Retorika Sang Penjaga Gudang: Ketika Transparansi Dianggap Sebagai Invasi

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:46 WIB

50465 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – WASPADA INDONESIA. ​Kasus perseteruan antara LSM KALIBER dan Kalaksa BPBD Aceh Tenggara bukan sekadar masalah “izin masuk”, melainkan cermin retaknya hubungan antara pejabat publik dan kontrol sosial. Ketika sebuah lembaga resmi yang digaji oleh pajak rakyat merasa “terganggu” oleh kehadiran pengawas, muncul pertanyaan besar: Apa yang sedang disembunyikan di balik pintu gudang itu?

Etika yang Diputarbalikkan
​Tudingan “tidak beretika” yang dilontarkan Kalaksa BPBD terhadap LSM KALIBER terasa seperti sebuah ironi yang menyakitkan. Dalam tatanan demokrasi, etika tertinggi seorang pejabat publik adalah transparansi. Menuding pihak luar tidak beretika saat mereka datang dengan identitas jelas dan koordinasi sebelumnya, merupakan upaya “pembunuhan karakter” untuk mengalihkan substansi dari apa yang sebenarnya ditemukan di lapangan.

Narasi “Premanisme” sebagai Tameng Defensif
​Istilah “masuk tanpa izin” sering kali menjadi senjata pamungkas birokrat untuk membatasi ruang gerak aktivis. Namun, fakta bahwa ada komunikasi via WhatsApp dengan Kabid Logistik meruntuhkan narasi tersebut. Jika pintu sudah dibuka oleh pemilik kunci, mengapa pimpinannya justru berteriak ada pencuri? Ini menunjukkan adanya disorientasi komunikasi di internal BPBD atau, lebih buruk lagi, sebuah upaya sistematis untuk membungkam kritik dengan stigma negatif.

LSM Bukan Musuh, Tapi Cermin yang Jujur
​Pernyataan ZK bahwa “LSM bukan musuh negara” adalah tamparan lembut bagi para pejabat yang sering kali merasa alergi terhadap kritik. BPBD mengelola urusan kemanusiaan dan logistik bencana—sektor yang sangat sensitif dan rawan penyimpangan. Seharusnya, kehadiran pengawas disambut sebagai mitra untuk memastikan bahwa bantuan bagi rakyat yang tertimpa musibah benar-benar sampai, bukan malah dijaga layaknya benteng rahasia yang tak boleh tersentuh.

Menusuk Jantung Birokrasi
​Keberanian KALIBER untuk bersuara menunjukkan bahwa fungsi kontrol sosial di Aceh Tenggara masih bernapas. Namun, sikap defensif yang ditunjukkan pihak BPBD justru meninggalkan luka pada kepercayaan publik. Jika gudang itu rapi, logistiknya cukup, dan pengelolaannya jujur, mengapa harus ada tudingan “tidak beretika”? Hanya mereka yang merasa terancam oleh kebenaran yang akan sibuk mempersoalkan prosedur kedatangan.
​Catatan Penutup:

Baca Juga :  Pemulihan Pascabencana di Aceh Tenggara Dipercepat, Kementerian PU dan PKP Diminta Fokus Tangani Infrastruktur dan Hunian Warga

Sebuah gudang logistik bencana adalah milik rakyat, dibiayai oleh rakyat, dan diperuntukkan bagi rakyat. Menghalangi pengawasan atas nama “prosedur” adalah bentuk arogansi kekuasaan yang mengkhianati amanah publik (ALIASA).

Baca Juga :  Lima Warga Aceh Tenggara Terpidana Perjudian Jalani Eksekusi Cambuk di Halaman Kejari Kutacane

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Tutup Pintu Rapat untuk Tegakkan Disiplin Pejabat
Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala
Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu
Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung
Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara
Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja
Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Bersatu dalam Semangat Kemerdekaan, Muspika Sungai Mas, Masyarakat dan RAPI Gelar Pawai Bendera

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:13 WIB

Bakti Brimob untuk Negeri, Jembatan Penghubung Desa Sikundo Mulai Dibangun

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:01 WIB

​​Perkuat Silaturahmi, Unsur Muspika Sungai Mas Gelar Temu Ramah dengan Kapolsek Baru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

Menwa UTU Gelar Latihan Menembak di Lapangan Tembak Yonif 116/GS. Guna Untuk Asah Ketangkasan Dan Kedisiplinan

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:53 WIB

TMMD Ke-128 Kodim Abdya Rampung, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:36 WIB

Brimob Polda Aceh Batalyon C Pelopor bersama Tem Gabungan Temukan Senjata Tajam dan HP Lapas Kelas IIB Meulaboh,

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:28 WIB

Jamaluddin Idham Anggota DPR RI Komisi IV Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:04 WIB

DPD LPSA Aceh Barat Gelar Buka Puasa Bersama Dan Pembagian Takjil

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB