TULANG BAWANG – Kamar tidur yang semestinya menjadi ruang privasi paling aman mendadak berubah menjadi lokasi teror mencekam. Sepri, seorang pegawai bank, menjadi sasaran tembak sosok tak dikenal saat tengah terlelap di rumahnya, Desa Tunggal Warga, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Kamis (26/2/2026) dini hari.
Peluru tajam melesat dari luar rumah, melewati celah ventilasi kamar belakang, lalu menghantam kaki kanan korban. Meski terluka secara fisik dan terguncang secara psikologis, Sepri menunjukkan tekad kuat untuk bertahan hidup. Ia langsung bergegas keluar dan meminta tolong kepada tetangga terdekat. Solidaritas warga setempat yang terbangun lantas bergerak cepat mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan demi meminimalisasi dampak dari luka tembak tersebut.
“Saya sedang tidur, tiba-tiba terdengar suara tembakan. Setelah itu saya merasa sakit di bagian kaki,” urai Sepri saat mengingat kembali detik-detik peluru menembus kamarnya.
Peristiwa yang merenggut rasa aman lingkungan ini segera disikapi oleh aparat penegak hukum. Tim dari Polsek Banjar Agung langsung mengamankan lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas bahkan melibatkan ketajaman penciuman anjing pelacak guna mendeteksi rute pelarian pelaku bersenjata api tersebut di tengah kegelapan malam.
Penyisiran mendetail di area tempat tidur korban mengungkap sebuah barang bukti krusial. Polisi berhasil menemukan satu butir amunisi berkaliber 22 yang terselip tepat di bawah kasur Sepri.
Panit Reskrim Polsek Banjar Agung, Ipda Sigit Kartono, mengonfirmasi kebenaran insiden kekerasan tersebut. Saat ini, jajaran Polsek Banjar Agung bersinergi dengan Polres Tulang Bawang tengah membedah petunjuk yang ada demi membongkar identitas penyerang serta motif di balik tindakan kejahatan ini.
Guna mempercepat proses pengusutan dan memulihkan ketenteraman sosial, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Warga diminta bersikap proaktif melaporkan setiap informasi mencurigakan yang berkaitan dengan peristiwa dini hari tersebut kepada pihak berwajib.***




































