Komitmen dan Bantuan Presiden Prabowo untuk Aceh Tenggara

ALIASA

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 15:39 WIB

50288 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komitmen dan Bantuan Presiden Prabowo untuk Aceh Tenggara

ACEH TENGGARA – ​Kunjungan Presiden Prabowo ke Jembatan Pantai Dona dan Posko Pengungsian di Aceh Tenggara pada 1 Desember 2025 merupakan sinyal kuat bahwa negara hadir dan

memprioritaskan pemulihan pasca-bencana. Bantuan yang dijanjikan dan ditekankan oleh Presiden terbagi dalam dua fokus utama: Pemulihan Infrastruktur dan Bantuan Sosial/Ekonomi untuk Rakyat.
​
Janji Percepatan Pemulihan Infrastruktur
​Fokus utama setelah meninjau Jembatan Pantai Dona yang putus adalah mengembalikan konektivitas wilayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Perbaikan Cepat: Presiden Prabowo memastikan bahwa akses jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir bandang, seperti Jembatan Pantai Dona yang vital bagi tiga kecamatan, akan segera diperbaiki.

​Ketersediaan Anggaran: Beliau menegaskan bahwa pemerintah pusat memiliki alokasi anggaran yang cukup untuk revitalisasi prasarana di wilayah terdampak di Sumatra (Aceh, Sumut, Sumbar). Anggaran ini sebagian didapat dari penghematan di pusat untuk dialihkan ke kepentingan rakyat di tingkat desa dan kabupaten.

​Fasilitas Pendidikan: Selain jembatan, Prabowo juga berjanji untuk memperbanyak perbaikan sekolah-sekolah yang terdampak bencana.
​Apresiasi Tim Penanganan: Presiden mengapresiasi respons cepat dan sinergitas dari BNPB, TNI, dan Polri dalam penanganan, evakuasi, dan pemulihan infrastruktur.
​
Bantuan Sosial dan Program Langsung ke Rakyat
​Selain perbaikan fisik, fokus bantuan juga tertuju pada pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi dan penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Baca Juga :  HM Salim Fahri Kukuhkan Tim Pemenangan dan Relawan di Agara

​Penyaluran Bantuan Maksimal: Presiden menegaskan pemerintah akan terus mengirimkan bantuan sebanyak dan secepat mungkin kepada korban. Upaya penghematan anggaran pusat dilakukan agar bantuan dapat dimaksimalkan untuk rakyat di desa dan kecamatan.

​Distribusi Tepat Sasaran: Prabowo menjamin bahwa barang-barang subsidi dan bantuan akan disalurkan langsung kepada rakyat tanpa melalui banyak perantara.

​Apresiasi Program Dasar: Beliau menyatakan senang melihat program-program prioritas pemerintahannya sudah berjalan di Kutacane, seperti:
​Dapur Umum

​Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan di posko pengungsian.
​Penguatan Ekonomi Desa (Koperasi): Presiden juga menyinggung rencana untuk mempercepat pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di setiap desa. Koperasi ini akan menjadi saluran bagi barang-barang bersubsidi negara, memastikan subsidi diterima langsung oleh rakyat.

Baca Juga :  18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

​Pelayanan Trauma: Kunjungan ini juga bertujuan untuk memantau kondisi pengungsi, mendengar langsung keluhan warga, dan memastikan pelayanan dasar seperti kesehatan dan tempat berlindung terpenuhi.
​
Konteks Regional (Kunjungan Multidaerah)
​Perluasan ulasan ini menunjukkan bahwa kunjungan ke Aceh Tenggara merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Presiden Prabowo ke wilayah Sumatra yang dilanda bencana.

Sebelumnya, beliau juga meninjau korban banjir dan longsor di Tapanuli Tengah (Sumatra Utara) dan setelahnya dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Sumatra Barat. Hal ini menunjukkan koordinasi penanganan bencana yang dilakukan secara komprehensif di tingkat regional.
​Inti Pesan Kunjungan:

​Kunjungan Presiden Prabowo di Aceh Tenggara bukan hanya sekadar peninjauan lokasi, tetapi merupakan penegasan komitmen anggaran dan janji politik untuk segera memulihkan kembali kehidupan masyarakat, baik melalui perbaikan infrastruktur vital maupun penguatan program bantuan sosial dan ekonomi desa.(Aliasa)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru