kejadian akibat luka berat di bagian kepala, sementara ibunya sempat dievakuasi oleh warga dan aparat ke RSUD Haji Sahudin Kutacane. Namun, nyawa Juliana tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Baca Juga :  Dua Tersangka Penjambret Handphone Mahasiswi Diringkus Tim Resmob Sat Reskrim Polres Agara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, telah terjadi kecelakaan dengan dua korban meninggal dunia. Keduanya merupakan pengendara sepeda motor yang berboncengan, seorang ibu dan anak,” ujar Kasat Lantas Polres Aceh Tenggara, Iptu Mardani, melalui Kanit Laka Lantas, Aipda Muhammad Muchaidir, S.H., saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menyebut telah mengamankan sopir Bus Sekolah guna dimintai keterangan lebih lanjut. Sopir bus saat ini masih dalam proses pemeriksaan untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Kecelakaan ini menimbulkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi masyarakat desa yang mengenal keduanya sebagai sosok yang ramah dan aktif dalam lingkungan sosial. Juliana diketahui merupakan ibu rumah tangga yang dikenal bersahabat dan peduli terhadap kegiatan masyarakat, sementara Novia merupakan pelajar yang rajin dan tengah menempuh pendidikan menengah.

Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga korban sejak pagi hingga pemakaman dilangsungkan pada sore harinya. Prosesi pemakaman dihadiri ratusan warga desa, keluarga, dan sahabat yang tak kuasa menahan tangis menyaksikan kepergian ibu dan anak dalam musibah yang begitu mengejutkan.

Baca Juga :  Junaidi Maruto Plt. Kasek SMKN PP Kutacane

Perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat turut menyampaikan belasungkawa, serta mengajak warga agar meningkatkan kehati-hatian di jalan raya, khususnya pada jam-jam rawan dimana aktivitas masyarakat sedang tinggi. Mereka juga berharap agar kasus ini dapat menjadi pelajaran serius bagi semua pihak, terutama dalam hal keselamatan lalu lintas.

Kecelakaan ini menambah jumlah kasus kecelakaan fatal yang terjadi akibat kelalaian mendahului kendaraan di jalan umum. Polisi kembali mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu lalu lintas dan memperhatikan kondisi sekitar saat berkendara, terutama saat membawa penumpang yang rentan seperti anak-anak.

Sementara itu, hingga Sabtu sore, Satlantas Polres Aceh Tenggara masih melanjutkan penyelidikan dan menunggu hasil keterangan sopir bus serta saksi dari lokasi kejadian. Situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif, namun bekas-bekas insiden masih tampak di sepanjang ruas jalan dekat permukiman warga.

Musibah ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat akan pentingnya keselamatan dan kehati-hatian dalam berlalu lintas. Kepergian ibu dan anak dalam aktivitas harian yang begitu biasa menyisakan duka yang mendalam bagi banyak pihak.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:16 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:22 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Berita Terbaru