Tak Merasa Aman Tinggal Di Rumah Sendiri Warga Datangi Polsek Rambah, Polri Akan Fasilitasi Pertemuan Kembali

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:21 WIB

50278 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROKAN HULU-Untuk mendapatkan rasa aman untuk tinggal di Rumah sendiri, Warga Luba Hulu Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mendatangi Mako Polsek Rambah, Selasa (27/2/2024).

Kedatangan, Pasangan Suami Istri (Pasutri) Haryadi (47) – Nur Ainun (43) dan Putrinya Anggitia Hardana, di dampingi Aktifis Rohul Ramlan Lubis dan Jasman Lubis dan Wartawan, diterima Ka Sium Polsek Rambah Aipda An Nazmi, SH dan Bhabinkantibmas Koto Tinggi Briptu Neni Yusnia.

“Sampai saat ini, Kami belum bisa tinggal di Rumah Kami dengan aman, bahkan kemarin, ada yang mau mengontrakkan Rumah Kami, itu langsung di datangi Orang itu serta dibilang ini dan itu, sehingga pengontrak tersebut, jadi ketakutan,” kata Nur Ainun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, katanya, sejak Rumah dibelinya dari Rohaini, hanya memiliki surat jual-beli yang di tanda tangani sepadan dan Ketua RT serta bukti Kwitansi Pembayaran, sementara Surat Dasar baik Surat Hibah maupun Sertifikat belum diberikan.

Baca Juga :  Dugaan Jual Beli Hutan Desa Pemandang Rohul, Ketua APTMR: Segera Kami Laporkan ke APH

“Beragam hal yang terjadi, sehingga kami tidak aman, seperti pembuatan Parit yang mengakibatkan Banjir, bunyi-bunyian, bernyanyi dan mengaji yang keras Siang dan Malam, lemparan ke Tembok Rumah, lemparan Kaca Jendela dan lainnya,” tuturnya.

“Kami, berharap supaya Bapak Polisi bisa melakukan sesuatu, sehingga Kami bisa aman di rumah Kami, karena sebelumnya Kami sudah bertemu dengan Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Dr Raja Kosmos,” tuturnya.

“Ketika itu, Bapak Kasat Reskrim, Dirinya untuk Penegakan Hukum, sedangkan Harkambtibmas ada di Polsek Rambah, maka Kami menyampaikan hal ini,” sebut Nur Ainun.

Sementara itu, Ka Sium Polsek Rambah Aipda An Nazmi, SH menerima laporan Masyarakat tersebut, kemudian mempersilahkan semua yang hadir untuk menyampaikan pendapat serta solusi Apa yang harus ditempuh, karena persoalan ini sudah berlarut-larut.

Sehingga, dari semua yang hadir berdiskusi atas persoalan tersebut, termasuk, Ramlan Lubis, mengusulkan kepada Polsek Rambah untuk memfasilitasi antara Masyarakat yang bertikai dengan Pemerintah Desa Koto Tinggi baik Kadus dan RTRW.

Baca Juga :  Humas Polres Rohul Ngopi Bareng Dengan Puluhan Jurnalis, Ciptakan Situasi Kondusif, Dalam Kunker Presiden RI Di Riau

“Kemudian pihak Pemilik Rumah awal harus menyerahkan segera alas hak baik itu bentuk hibah maupun Sertifikat dari rumah Haryadi tersebut,” ucap Ramlan Lubis.

Setelah itu, Ka Sium Polsek Rambah Aipda An Nazmi, SH meminta kepada Keluarga Haryadi untuk bersabar, pihaknya akan menghubungi pihak-pihak termasuk Kades, Kadus dan RT RW.

Di tempat yang sama, Haryadi menjelaskan, sebenarnya sebelumnya sudah dilakukan Mediasi. “Cuma Kesepakatan yang ada di dalam mediasi sebelumnya, tidak dilakukan sesuai keputusan bersama,” tuturnya.

Dirinya, mengharapkan setelah nanti dilakukan pertemuan kembali, dapat solusi yang baik.” Sehingga Saya bersama Anak dan Istri dapat merasa aman tinggal di rumah,” pungkas Haryadi.

Di tempat berbeda, Kapolsek Rambah Iptu Hendra Sitorus SH MH dihubungi Wartawan, dirinya mengakui sedang ada kegiatan di Polres Rohul.

“Dibantu anggota kita dulu yaa, Saya lagi ada giat rapat di Polres,” tulisnya dengan singkat.

(PR)

Berita Terkait

Diduga di Intai Usai Berita Excavator Viral di Kubu,Mobil Wartawan Dirusak OTK
Wakapolda Riau Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih Presisi di Rohul
Diduga Tempat Penampungan Crude Palm Oil ( CPO ) Dijalan Lintas Mahato Diwilkum Polsek Tambusai Utara Tak Tersentuh Hukum
Merasa Terzolimi ; Ibu Nilam Didampingi PH Sumondang Simangunsong SH MH Melapor ke BidPropam Poldasu
Dugaan Jual Beli Hutan Desa Pemandang Rohul, Ketua APTMR: Segera Kami Laporkan ke APH
LPAI Sampaikan Surat RDP Ketua DPRD Rohul, Soal Dugaan Kasus Pencabulan 22 Santri Di Salah Satu Pondok Pesantren
Sengketa Lahan Sawit 240 Hektar Di ” Rampok” Didesa Sontang
Anton-Syafaruddin Dinilai Dua Sosok Pasangan Ideal, Jadi Bupati Dan Wakil Bupati Rohul, Dukungan Tokoh Terus Mengalir

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 23:53 WIB

Anggota DPRD Batu Bara Sudarman Bersama Bupati Batu Bara Tinjau Langsung Banjir di Gambus Laut

Rabu, 9 September 2026 - 11:11 WIB

Kapolsek Medang Deras AKP A.H. Sagala Kembali Salurkan Hasil Panen Jagung Ke Bulog Asahan

Selasa, 8 September 2026 - 17:34 WIB

Polsek Talawi Bersama Pemerintah Desa Bahas Pencegahan Tawuran Anak dan Remaja

Selasa, 8 September 2026 - 12:53 WIB

Jaga Keamanan Warga di Malam Hari, Kanit Reskrim Polsek Medang Deras Gencarkan Patroli Rutin

Senin, 7 September 2026 - 22:51 WIB

Kasat Narkoba Polres Batu Bara Melaksanakan Kegiatan Police Goes To School di UPT SMP Negeri 2 Air Putih, Memberikan Pembinaan dan Edukasi Kepada Para Pelajar Mengenai Peredaran Narkotika

Jumat, 4 September 2026 - 19:43 WIB

Solidaritas Jadi Aksi Nyata, Inalum Kirim Bantuan dan Relawan untuk Korban Gempa NTT

Jumat, 4 September 2026 - 10:36 WIB

Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono Melakukan Jumat Curhat Bersama Petugas Kebersihan, Perkuat Kemitraan Dengan Masyarakat

Kamis, 3 September 2026 - 12:30 WIB

Unit Reskrim Polsek Talawi Tangkap Pengedar Narkoba, Amankan Sabu dan Barang Bukti

Berita Terbaru

JAKARTA

Transparansi Anggaran Seleksi PT SPRH Disorot AMRJ

Kamis, 10 Sep 2026 - 11:07 WIB