Rokan Hilir – WaspadaIndonesia.com
Sebuah truk pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dilaporkan terbalik di Jalan Datuk Kancil, Kelurahan Teluk Merbau, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, sekitar pukul 03.00 WIB, Senin (20/7/2026). Kecelakaan tersebut mengakibatkan arus lalu lintas terganggu. Puluhan truk sawit tampak mengular hingga pagi hari karena tidak dapat melintas di ruas jalan yang sempit dan rusak.
Truk Colt Diesel BM 9024 WU bermuatan TBS terguling ke sisi jalan, sementara buah sawit berserakan di badan jalan. Sejumlah warga dan pengemudi terlihat berupaya mengevakuasi kendaraan agar akses lalu lintas kembali normal.
Warga menilai kondisi jalan yang telah rusak selama bertahun-tahun menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko kecelakaan. Lubang-lubang besar yang dipenuhi air hujan membuat badan jalan menjadi licin dan sulit dilalui, terutama oleh kendaraan berat.
“Setiap hari truk sawit melintas dengan muatan sangat berat. Kalau jalan rusak dan hujan turun, sangat berbahaya. Bukan hanya sopir truk, tetapi juga mengancam pengendara lain maupun pejalan kaki,” ujar seorang warga di sekitar lokasi.
Peristiwa ini kembali memunculkan keluhan masyarakat terhadap kondisi Jalan Datuk Kancil yang disebut telah rusak lebih dari satu dekade. Warga mengaku sudah berkali-kali menyampaikan aspirasi lepada Bupati dan Wakil (H Bistamam -JC) melakukan perbaikan secara menyeluruh, namun hingga kini kondisi jalan dinilai belum mengalami perubahan yang berarti.
Masyarakat juga mempertanyakan komitmen para wakil rakyat dari daerah pemilihan Kubu yang saat masa kampanye kerap menjanjikan pembangunan infrastruktur jalan. Mereka berharap janji tersebut tidak berhenti sebatas slogan politik.a
“Kami hanya ingin jalan yang layak. Jangan sampai harus banyak korban jiwa baru pemerintah bergerak,” ungkap salah seorang warga.
Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, Pemerintah Provinsi Riau, serta instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan permanen Jalan Datuk Kancil. Selain itu, aparat berwenang juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan angkutan sawit yang diduga melebihi batas muatan agar keselamatan pengguna jalan tetap terjamin.(RM)


































