PT SPT di Duga Serobot Lahan dan Rusak Kebun Warga Seluas 22,9 Ha di Kecamatan Sultan Daulat

Waspada Indonesia

- Redaksi

Rabu, 19 Juni 2024 - 01:16 WIB

50647 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sultan Daulat Kota Subulussalam,  (19/06/2024). Semakin terbongkar manipulatif data atas penguasan Ribuan Ha lahan yang dikelola PT Sawit Panen Terus(SPT). Terbongkarnya dugaan rekayasa sertivikat tanah (SHM) kepemilikan lahan beberapa Ha atasnama warga kecamatan Sultan Daulat. Setelah dilakukan Investigasi dan data dari seorang pemilik lahan Atasnama Kamaluddin dengan NIK 1175040602850001. Ternyata pemilik lahan anehnya, mengakui tidak ada lahannya yang sudah diserahkan pada SPT seluas 22 Ha.

 

Kamaludin mengakui tidak memiliki lahan dan menolak kepemilikan lahan di titik koordinat lahan PT SPT. Sebelum lahan itu diserahkan ke PT SPT. Sehingga Diduga Kuat ada Oknum inisial “A” memanfaatkan KTP hingga pihak BPN Kota Subulussalam mengeluarkan Sertipikat kepemilikan atasnama Kamaluddin. Setelah SHM di keluarkan dan pihak berinisial “A” Di duga menjual lahan tersebut ke PT SPT. Padahal lahan tersebut sebelumnya milik Umar Gian Banurea.

Baca Juga :  Kementerian Agama Kota Subulussalam Launching Program Limit Bersama Alqur'an dan Gemarku Berseri di MTsN 1 Inovasi Kota Subulussalam

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surat penolakan Sertipikat tanah tersebut di temukan atasnama Kamaludin tertanggal 28 maret 2024 dan diketahui pemerintah KAMPONG Singgersing.

Umar Gian Banurea pemilik Lahan yang terletak di Titik Koordinat terlampir tersebut berharap agar Pihak Satgas Mafia Tanah di Kota Subulussalam ikut menuntaskan dugaan Penyerobotan Lahan dan pengrusakan areal kebun miliknya.

Baca Juga :  Polres Subulussalam Gelar Donor Darah Dalam Rangka Memperingati HUT Bhayangkara ke-78

Umargian Banurea sudah mendatangi beberapa pihak tapi belum mendapat hasil. Bahkan menurutnya pihak SPT seolah meremehkan masalah penyerobotan ini. Padahal kebun sawit saya itu sudah mulai berbuah pasir, seluas 22,9.Ha. Namun pihak PT SPT merusaknya dan mengklem lahan saya jadi milik PT SPT. Kita mohon Satgas Mafia Tanah daerah dan Pusat mengungkap kasus ini. Kerna kami masyarakat lemah.” Ujarnya pada awak medya.///Anton tin. **

Berita Terkait

Kapolres Bersama Forkopimda Simalungun Tinjau Langsung Lima Pos Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Aman Lancar
Konflik Lahan Sawit di Subulussalam Memanas, Netap Ginting Klaim Jadi Korban Ancaman Parang
Kajari Subulussalam Ikuti Rakernas Kejaksaan RI 2026, Jaksa Agung Tekankan Integritas Aparatur
Tak Lagi Menjabat, Namun Dirindukan: Kehangatan Muhun Duria Bersama Haji Affan di Jontor
Lingkungan Tak Lagi Aman, Warga Sikalondang Minta Perlindungan Aparat
AKBP Muhammad Yusuf Instruksikan Pengusutan Tuntas Aksi Teror terhadap Wartawan
Kasus Teror Wartawan dan Bayang-Bayang Pembungkaman di Daerah: Uji Nyata terhadap UU Pers
Keluarga Wartawan Syahbudin Trauma: Insiden Pelemparan Batu Memicu Kekhawatiran Kebebasan Pers!

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:40 WIB

Wakil Bupati Tanggamus Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:38 WIB

Sempat Tersesat di Gunung Tanggang, Kapolsek Limau Pastikan Pendaki Asal Bandar Lampung Ditemukan Selamat

Senin, 1 Juni 2026 - 09:47 WIB

Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara, Melainkan Jiwa Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:42 WIB

Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara, Melainkan Jiwa Bangsa

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:35 WIB

LSM JATI Desak Transparansi Anggaran MAN 1 Kota Agung, Soroti DIPA 2025 dan Dugaan Anomali LHKPN Kepala Sekolah

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:32 WIB

Lapas Kotaagung Rayakan Idul Adha dengan Salat Eid dan Kurban Bersama Warga Binaan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:21 WIB

Polres Tanggamus Bersama TNI, TNBBS dan TNWC Bongkar Perburuan Satwa Dilindungi, Lima Pemburu Rusa Sambar Ditangkap

Senin, 25 Mei 2026 - 20:46 WIB

Polsek Pulau Panggung Identifikasi Rumah Tertimpa Pohon Kelapa

Berita Terbaru