Pemerintah Terus Berbuat, Pemulihan Pascabencana Dikebut dari Sumur Bor hingga Padat Karya Rakyat

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 15:16 WIB

50202 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Safrizal ZA, selaku Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri sekaligus Ketua Klaster Pemulihan Bencana, menegaskan pentingnya langkah pemulihan terpadu dan masif bagi masyarakat terdampak bencana.

Pemerintah, kata dia, akan terus bekerja di lapangan, sementara partisipasi dan kepedulian masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pemulihan.

Safrizal ZA memaparkan sejumlah langkah strategis yang perlu segera dijalankan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di antaranya pembangunan sekitar 200 titik sumur bor untuk menjamin ketersediaan air bersih, serta pembangunan 50 titik jembatan darurat sederhana guna memulihkan konektivitas antarwilayah yang terputus akibat banjir dan longsor.

Baca Juga :  Gubernur Mualem Terima Bantuan Warga Malaysia untuk Korban Banjir dan Longsor

Selain pemulihan infrastruktur dasar, Safrizal juga menekankan pentingnya pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat. Ia mendorong pengadaan puluhan ton pakaian baru layak pakai bagi korban bencana, serta pembelian hasil pertanian Gayo dalam jumlah besar untuk kemudian disalurkan ke kabupaten/kota terdampak.

Langkah ini dinilai tidak hanya membantu korban, tetapi juga menjaga roda ekonomi petani lokal tetap berputar.

Baca Juga :  Aceh Creative Fest 2025 Tutup dengan Aksi Kemanusiaan, Donasi Terkumpul Rp207 Juta

Untuk percepatan pembersihan material banjir dan longsor, Safrizal ZA mengusulkan penyewaan sekitar 100 unit alat berat seperti excavator dan loader yang disebar ke titik-titik krisis. Di saat yang sama, program padat karya juga didorong dengan melibatkan hingga 100 ribu warga terdampak dalam kegiatan pembersihan lingkungan, dengan skema upah harian yang layak.

Pemulihan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri Pemerintah dan masyarakat harus bersatu, karena hanya dengan kebersamaan pemulihan bencana bisa berjalan cepat dan bermartabat,” tegas Safrizal ZA. [Redaksi]

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru