Gampong Tuwi Meulesong Nagan Raya Bantah Masyarakat Tinggalkan Desa

- Redaksi

Jumat, 9 Februari 2024 - 06:41 WIB

50282 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagan Raya – Aceh : Pemerintah Gampong Tuwi Meuleusong Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh, membantah perihal pemberitaan salah satu media online menyebut masyarakat sudah bertahun- tahun eksodus (meninggalkan desanya) dan menetap di desa tetangga.

Hal itu seperti disampaikan Keuchik Gampong Tuwi Meuleusong, Afandi kepada sejumlah awak media di salah satu Warkop di seputaran Nagan Raya, Rabu, 7 Februari 2024.

“Terkait kabar masyarakat tinggalkan desa bertahun -tahun itu tidak bener, tapi kerena faktor gajah liar malam hari, takut terjadi hal yang tidak diinginkan maka hijrah sebentar, pagi harinya beraktivitas seperti biasa,”kata Afandi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebutkan, kabar tersebut dinilai kurang terkonfirmasi baik dengan dirinya dan tidak seperti disampaikan.

“Saya merasa dirugikan atas pemberitaan itu, oleh salah satu media onlen dengan tidak terkonfirmasi dengan baik,” sebutnya.

Baca Juga :  PEMKAB Nagan Raya Ajak Orang Tua Asuh Atasi Stunting Kolaboratif

Afandi menjelaskan, pembangunan Desa Tuwi Meuleusong telah berjalan sebagaimana mestinya, baik sarana gedung serbaguna, jalan, listrik, jembatan penghubung dusun Krueng Ipo, dusun Meunasah, dan dusun rumoh Raya.

Warga Tuwie Meulesong Seunagan Timur Nagan Raya Bantu Evakuasi Orang Sakit. Untuk Berobat Ke Rumah Sakit
Warga Tuwie Meulesong Seunagan Timur Nagan Raya Bantu Evakuasi Orang Sakit. Untuk Berobat Ke Rumah Sakit

 

“Pembangunan infrastruktur di Gampong Tuwi Meuleusong telah berjalan dengan baik, mulai dari pembangunan jalan, sarana listrik, dan jembatan antar dusun. Apapun yang di usul oleh masyarakat dalam pembangunan desa, kita telah laksanakan,”jelasnya.

Namun, Afandi tidak membantah soal konflik gajah dan manusia yang sering terjadi di wilayah tersebut, sehingga menghantui warga yang sehari-hari beraktivitas sebagai bertani dan berkebun.

Baca Juga :  Pemkab Nagan Raya Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran.

“Aktivitas masyarakat sebagai bertani dan berkebun terkendala karena konflik gajah dengan manusia, kita meminta pemerintah dan BKSDA Aceh mencari solusi terhadap permasalahan ini, sehingga kebun dan lahan perekonomian masyarakat tidak diganggu,” harapnya.

Dirinya mengaku, masyarakat trauma dengan turunnya kawanan gajah di malam hari, hal ini perlu penanganan serius dari pihak terkait.

*Pemilu 2024 Dilaksanakan di Gampong Tuwi Meuleusong*

Disamping itu, Pemerintah Gampong Tuwi Meuleusong juga akan melaksanakan pemilu serentak tahun 2024 di Gampong tersebut.

“Ia, pemilu serentak tahun 2024 ini akan dilaksanakan di kantor Keuchik Tuwi Meuleusong,”kata Afandi.

Afandi membeberkan, daftar pemilih tetap (DPD) sebanyak 139 orang, dengan jumlah penduduk 199 orang yang terdiri dari Laki-laki 109 dan Perempuan 90 orang.

“Pemilu tahun 2024 ini akan dilaksanakan di Gampong, karena Pilchikung serentak kemarin juga dilaksanakan di Gampong,”demikian tutupnya. (red)

 

Berita Terkait

Andika Salah Satu disabilitas Nagan Raya Berangkat Ke Jakarta. Ingin Carik Angin Kota Mini
Kadis DLH Nagan Raya : Alat Berat Digunakan Untuk Bencana Beutong Ateuh . Bukan Untuk Kegiatan Lain
Kenduri 40 Hari Rusni Binti Makam, Tradisi Doa dan Penguatan Ikatan Sosial di Nagan Raya
10 Gampong Di Nagan Raya Tercepat Pencarian Dana Desa Tahap 1 Tahun 2026. Pemkab Berikan Piagam Penghargaan
Bupati TRK Diminta Perbaiki Jalan Rusak Lintas Keude Lintueng-Paya Peuleukung
TRK Bupati Nagan Raya Sidak Dinas Badan Kantor Hari Pertama Kerja Usai Libur Idul Fitri 1447.H
LSM RKCA Apresiasi Kinerja Dukung Program CSR PT Fajar Baizury & Brothers.
Soal Hewan Ternak Warga Mati Diduga Akibat Limbah. Itu Tidak Benar. PT Fajar Baizuri Klarifikasi

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 00:46 WIB

Makin Liar, Vendor Diduga Keruk Batu Sungai Secara Ilegal untuk Proyek Bronjong di Ketambe, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Sabtu, 18 April 2026 - 00:42 WIB

Pengerukan Batu Sungai Secara Ilegal untuk Proyek Bronjong di Ketambe: Dugaan Permainan Anggaran, Kerusakan Lingkungan, dan Tuntutan Transparansi

Jumat, 17 April 2026 - 23:35 WIB

Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 22:53 WIB

Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Warakauri dan Purnawirawan Polri

Jumat, 17 April 2026 - 18:53 WIB

Jumat Berkah, Polres Aceh Tenggara Tebar Kepedulian untuk Sesama

Kamis, 16 April 2026 - 05:51 WIB

BGN Hentikan Sementara 17 Dapur MBG di Aceh Tenggara dan Gayo Lues, Warga Harap Kepastian Layanan

Rabu, 15 April 2026 - 16:32 WIB

H. Ran Bantah Tudingan Penjualan Aset Mobil PDAM Tirta Agara

Rabu, 15 April 2026 - 00:16 WIB

Jaksa Agung Tunjuk Eddy Samrah, Putra Aceh Tenggara, Menjabat Aspidum Kejati Aceh

Berita Terbaru