Brimob Polda Aceh Bangun Jembatan Gantung di Gayo Lues untuk Pulihkan Akses Warga Pascabencana Banjir Bandang

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:24 WIB

50183 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues, — Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Kepolisian Daerah Aceh menunjukkan aksi nyata dan kepedulian kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi dengan turut serta dalam pembangunan jembatan gantung di sejumlah desa di Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya tanggap darurat sekaligus pemulihan infrastruktur pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada Selasa, 3 Januari 2026 lalu.

Keberadaan jembatan darurat menjadi krusial menyusul rusaknya beberapa akses penghubung utama antar desa yang sebelumnya menjadi jalur vital bagi aktivitas warga, utamanya dalam sektor pertanian dan distribusi hasil kebun. Banjir bandang yang meluap secara tiba-tiba meninggalkan kerusakan cukup parah di sejumlah titik, termasuk menghanyutkan sarana transportasi seperti jembatan penghubung dan menutup jalur setapak yang biasa dilalui masyarakat menuju ladang dan pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon D Pelopor, Komisaris Polisi Zulfikar, S.H., tim Brimob hadir di tengah masyarakat dengan semangat gotong royong dan kemanusiaan. Keikutsertaan anggota Brimob dalam pembangunan jembatan diharapkan dapat mempercepat pemulihan serta membuka kembali akses penting yang selama ini terputus akibat terjangan banjir. Kompol Zulfikar hadir bersama jajarannya, termasuk Wakil Danyon AKP Imanta Purba, SH, dan komandan kompi dari masing-masing unit. Kegiatan pembangunan diintensifkan di titik-titik krusial, salah satunya di Desa Singah Mulo dan Desa Jeret Onom, yang menjadi fokus utama awal proyek pembangunan jembatan gantung.

Baca Juga :  Mendorong Petani Kendalikan Inflasi Melalui Sektor Pertanian

Pembangunan jembatan gantung ini bukan hanya solusi teknis semata, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian antara aparat dan masyarakat. Dalam pernyataannya di sela-sela kegiatan gotong royong bersama warga, Komandan Batalyon menekankan bahwa kehadiran Brimob tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi langsung dalam membangun kembali kehidupan masyarakat pascabencana. Ia menyebutkan bahwa jembatan tersebut akan menjadi penghubung utama warga dari kawasan pemukiman menuju kebun dan pasar, yang selama ini menjadi sumber penghidupan utama warga.

Baca Juga :  Pemuda Gaess Tak Henti- Hentinya Turun Ke Desa- Desa Serap Keluhan Petani Di Kecamatan Dabun Gelang.

Warga yang terdampak merespons positif aksi nyata dari aparat. Ali Hanafiah, salah seorang warga Desa Jeret Onom, menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Batalyon D Pelopor. Menurutnya, jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat mengingat sejak bencana terjadi, aktivitas berkebun terhambat, dan hasil panen pun sulit dibawa ke pasar untuk dijual. Ia menambahkan bahwa pembangunan ini membawa harapan baru bagi masyarakat desa, agar kehidupan ekonomi bisa kembali pulih secara perlahan.

Pembangunan jembatan gantung tidak hanya menyasar pada aspek fisik semata, melainkan menjadi langkah awal dalam merajut kembali konektivitas dan harapan warga terhadap kehidupan yang lebih baik pascabencana. Dengan tuntasnya pembangunan ini, diharapkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat kembali berjalan seperti sedia kala. Kegiatan semacam ini juga menjadi bentuk nyata dari semangat Bhakti Brimob untuk masyarakat, menjawab langsung kebutuhan dan persoalan rakyat di lapangan secara cepat dan tanggap.(Munandar SP)

Berita Terkait

Cek Kesiapan Personel dan Pelayanan, Kapolres Gayo Lues Sambangi Polsek Blangkejeren Bersama Pejabat Utama Polres
Quick Respon Brimob Polda Aceh Pasca Kebakaran Rumah Warga di Desa Ulun Tanoh Gayo Lues
Longsor Tutup Jalan Blangkejeren-Kutacane, Ratusan Kendaraan Tertahan
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan
Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Bersatu dalam Semangat Kemerdekaan, Muspika Sungai Mas, Masyarakat dan RAPI Gelar Pawai Bendera

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:13 WIB

Bakti Brimob untuk Negeri, Jembatan Penghubung Desa Sikundo Mulai Dibangun

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:01 WIB

​​Perkuat Silaturahmi, Unsur Muspika Sungai Mas Gelar Temu Ramah dengan Kapolsek Baru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

Menwa UTU Gelar Latihan Menembak di Lapangan Tembak Yonif 116/GS. Guna Untuk Asah Ketangkasan Dan Kedisiplinan

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:53 WIB

TMMD Ke-128 Kodim Abdya Rampung, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:36 WIB

Brimob Polda Aceh Batalyon C Pelopor bersama Tem Gabungan Temukan Senjata Tajam dan HP Lapas Kelas IIB Meulaboh,

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:28 WIB

Jamaluddin Idham Anggota DPR RI Komisi IV Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:04 WIB

DPD LPSA Aceh Barat Gelar Buka Puasa Bersama Dan Pembagian Takjil

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB