Akses Desa Rerebe Mulai Dibuka, Polres Gayo Lues dan PUPR Hadapi Tantangan Gelondongan Kayu

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 23:29 WIB

50189 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Akses jalan menuju Desa Rerebe, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, yang sempat tertutup total akibat banjir dan longsor, mulai dibuka kembali. Proses pembukaan jalan dilakukan secara bergotong-royong oleh Polres Gayo Lues bersama tim Brimob dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya cepat berbagai pihak dalam memulihkan jalur vital yang menghubungkan desa dengan pusat kecamatan serta wilayah perkotaan. Jalan utama yang tertutup material sisa banjir beberapa hari lalu kini mulai terlihat setelah tim gabungan berhasil membuka sebagian badan jalan dengan alat berat.

Dengan mengerahkan loader, petugas telah berhasil membersihkan material lumpur dan longsoran tanah sepanjang kira-kira 200 meter. Pengerjaan berlangsung sejak dini hari, dilakukan secara bertahap karena medan cukup berat dan jalan yang masih labil menyulitkan mobilisasi peralatan berat. Ketika penanganan lumpur hampir rampung, pekerjaan sempat terhenti akibat temuan baru berupa gelondongan kayu besar yang ikut terbawa arus banjir dan kini melintang di badan jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikonfirmasi di lokasi, pihak Polres Gayo Lues menyampaikan bahwa keterlibatan mereka adalah bentuk empati serta tanggung jawab sosial institusi terhadap warga terdampak. Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kasattahti IPDA Andi C. Saragih, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi lintas sektor untuk menanggapi laporan masyarakat terkait terputusnya akses transportasi menuju desa.

Baca Juga :  Tiga Hari Kerja, Perehapan PAUD KB Anada Hampir Rampung

Alat berat yang dikerahkan hanya mampu menangani lumpur dan batuan kecil. Untuk gelondongan kayu, diperlukan metode penanganan berbeda. Saat ini, tim tengah berkoordinasi untuk mencari solusi terbaik. Opsi yang dipertimbangkan mencakup permintaan dukungan alat tambahan dari provinsi maupun partisipasi aktif masyarakat dalam membantu proses evakuasi material berat secara manual.

IPDA Andi menjelaskan bahwa tantangan di lapangan sangat teknis. Tidak hanya medan yang curam, tetapi juga kondisi cuaca yang tidak menentu serta terbatasnya peralatan berat yang memadai. Meski begitu, upaya terus dilakukan agar akses jalan bisa segera terbuka secara penuh. Ia menambahkan bahwa dukungan masyarakat dan kerja sama antarlembaga menjadi kunci dalam percepatan proses ini.

Banjir yang melanda wilayah barat Gayo Lues beberapa hari lalu menyebabkan longsor di sejumlah titik. Selain merusak badan jalan, banjir juga membawa material kayu dan batu dari kawasan hulu. Material ini kemudian menumpuk dan menyumbat akses utama ke Desa Rerebe, yang mengakibatkan desa tersebut sempat terisolasi selama beberapa waktu.

Warga setempat yang terkena dampak juga turut berpartisipasi dalam proses pembersihan, termasuk dengan membuka jalur alternatif sementara dan membantu identifikasi titik-titik yang masih tertutup material. Kehadiran Polri dan pemerintah daerah menjadi penyemangat bagi masyarakat yang terdampak bencana untuk terus bangkit.

Baca Juga :  Pj Bupati Alhudri Serahkan Bantuan Pangan Pada 90 Keluarga Miskin

Ke depan, Polres Gayo Lues dan Dinas PUPR akan terus menyusun langkah teknis lanjutan agar proses pembukaan jalan berjalan tuntas. Di antaranya ialah mempertimbangkan pengerahan alat berat dengan kapasitas lebih besar atau pendistribusian tenaga kerja tambahan yang bisa mempercepat pembersihan material kayu.

Upaya pembukaan jalan ini diharapkan dapat mengembalikan konektivitas sosial dan ekonomi warga Desa Rerebe. Jalur darat tersebut menjadi akses utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan logistik harian, mengakses layanan kesehatan, pendidikan, hingga mengangkut hasil pertanian.

Pemerintah daerah saat ini juga memantau perkembangan kondisi di lapangan dan bersiap mengalokasikan anggaran tambahan jika dibutuhkan selama masa tanggap darurat. Di sisi lain, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana lanjutan, mengingat struktur geografis wilayah yang rawan longsor, terlebih saat curah hujan tinggi.

Partisipasi masyarakat setempat menjadi kekuatan sentral dalam pemulihan pascabencana. Dukungan itu berpadu dengan komitmen aparat dalam memastikan proses pemulihan berlangsung cepat, aman, dan menjangkau seluruh wilayah terdampak.

(Abdiansyah)

Berita Terkait

Cek Kesiapan Personel dan Pelayanan, Kapolres Gayo Lues Sambangi Polsek Blangkejeren Bersama Pejabat Utama Polres
Quick Respon Brimob Polda Aceh Pasca Kebakaran Rumah Warga di Desa Ulun Tanoh Gayo Lues
Longsor Tutup Jalan Blangkejeren-Kutacane, Ratusan Kendaraan Tertahan
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan
Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB