Simfoni Jumat: Merajut Ukhuwah, Membangun Peradaban

Waspada Indonesia

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:39 WIB

50316 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – WASPADA INDONESIA -​Di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tenggara, sebuah inisiatif mulia lahir dari tangan dingin Ny. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP). Setiap hari Jumat bukan lagi sekadar penutup hari kerja, melainkan sebuah oase spiritual dan intelektual bagi para istri ASN dan PPPK. Kegiatan ini hadir sebagai jembatan yang menghubungkan hati, pikiran, dan pengabdian dalam satu tarikan napas perjuangan yang sama.

​Filosofi Silaturahmi yang Mengakar
Kegiatan ini berangkat dari kesadaran bahwa kekuatan sebuah institusi tidak hanya terletak pada struktur formalnya, tetapi pada kehangatan hubungan kekeluargaan di baliknya. Dengan berkumpul secara rutin, para anggota DWP tidak hanya saling mengenal nama, tetapi juga saling memahami rasa. Inilah momentum untuk merajut kembali benang-benang persaudaraan yang mungkin sempat merenggang karena kesibukan, menciptakan sebuah ekosistem pendukung (support system) yang solid bagi para suami dalam menjalankan amanah negara.
​Integrasi Ruhani dan Nalar

Baca Juga :  Lewat Jalur Independen Tengku H.Ruslan Husni JS, SPdi Layak Maju Pada Pilkada Serentak Nopember 2024 Mendatang

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keindahan program ini terletak pada keseimbangannya. Melalui pengajian, para ibu diajak untuk bersimpuh, menjernihkan hati, dan menyerap nilai-nilai ketuhanan yang akan menjadi kompas dalam mendidik keluarga. Namun, pengabdian tidak berhenti di atas sajadah. Lewat diskusi pendidikan, mereka bertransformasi menjadi pendidik utama (madrasatul ula) yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Di sini, wawasan tentang dunia pendidikan dikupas tuntas, memastikan bahwa dari rahim keluarga besar Kemenag Aceh Tenggara, lahir generasi yang tidak hanya cerdas intelektualnya, tetapi juga luhur budi pekertinya.

​Menjadi Perpanjangan Tangan Program Nasional
DWP Kemenag Aceh Tenggara memahami betul posisinya sebagai mitra strategis. Setiap diskusi yang digelar menjadi sarana untuk membedah dan membumikan program-program strategis Kementerian Agama RI. Baik itu penguatan moderasi beragama, transformasi layanan umat, hingga isu-isu kesejahteraan keluarga, semuanya diterjemahkan ke dalam bahasa yang sederhana dan menyentuh akar rumput. Para istri ASN dan PPPK ini berperan sebagai duta yang membawa misi perdamaian dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  APH Diminta Turun, Dana Desa Lawe Sumur Sepakat Tahun 2023 Diduga Tidak Transparan

​Sinergi dalam Kebersamaan
Kehadiran seluruh anggota, baik istri dari ASN maupun PPPK, menunjukkan semangat inklusivitas yang luar biasa. Tidak ada sekat dalam pengabdian; semuanya melebur dalam identitas tunggal sebagai perempuan-perempuan tangguh pendamping abdi negara. Pertemuan Jumat ini adalah bukti nyata bahwa ketika perempuan bergerak bersama, mereka tidak hanya sedang mengurus sebuah organisasi, tetapi sedang membangun fondasi bangsa dari lingkup yang paling mendasar: keluarga.[ Aliasa

Berita Terkait

Angin Segar bagi Perangkat Desa: Penantian 4 Bulan Siltap Segera Berakhir di Februari
THR” yang Sebenarnya Adalah Hak Tertunda
Proyek “Raksasa” Rasa Manual: Rp10,7 Miliar untuk Beton yang Diaduk Seadanya?
LSM KALIBER:Rapor Merah Proyek Penahan Longsor Aceh Tenggara: “Skandal 10 Miliar di Balik Tebing”
Aliansi Pemuda Agara Peduli Bencana Salurkan Bantuan ke Pesantren Terdampak
Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Natam Pasca Banjir di Aceh Tenggara
Aroma Amis Dana BTT Aceh Tenggara: 700 Juta Ludes dalam 14 Hari, Hak Pekerja Lapangan Diduga Malah Dikebiri
Ironi di Balik “Plat Merah”: Anggaran Cair, Jalan Nasional Masih “Mati Suri”

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 19:51 WIB

PDIP Ungkap 8 Tantangan Utama Bangsa dalam Penutupan Rakernas I

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:34 WIB

DARURAT PEMBUNGKAMAN PERS: AKPERSI Bongkar Rangkaian Teror, Kekerasan, dan Kriminalisasi Wartawan Sepanjang 2025

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:23 WIB

IACN Desak KPK dan Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu Senilai Rp.75 Miliar

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:36 WIB

DARURAT PEMBUNGKAMAN PERS: AKPERSI Bongkar Rangkaian Teror, Kekerasan, dan Kriminalisasi Wartawan Sepanjang 2025

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:41 WIB

Dugaan Korupsi Menggurita di Halmahera Timur: Sekda Diduga Jadi Otak Manipulasi Anggaran Miliaran

Rabu, 7 Januari 2026 - 23:35 WIB

DPD RI Beri Pembekalan Delegasi STEM SMA Islam Al-Azhar BSD@Cileungsi Menuju Jepang

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:35 WIB

Nasir Djamil Anggota Komisi III DPR Minta Bareskrim Ungkap Korporasi Pemilik Kayu Gelondongan di Lokasi Banjir

Jumat, 26 Desember 2025 - 21:49 WIB

Mendagri Tito Minta Pemda Segera Siapkan Data Masyarakat Terdampak bencana dan Lokasi Pembangunan Hunian Tetap 

Berita Terbaru