Diduga Dana BOS Tidak Tepat Sasaran;Ruang SD Negeri 006 Raja Bejamu Banyak Yang Keropos.

NORMAN SEMBIRING

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 21:49 WIB

501,347 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rohil”Waspadaindonesia.com

Satu Dekade Kepemimpinan, SD Negeri 006 Raja Bejamu Justru Kian Terpuruk, Layak Diduga Ada Penyelewengan Dana BOS

Harapan masyarakat terhadap kemajuan pendidikan di Rokan Hilir kembali tercoreng. SD Negeri 006 Raja Bejamu, yang berlokasi di Kepenghuluan Raja Bejamu, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, kini menjadi sorotan publik. Sekolah dasar negeri ini diduga mengalami kemunduran serius di bawah kepemimpinan Nuzulina, kepala sekolah yang disebut telah menjabat hampir 10 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alih-alih menunjukkan kemajuan, kondisi sekolah justru memprihatinkan. Dari pantauan dan keterangan sejumlah sumber, sarana dan prasarana di SD Negeri 006 Raja Bejamu disebut jauh dari kata layak dengan Akreditasi “B”.
Fasilitas belajar seperti meja dan kursi murid sudah dalam kondisi rusak parah, bahkan sebagian di antaranya tak lagi dapat digunakan dengan aman.
Dari beberapa Toilet yang tersedia hanya 1 yang layak terpakai Anak Didik yang berjumlah 350 Anak didik, mengakibatkan sering antri.

Ironisnya, meski setiap tahun sekolah menerima kucuran Dana BOS dari pemerintah pusat, kondisi tersebut tak banyak berubah. Sejumlah wali murid menuturkan, mereka kecewa dengan buruknya perhatian pihak sekolah terhadap kebutuhan dasar pembelajaran anak-anak mereka.

“Kursi dan meja di kelas sudah banyak yang patah, kadang anak-anak belajar di bangku yang nyaris roboh. Buku pelajaran pun sangat minim, anak saya dari kelas 1 sampai sekarang kelas 5 belum pernah dipinjamkan buku paket dari sekolah,” ungkap seorang wali murid dengan nada kecewa.

Baca Juga :  Merasa Bangga Berperkara,Pengelola Kebun Akui Perintah Pengrusakan Sawit Milik Warga Saat Mediasi

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar: ke mana sebenarnya aliran dana BOS di sekolah tersebut digunakan selama ini?

Kritik tajam datang dari Rudi Hartono, Ketua Tim Informasi dan Data DPD KPK Independen Kabupaten Rokan Hilir. Ia menduga kuat adanya penyimpangan dalam pengelolaan Dana BOS di SD Negeri 006 Raja Bejamu.
Padahal Sekolah ini baru direhab Pemerintah Pada Tahun 2017.

Menurut Rudi, indikasi penyalahgunaan terlihat dari pola serapan anggaran tahunan yang dinilai tidak proporsional. Pos pengeluaran untuk kegiatan ekstrakurikuler dan administrasi disebut lebih besar dibandingkan pos penting lain seperti pemeliharaan sarana prasarana dan pengembangan perpustakaan, dua sektor vital yang langsung berdampak pada mutu pembelajaran siswa.

“Kuat dugaan kami, ada penyelewengan dana BOS dalam kurun waktu hampir sepuluh tahun terakhir. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat nyaman untuk belajar malah seperti dibiarkan terbengkalai. Bagaimana mungkin anak-anak bisa berprestasi kalau belajar di ruang kelas yang rusak dan buku pelajaran pokok minim” tegas Rudi dengan nada geram.

Baca Juga :  Diduga " Smoking Area "Siswa,Sudut SMAN 1 Pujud Dipenuhi Puntung Rokok dan Sampah

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti temuan tersebut dengan melaporkan dugaan penyimpangan ini ke Kejaksaan Negeri Rokan Hilir, khususnya ke bagian Pidana Khusus (Kasipidsus) untuk dilakukan pemeriksaan mendalam.

“Kami tidak akan tinggal diam. Ini bukan hanya soal uang, tapi soal masa depan anak-anak bangsa. Kami ingin pendidikan di Rokan Hilir tidak lagi dikorbankan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

Para pemerhati pendidikan menilai, seorang kepala sekolah sejatinya menjadi ujung tombak perubahan dan penggerak kemajuan di satuan pendidikan. Namun ketika kepemimpinan kehilangan arah dan semangat pengabdian, maka sekolah akan terjebak dalam stagnasi, bahkan kemunduran.

Buruknya kondisi SD Negeri 006 Raja Bejamu menjadi cermin betapa lemahnya pengawasan terhadap pengelolaan dana pendidikan di daerah. Dana BOS yang seharusnya menjadi penopang utama peningkatan mutu sekolah justru berpotensi disalahgunakan oleh pihak-pihak yang lalai terhadap tanggung jawab moral dan administratifnya.

Masyarakat berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir tidak menutup mata terhadap kondisi yang terjadi. Sudah saatnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan di sekolah-sekolah yang stagnan, serta audit transparan terhadap penggunaan dana BOS.(**)

Berita Terkait

Polres Rohil Gerebek Rumah di Bangko Pusako, Sita Sabu 95 Gram
Hangatnya Malam di Poskamling Cempedak Rahuk, Polisi dan Warga Sepakat Hidupkan Siskamling
Kesiapan Dapur MBG di Rohil Ditinjau Wakapolres Pastikan Higienis
Dugaan Korupsi Revit Rp 2,29 Miliar SMPN 10 Bangko Pusako,Spesipikasi Dipangkas Kepsek Akui Kesepakatan
Gulma Kelompongang Kepung Sawit di PTPN IV Regional 1 Sei Baruhur
Kuasai 400 Hektare di Zona Kuning Kawasan Hutan,Kebun S Pardede di Kubu Babussalam Disorot
Tim Gabungan Opsnal Polres Rohil dan Polsek Kubu Berhasil Melakukan Penangkapan Pelaku Percobaan Pencurian Dengan Penganiayaan Luka Berat Berhasil Ditangkap di Sumatera Barat.
Kejati Riau Tetapkan 9 Tersangka Korupsi PL 10 Persen PT PHR yang Dikelola PT SPRH

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru