Bunda Salma Ingatkan Aparat: Aceh Bekas Konflik, Jangan Sakiti Rakyat Lagi

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:08 WIB

50249 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | Aceh Utara – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Hj. Salmawati yang akrab disapa Bunda Salma, menyayangkan keras dugaan aksi brutal yang dilakukan oleh oknum aparat TNI dan Brimob terhadap masyarakat Aceh saat pengawalan penyaluran bantuan kemanusiaan ke Aceh Tamiang.

Menurutnya, tindakan kekerasan di lapangan tidak hanya melukai fisik warga, tetapi juga melukai rasa keadilan dan kemanusiaan masyarakat yang sedang berada dalam situasi bencana.

Bunda Salma menegaskan bahwa insiden tersebut berpotensi membangkitkan kembali luka lama di tengah masyarakat Aceh, yang memiliki sejarah panjang konflik. Ia mengingatkan agar semua pihak, khususnya aparat negara, bersikap lebih bijak dan humanis dalam menghadapi masyarakat yang tengah berduka.

Baca Juga :  Mualem Tinjau Dampak Banjir Bandang di Aceh Tenggara dan Gayo Lues

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat Aceh ini bekas konflik panjang. Jangan sekali-kali membangkitkan luka lama,” tegasnya.

Ia juga menyoroti munculnya aksi simbolik pengibaran bendera oleh sebagian warga sebagai bentuk protes dan kekecewaan. Menurut Bunda Salma, tindakan tersebut tidak bisa dilepaskan dari rasa frustasi masyarakat yang hingga kini belum melihat adanya penetapan status bencana nasional oleh pemerintah pusat.

Baca Juga :  Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum

Itu bentuk jeritan rakyat Mereka ingin pemerintah hadir dan menetapkan Aceh sebagai bencana nasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bunda Salma menyampaikan keprihatinannya atas kondisi warga yang disebut mengalami kekerasan hingga berdarah-darah. Ia meminta agar peristiwa serupa tidak terulang dan mendesak evaluasi serius terhadap aparat yang bertugas di lapangan.

Kita kasihan masyarakat Mereka sedang tertimpa musibah, bukan untuk diperlakukan dengan kekerasan. Negara harus hadir dengan empati, bukan dengan cara-cara represif,” pungkasnya.[Redaksi]

Berita Terkait

“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:04 WIB

Wabup Pringsewu Umi Laila saat mendampingi tim KONI Pusat di Bendungan Way Sekampung

Jumat, 17 April 2026 - 05:54 WIB

PANTASTIS! Anggaran Bimtek Rp 1,67 Miliar dan Jasa Tenaga Ahli Sekretariat DPRD Pringsewu Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 20:53 WIB

Didampingi Wabup, KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu

Kamis, 16 April 2026 - 13:08 WIB

DPC ASWIN PRINGSEWU: JAWABAN KABAG UMUM DAN KEUANGAN SEKRETARIAT DPRD PRINGSEWU MEMBINGUNGKAN, PUBLIK BERHAK TAHU DATA ANGGARAN

Kamis, 16 April 2026 - 10:35 WIB

DPC ASWIN Pringsewu Desak Sekretariat DPRD Tegakkan Transparansi

Kamis, 16 April 2026 - 07:22 WIB

DATA TERUNGKAP: ANGGARAN MAKAN MINUM DPRD PRINGSEWU TAHUN 2025 MENCAPAI RP1,35 MILIAR, DINILAI TIDAK WAJAR DAN MEMBOROSKAN

Selasa, 14 April 2026 - 20:23 WIB

Wabup Pringsewu Umi Laila Hadiri Pengajian Akbar Harlah Ke-50 Ponpes Yasmida Ambarawa

Selasa, 14 April 2026 - 18:49 WIB

Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi & Inklusi Keuangan Sicantiks

Berita Terbaru