KUTACANE | Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara menggelar rapat persiapan kegiatan Ground Check Penerima Bantuan Iuran (PBI) tahap kedua tahun 2026 di aula kantor Dinas Sosial, Selasa, 31 Maret 2026. Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial Aceh Tenggara, Bahagia Wati, dan dihadiri oleh perwakilan Kantor Statistik Aceh Tenggara, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) se-Kabupaten Aceh Tenggara.
Kegiatan ground check PBI tahap kedua ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan data penerima bantuan sosial benar-benar tepat sasaran. Dalam rapat tersebut, Bahagia Wati menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan ground check berjalan efektif dan efisien. Ia juga mengingatkan seluruh peserta rapat untuk bekerja secara profesional dan menjaga integritas dalam proses verifikasi data di lapangan.
Perwakilan dari Kantor Statistik Aceh Tenggara turut memberikan masukan terkait metode pendataan dan validasi data penerima manfaat. Sementara itu, TKSK dan pendamping PKH yang hadir menyampaikan sejumlah tantangan yang kerap dihadapi di lapangan, mulai dari kendala geografis hingga dinamika sosial masyarakat. Mereka berharap adanya dukungan penuh dari seluruh pihak agar proses ground check dapat berjalan lancar dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat persiapan ini juga membahas teknis pelaksanaan, termasuk jadwal turun ke lapangan, pembagian wilayah kerja, serta mekanisme pelaporan hasil verifikasi. Dinas Sosial menegaskan bahwa seluruh proses akan dilakukan secara transparan dan akuntabel, sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Dengan adanya rapat persiapan ini, diharapkan pelaksanaan ground check PBI tahap kedua tahun 2026 di Kabupaten Aceh Tenggara dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sosial dan memastikan setiap bantuan yang disalurkan benar-benar diterima oleh warga yang berhak.
Laporan : Salihan Beruh





































