Ibu dan Anak Tewas Usai Tertabrak Bus Sekolah di Aceh Tenggara

Waspada Indonesia

- Redaksi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:05 WIB

50352 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara — Sebuah kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang ibu dan anak terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (22/11/2025) pagi. Korban adalah Juliana br Lbn Tobing (45) dan anaknya, Novia (15), warga Desa Tanoh Megakhe, Kecamatan Badar.

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, ibu dan anak tersebut tengah dalam perjalanan menuju sekolah menggunakan sepeda motor. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, keduanya melaju dari arah Desa Tanoh Megakhe menuju arah barat, tepatnya ke arah Desa Mendabe, yang merupakan rute biasa yang dilalui sang anak untuk bersekolah.

Sepeda motor Honda yang dikendarai Juliana, dengan nomor polisi B 5274 TCC, disebut hendak mendahului Bus Sekolah yang berada di depannya. Namun, insiden terjadi saat motor tersebut gagal mendahului dan akhirnya tertabrak oleh bagian depan bus yang datang dari arah yang sama. Dalam peristiwa tersebut, sang anak tewas seketika di lokasi kejadian akibat luka berat di bagian kepala, sementara ibunya sempat dievakuasi oleh warga dan aparat ke RSUD Haji Sahudin Kutacane. Namun, nyawa Juliana tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Baca Juga :  Bupati Agara Dukung Pembukaan Layanan Cuci Darah di RS Nurul Hasanah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, telah terjadi kecelakaan dengan dua korban meninggal dunia. Keduanya merupakan pengendara sepeda motor yang berboncengan, seorang ibu dan anak,” ujar Kasat Lantas Polres Aceh Tenggara, Iptu Mardani, melalui Kanit Laka Lantas, Aipda Muhammad Muchaidir, S.H., saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menyebut telah mengamankan sopir Bus Sekolah guna dimintai keterangan lebih lanjut. Sopir bus saat ini masih dalam proses pemeriksaan untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Kecelakaan ini menimbulkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi masyarakat desa yang mengenal keduanya sebagai sosok yang ramah dan aktif dalam lingkungan sosial. Juliana diketahui merupakan ibu rumah tangga yang dikenal bersahabat dan peduli terhadap kegiatan masyarakat, sementara Novia merupakan pelajar yang rajin dan tengah menempuh pendidikan menengah.

Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga korban sejak pagi hingga pemakaman dilangsungkan pada sore harinya. Prosesi pemakaman dihadiri ratusan warga desa, keluarga, dan sahabat yang tak kuasa menahan tangis menyaksikan kepergian ibu dan anak dalam musibah yang begitu mengejutkan.

Baca Juga :  Miliki 92,65 Gram Sabu, Seorang Petani di Desa Amaliah Dibekuk Polisi di Area Perkebunan

Perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat turut menyampaikan belasungkawa, serta mengajak warga agar meningkatkan kehati-hatian di jalan raya, khususnya pada jam-jam rawan dimana aktivitas masyarakat sedang tinggi. Mereka juga berharap agar kasus ini dapat menjadi pelajaran serius bagi semua pihak, terutama dalam hal keselamatan lalu lintas.

Kecelakaan ini menambah jumlah kasus kecelakaan fatal yang terjadi akibat kelalaian mendahului kendaraan di jalan umum. Polisi kembali mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu lalu lintas dan memperhatikan kondisi sekitar saat berkendara, terutama saat membawa penumpang yang rentan seperti anak-anak.

Sementara itu, hingga Sabtu sore, Satlantas Polres Aceh Tenggara masih melanjutkan penyelidikan dan menunggu hasil keterangan sopir bus serta saksi dari lokasi kejadian. Situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif, namun bekas-bekas insiden masih tampak di sepanjang ruas jalan dekat permukiman warga.

Musibah ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat akan pentingnya keselamatan dan kehati-hatian dalam berlalu lintas. Kepergian ibu dan anak dalam aktivitas harian yang begitu biasa menyisakan duka yang mendalam bagi banyak pihak.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Menanti Taji APH di Aceh Tenggara: Antara Anggaran “Hantu” dan Pembiaran Sistematis
Respons Cepat Dinsos Agara: Nasi Bungkus untuk Korban Kebakaran Strak Pisang
Wakil Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Isra Mi’raj Sebagai Momentum Memperkuat Iman dan Kepedulian Sosial
STKIP Usman Safri Kutacane Wisuda 87 Mahasiswa, Pemkab Apresiasi Kontribusi Dunia Pendidikan bagi Pembangunan Daerah
Bau Anyir Dana Bencana: LSM KALIBER Mendesak Polda Aceh Audit Total BPBD Aceh Tenggara!
Stok Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang BPBD Aceh Tenggara, Publik Pertanyakan Transparansi Distribusi
Retorika Sang Penjaga Gudang: Ketika Transparansi Dianggap Sebagai Invasi
Dana Desa Atau Dana Dinasti? LSM Kaliber “Bedah” Borok Anggaran Kuta Tengah!

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:54 WIB

Pengurus IWO Batu Bara Audiensi Ke Kejari Batu Bara, Perkuat Sinergi Media dan Penegakan Hukum

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:41 WIB

PD IWO Desak Bupati Batu Bara Tunda Rekomendasi Pembaruan HGU PT Socfindo Tanah Gambus

Senin, 12 Januari 2026 - 18:19 WIB

Kapolsek Medang Deras AKP A.H. Sagala, Menyampaikan Imbauan Kepada Masyarakat Untuk Mewaspadai Cuaca Yang Masih Ekstrem

Senin, 12 Januari 2026 - 10:35 WIB

Pria 27 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah Desa Pasar Lapan Kecamatan Air Putih, Polsek Indrapura Olah TKP

Minggu, 11 Januari 2026 - 08:19 WIB

Seorang Pemuda Desa Nanas Siam Wan Fahri, Mengucapkan Terimakasi Kepada Kapolres Batu Bara dan Kapolsek Medang Deras Atas Bantuan Perbaikan Jalan Yang Terputus Akibat Banjir

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:07 WIB

Kanit Reskrim Polsek Medang Deras Galar Patroli Malam Antisipasi 3C dan Gangguan Kamtibmas Lainnya

Jumat, 9 Januari 2026 - 21:54 WIB

Beraksi di Waktu Siang, Maling Elpiji 3 Kg di Desa Titi Payung Tertangkap Basah Oleh Masyarakat

Jumat, 9 Januari 2026 - 01:04 WIB

Warga Kabupaten Simalungun Tewas Terlindas Truk di Depan PKS Sei Suka Kabupaten Batu Bara

Berita Terbaru