Pemkab Gayo Lues Dukung Program TMKK, Fokus pada Penurunan Stunting dan Kesehatan Reproduksi

Waspada Indonesia

- Redaksi

Kamis, 16 Oktober 2025 - 23:55 WIB

50198 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Di tengah meningkatnya perhatian nasional terhadap isu stunting dan pentingnya kesehatan keluarga, kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di pelosok Gayo Lues membawa harapan baru bagi masyarakat. Melalui kegiatan terpadu bertajuk Program Manunggal KB Kesehatan (TMKK), TNI bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) turun langsung ke Desa Ulun Tanoh, Kecamatan Kutapanjang, Kabupaten Gayo Lues, Kamis (16/10/2025), dengan membawa komitmen memperkuat ketahanan keluarga dari level paling dasar.

Kegiatan TMKK tahun ini mengusung tema “Bersama TNI Wujudkan Keluarga Sehat, Tangguh, dan Sejahtera”, dan menawarkan berbagai layanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Mulai dari pemasangan alat kontrasepsi seperti implan dan IUD, pemeriksaan kesehatan umum, penimbangan gizi balita, hingga penyuluhan pentingnya pencegahan stunting dan perencanaan keluarga. Antusiasme masyarakat yang tinggi menggarisbawahi kebutuhan mereka atas akses layanan kesehatan reproduksi dan gizi yang selama ini masih terbatas.

Wakil Bupati Gayo Lues yang hadir dalam kegiatan tersebut menyoroti pentingnya peran program ini dalam mendidik masyarakat mengenai perencanaan keluarga dan pola hidup sehat. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa TMKK merupakan bagian dari strategi pembangunan jangka panjang daerah.

Baca Juga :  TMMD ke-120 Gayo Lues Buka Akses Jalan Menuju Perkebunan Masyarakat Kendawi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui program seperti ini, kita berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga, gizi seimbang, dan pola asuh yang tepat. Generasi masa depan kita harus dibentuk dengan fondasi kesehatan yang kuat agar mampu bersaing dan berprestasi,” ujarnya.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, serta Ketua dan anggota DPRK Gayo Lues. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan politik yang kuat terhadap agenda penguatan layanan dasar, khususnya di bidang keluarga berencana dan kesehatan ibu-anak.

Dari sisi TNI, Komandan Kodim 0113 Gayo Lues menegaskan bahwa keterlibatan jajarannya dalam TMKK bukanlah di luar tugas pokok militer, melainkan bagian dari bentuk pengabdian institusi kepada rakyat. Menurutnya, keamanan dan kesejahteraan adalah dua sisi yang saling melengkapi dalam pembangunan nasional.

Baca Juga :  Saat Unsur Milik Orang Lain Masih Kabur dalam Perkara Ini Beranikah Hakim Memvonis

“TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga wilayah. Kami juga ikut bertanggung jawab dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk lewat program-program kesehatan seperti ini. Ini adalah wujud nyata bakti TNI di bidang sosial,” kata Dandim.

Desa Ulun Tanoh yang dipilih sebagai lokasi kegiatan menjadi simbol bahwa intervensi pemerintah, baik pusat maupun daerah, tidak hanya menyasar daerah perkotaan. Daerah pinggiran, yang masih kerap menghadapi tantangan keterbatasan fasilitas kesehatan dan rendahnya kesadaran gizi, perlu mendapat perhatian khusus untuk mengejar ketertinggalan.

TMKK di Gayo Lues merefleksikan pentingnya pendekatan lintas sektor dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup keluarga. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan lembaga kependudukan menjadi contoh praktik baik yang tidak hanya memperkuat pelayanan dasar, tetapi juga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya tanggung jawab keluarga dalam mewujudkan masa depan generasi yang sehat dan sejahtera. (J.PORANG)

Berita Terkait

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla
Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara
risis Lingkungan di Gayo Lues Kian Membesar, PT Rosin Chemicals Indonesia Dituding Membangkang terhadap Perintah Penghentian Operasional
PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas
PT Hopson Diduga Beroperasi Terang-Terangan, Publik Pertanyakan Fungsi Pengawasan dan Penindakan
PT Hopson Diduga Kembali Jalankan Mesin Produksi, Aktivis Soroti Lemahnya Penegakan Hukum di Aceh
Penuh Keceriaan, TK Negeri 2 Blangkejeren Sukses Gelar Festival Anak untuk Bangun Generasi Cerdas dan Berkarakter
PT Hopson Tetap Diduga Jalankan Produksi Ilegal Pada Tengah Malam, Di Mana Aparat Bertindak Tegas?

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:25 WIB

eksekusi uang pengganti Rp1,375 miliar terkait perkara korupsi pembukaan badan jalan di Pesisir Barat

Sabtu, 18 April 2026 - 10:57 WIB

Damkar Pesisir Barat Evakuasi Ular Kobra 2 Meter di Dapur Rumah Warga

Kamis, 2 April 2026 - 12:53 WIB

Lambannya Penyidikan Proses Hukum Dugaan Penyimpangan Dana Bos; Ketua DPC Grib Jaya Angkat Bicara

Rabu, 1 April 2026 - 15:52 WIB

Protes Hasil Pemeriksan, Korban Penganiayaan Laporkan Oknum Penyidik Ke Wasidik Polda Lampung

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:07 WIB

Sinergi Keluarga Korban dan Penasehat Hukum Rahma Amin, S.H. & Partners Apresiasi Gerak Cepat Polres Pesibar

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:32 WIB

LSM Amunisi Desak Kejati Lampung Periksa Kadiskes Pesisir Barat Terkait Dugaan Indikasi KKN dalam Realisasi Anggaran 2025

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:34 WIB

Ketua DPRD Pesisir Barat Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Undangan Pertama di Pelantikan PAW

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:00 WIB

LSM AMUNISI Desak Transparansi, Ancam Laporkan Dinas Kesehatan Pesisir Barat ke Kejati Lampung

Berita Terbaru