BarMAS Aceh Selatan mendesak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Aceh untuk mengevaluasi kinerja Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) IX dan Polisi Kehutanan wilayah Kabupaten Aceh Selatan.

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Minggu, 28 Desember 2025 - 13:17 WIB

50177 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | ACEH SELATAN — Barisan Muda Aceh Selatan (BarMAS) mendesak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Aceh untuk mengevaluasi kinerja Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) IX dan Polisi Kehutanan wilayah Kabupaten Aceh Selatan.

Hal ini disampaikan M. Arhas selaku Ketua Barisan Muda Aceh Selatan pada media ini di Banda Aceh, Minggu (28/12/2025).

Bukan tanpa sebab. Menurut aktivis Aceh Selatan ini, KPH dan Polisi Hutan memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melakukan perlindungan hutan, pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan (Karhutla), pengamanan hasil hutan, hingga manajemen hutan lestari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, katanya, KPH juga memiliki tugas untuk menyelenggarakan pengelolaan hutan di tingkat tapak secara lestari, meliputi perencanaan, pemanfaatan (termasuk perhutanan sosial dan investasi), rehabilitasi, reklamasi, perlindungan, dan konservasi alam.

Baca Juga :  140 Mahasiswa UNIGHA Turun Langsung Bantu Korban Banjir di Meunasah Bie, Pidie Jaya

“KPH berfungsi sebagai garda terdepan dalam menjaga kelestarian hutan agar bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat, mengawasi pemegang izin, serta mengembangkan sistem informasi kehutanan,” ujar Arhas.

Arhas juga menyorot tugas Polisi Kehutanan (Polhut). Sebagai penjaga hutan, lembaga ini berkewajiban untuk menjaga keamanan, melindungi hutan, kawasan hutan, hasil hutan, tumbuhan, dan satwa liar dari ancaman dan kejahatan, melalui upaya preemptif (sosialisasi), preventif (patroli, penjagaan), dan represif (penegakan hukum, penangkapan), serta melakukan operasi intelijen dan pengawasan terhadap peredaran hasil hutan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam.

Namun, tanya Arhas, kenapa di wilayah Trumon Timur ditemukan gudang yang diduga tempat penyimpanan kayu hasil dari pembalakan liar (illegal logging).

Baca Juga :  Banpres Rp92 Miliar Masuk Kas Aceh, Pemda Diminta Tancap Gas Tangani Banjir

“Ini sesuatu yang aneh. Kenapa banjir di Trumon kemaren banyak ditemukan kayu yang diduga telah ditebang dengan sengaja sehingga mengakibatkan banjir bandang,” tegasnya.

Kondisi ini menjadi perhatian dari kalangan aktivis Aceh dan organisasi kemasyarakatan. Melalui Barisan Muda Aceh Selatan (BarMAS), ia meminta agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Aceh untuk mengevaluasi secara menyeluruh kinerja KPH IX dan Polisi Kehutanan.

“BarMAS menganggap bahwa mereka tidak mampu menjalani tugas dan tanggung jawab sebagai penjaga hutan. Kami mendesak DLHK agar mengevaluasi kinerja mereka. Jangan merugikan masyarakat Aceh Selatan atas perbuatan yang dilakukan oknum tertentu dengan perbuatan yang menciderai kelestarian hutan Aceh Selatan,” tutupnya. [Redaksi]

Berita Terkait

“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:04 WIB

Wabup Pringsewu Umi Laila saat mendampingi tim KONI Pusat di Bendungan Way Sekampung

Jumat, 17 April 2026 - 05:54 WIB

PANTASTIS! Anggaran Bimtek Rp 1,67 Miliar dan Jasa Tenaga Ahli Sekretariat DPRD Pringsewu Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 20:53 WIB

Didampingi Wabup, KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu

Kamis, 16 April 2026 - 13:08 WIB

DPC ASWIN PRINGSEWU: JAWABAN KABAG UMUM DAN KEUANGAN SEKRETARIAT DPRD PRINGSEWU MEMBINGUNGKAN, PUBLIK BERHAK TAHU DATA ANGGARAN

Kamis, 16 April 2026 - 10:35 WIB

DPC ASWIN Pringsewu Desak Sekretariat DPRD Tegakkan Transparansi

Kamis, 16 April 2026 - 07:22 WIB

DATA TERUNGKAP: ANGGARAN MAKAN MINUM DPRD PRINGSEWU TAHUN 2025 MENCAPAI RP1,35 MILIAR, DINILAI TIDAK WAJAR DAN MEMBOROSKAN

Selasa, 14 April 2026 - 20:23 WIB

Wabup Pringsewu Umi Laila Hadiri Pengajian Akbar Harlah Ke-50 Ponpes Yasmida Ambarawa

Selasa, 14 April 2026 - 18:49 WIB

Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi & Inklusi Keuangan Sicantiks

Berita Terbaru