Dari Pidie untuk Pijay: Solidaritas Tanpa Batas Mengalir hingga Alue Sandeng

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Rabu, 31 Desember 2025 - 18:56 WIB

50208 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | PIDIE – Ketika luka akibat bencana belum sepenuhnya kering di bumi Pidie Jaya (Pijay), tangan-tangan persaudaraan dari Kabupaten Pidie datang mengulurkan bantuan. Bukan dengan seremoni mewah, melainkan dengan nasi bungkus hangat dan ketulusan hati yang mendalam.

Masyarakat Gampong Tibang, Kecamatan Pidie, pada Rabu (31/12/2025), bergerak bersama mengunjungi warga Pijay yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Aksi kemanusiaan ini dilakukan secara estafet, menyusuri sejumlah desa yang masih berjuang pulih, mulai dari Gampong Seunong, Alue Sandeng, Blang Awe, hingga berakhir di Meunasah Baroeh.

Poros Kekuatan Kaum Hawa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menariknya, gerakan ini digerakkan utamanya oleh kaum hawa. Ibu-ibu rumah tangga Gampong Tibang menjadi motor penggerak solidaritas ini. Dari dapur-dapur sederhana, mereka menyisihkan rezeki dan tenaga untuk menyiapkan setidaknya lima bungkus nasi dari setiap rumah.

Baca Juga :  Sambut Baik Kehadiran Negara Secara Penuh Dalam Pemulihan Pasca Banjir Bandang Sumatera

Hasilnya, ribuan paket nasi bungkus terkumpul dan tersalurkan hari itu. Bantuan tidak hanya diberikan di titik pengungsian, tetapi juga dibagikan langsung kepada warga di sepanjang jalan menuju lokasi terdampak.

Panggilan Nurani dan Kebersamaan

Tokoh masyarakat Gampong Tibang, Drs. M. Isa Alima, yang ikut turun langsung ke lapangan menyatakan bahwa aksi ini adalah murni panggilan jiwa.

“Ini bukan soal banyak atau sedikit. Ini soal rasa. Saat saudara kita di Pijay terluka, kita tak pantas berpaling. Inilah Aceh, hidup dalam ikatan sesama,” tutur Isa Alima dengan nada haru.

Baca Juga :  ASD: Jangan Jadikan Warga Penonton, Pemulihan Pascabanjir Harus Inklusif dan Berkelanjutan

Senada dengan hal tersebut, Geusyik Gampong Tibang, Safaruddin, beserta perangkat Tuha Peut, turut mendampingi warga untuk memastikan distribusi bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran kepada mereka yang paling membutuhkan.

Pesan di Ujung Tahun

Tanpa spanduk besar maupun klaim berlebihan, aksi ini meninggalkan kesan mendalam bagi warga Pijay. Jejak langkah para relawan yang menyatu dengan lumpur menjadi bukti bahwa solidaritas tak mengenal jarak dan kemanusiaan tidak perlu menunggu perintah.

Di penghujung tahun 2025, Gampong Tibang telah mengajarkan sebuah pesan abadi: bahwa di tengah duka bencana, masyarakat Aceh akan selalu menemukan jalan untuk saling menguatkan dan memulihkan satu sama lain.[Redaksi]

Berita Terkait

“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:51 WIB

Evakuasi Pemuda Tenggelam, Perjuangan Polsek Pulau Panggung dan Warga Empat Jam Lewati Jurang dan Hutan

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:26 WIB

Apel Siaga Kamtibmas, Polda Lampung Jamin Keamanan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:41 WIB

Hasil Investigasi PIHC Di Kios Berkah Lestari Tidak Transparan Dinas Pertanian Menunggu Detail Verval

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:42 WIB

Satresnarkoba Polres Tanggamus Amankan 12 Orang Terduga Penyalahguna Sabu di Bulok

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:44 WIB

DPP KAMPUD Meminta Majelis Hakim Rekomendasikan Di Sidang Korupsi PT LEB Penetapan Tersangka Lain

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:10 WIB

Realisasi DD Tahun 2025 Pekon Taman Sari Bermasalah : Jembatan Mangkrak, dan Anggaran Dana BUMDES Tidak Jelas

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:18 WIB

Masarakat kecewa Pemkab Tanggamus Hadir Tanpa Tindakan Nyata dan Terkesan Hanya Pencitraan Dilokasi Musibah Putus nya jembatan Gantung di kecamatan Pugung

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:46 WIB

Tentukan Arah Pembangunan Kecamatan Pugung Gelar Musrenbang RKPD Tanggamus 2027

Berita Terbaru

ASAHAN

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:10 WIB