Genjot Pembangunan Pembangkit EBT, PLN dan Pemerintah Aceh Tamiang Lakukan Peletakan Batu Pertama Proyek PLTBm

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 25 Juli 2023 - 15:11 WIB

50422 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang, 25 Juli 2023 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh bersama dengan Pemerintah Aceh Tamiang dan PT. Prima Energi Lestari melakukan peletakan batu pertama Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa ( PLTBm ) sebesar 12 Mw di di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Selasa (25/07).
Pembangunan ini sebagai wujud komitmen PLN UID Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam mendukung Proyek Strategis Nasional yang telah ditetapkan oleh Kementerian ESDM yaitu memproduksi energi dengan Pembangkit yang Ramah Lingkungan.
PLTBm merupakan pembangkit listrik yang menggunakan bahan baku berupa limbah padat / tandan kosong kelapa sawit yang ada disekitar lokasi usaha. Kapasitas PLTBm yang akan dibangun adalah 1×13 Mw output generator dan menyalurkan tenaga listrik sekitar 9,8 Mw.
Dalam sambutan berikutnya PJ Bupati Aceh Tamiang Dr. Drs. Meurah Budiman, SH, MH menyampaikan bahwa dengan hadirnya PLTBm ini bisa membangun ekonomi masyarakat.
“Harapannya mudah-mudahan dalam 2 tahun kedepan, PLTBm ini sudah dapat beroperasi. Seluruh masyarakat mendukung sepenuhnya atas pembangunan PLTBm ini demi kepentingan bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  Brigjen Armia Fahmi Bantu Pemasangan Listrik untuk Warga Tamiang

Komisaris Utama PLTBm Karimun Usman menyampaikan PLTBm ini sudah mulai dirintis beberapa tahun belakangan ini.

“Alhamdulillah pada hari ini sudah dapat terealisasi dan dilaksanakan peletakan batu pertama, yang diperkirakan akan selesai pembangunannya dalam 1,5 tahun kedepan. Berkat kerjasama antara pemerintah daerah dan TNI POLRI, projek ini dapat terlaksana dengan aman dan kondisif, sehingga insyaallah investor lain nantinya juga akan lebih nyaman dalam berinvestasi di Aceh,” katanya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, General Manager PLN UID Aceh Parulian Noviandri mengharapkan dengan hadirnya PLTBm ini bisa mengganti bahan bakar fosil ke energi terbarukan.
“Pembakaran minyak fosil memang paling cepat tetapi mahal secara operasional ditambah harga bakar fosil mahal. Apabila PLTBm 12 MW beroperasi, maka akan menswitch dari sebelumnya bahan bakar fosil ke energi terbarukan,” ujarnya

Baca Juga :  Silaturahmi dengan Syech Faadhil; Para ASN di Aceh Ngaku Cemburu dengan Nasib P3K Kemenag

Kondisi kelistrikan Aceh saat ini, kata Noviandri, sudah surplus energi listrik. Dengan telah beroperasinya PLTU Nagan Raya 3, saat ini kondisi kelistrikan di Aceh memiliki daya mampu 822 Mega Watt dengan beban puncak 567 Mega Watt. Surplus 260 Mega Watt. Apalagi dengan akan beroperasinya PLTU Nagan Raya 4 sebesar 200 Mw yang akan beroperasi pada desember 2023, dan PLTA Peusangan 1 dan 2 dengan total daya 90 Mw yang akan beroperasi pada akhir tahun ini dan 2024. Saat ini, PLN melayani lebih dari 1,6 juta pelanggan di Aceh dengan lebih dari 86 % pelanggan rumah tangga.

“Dengan Sistem kelistrikan Aceh yang semakin handal dan penambahan pembangkit ini, kita harapkan semakin banyak investasi di Aceh sehingga bisa menyerap surplus energi listrik,” tutupnya (HS)

Berita Terkait

A. Malik Musa Dampingi Mendikdasmen RI Abdul Mu’ti Hadiri Hari Pertama Sekolah di Aceh Tamiang
Rahmat Syahreza, Kepala Samsat Banda Aceh, Pimpin Langsung Penyambutan Praja IPDN untuk Pemulihan Aceh Pascabencana
Aceh Social Development Apresiasi Langkah Cepat Bupati Aceh Tamiang Tangani Banjir
PPA Hadir di Tengah Bencana, Fokus Selamatkan Pendidikan Anak-anak Aceh Tamiang
Paska Banjir Dan Longsor Tri Rismaharini Ketua DPP Baguna PDI -P Tinjau Kondisi Aceh Tamiang
Ratusan Korban Banjir Aceh Tamiang Antusias Ikuti Pengobatan Gratis PDI Perjuangan
DPD PDI Perjuangan Aceh Bantah Isu Penjarahan Mobil di Aceh Tamiang: Warga Hanya Kelaparan, Bukan Merampa
Menko Polkam Kirim Bantuan Darurat untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:56 WIB

LIRA Desak Audit Total PLTMH Lawe Sikap, Soroti Dugaan Kerusakan Lingkungan hingga Minimnya Manfaat bagi Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:52 WIB

Kadis Disdukcapil Aceh Tenggara Tegaskan Seluruh Pengurusan Dokumen Gratis, Masyarakat Diminta Laporkan Pungli

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:40 WIB

Perjuangkan Hak dan Tunjangan Guru di Agara, Ali Basrah: Semua Harus Lewat Prosedur yang Benar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Penantian Bertahun-Tahun Terbayar, Ratusan Warga Leuser Apresiasi Langkah Nyata BPN Aceh Tenggara

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:51 WIB

Kepala Sekolah SMA/SMK Aceh Tenggara Dipanggil Polda Aceh, Dugaan Gratifikasi Mengemuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:00 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:29 WIB

Jembatan Mbarung–Kedataran Mandek di Tengah Jalan, Progres Baru 49,1 Persen, Anggaran Rp 7,8 Miliar Kini Dipertanyakan

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:14 WIB

Proyek Jembatan Mbarung–Kedataran Mandek di Angka 49,1 Persen, Anggaran Rp 7,8 Miliar Dipertanyakan, BPK RI Turun Pantau Pengembalian Dana dan Dugaan Kegagalan Pengawasan

Berita Terbaru