Camat Kembang Tanjong Semangat Damai Memberikan materi dalam Tapuga Pidie Merawat Damai, Menyatukan Langkah Menuju Aceh Meucuhu

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 23:36 WIB

50544 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE — Dalam semangat kebersamaan dan menjaga perdamaian yang telah terjalin selama dua dekade, Muspika Kecamatan Kembang Tanjong kabupaten Pidie menggelar Silaturahmi Kebangsaan bersama seluruh unsur masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh para tokoh penting di tingkat kecamatan, mulai dari unsur Komite Peralihan Aceh (KPA), para kepala desa, imum mukim, tokoh agama, ketua pemuda, hingga masyarakat umum.

Tema kegiatan kali ini, Merawat Perdamaian dalam Bingkai NKRI Menuju Pidie Tapuga dan Aceh Meucuhu dalam Bingkai Syariat”, menjadi penegasan penting bahwa damai harus terus dijaga dan diwariskan lintas generasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam suasana penuh keakraban, Camat Kembang Tanjong, Fauzi Harfa, M.M., menyampaikan refleksi tentang betapa berharganya kedamaian yang kini dinikmati masyarakat Aceh.

Kita masih ingat bagaimana pahitnya masa konflik dulu. Kini, ketika pemimpin kita telah sepakat berdamai, maka tugas kita adalah menjaganya dengan sebaik mungkin. Kami, bersama seluruh unsur Muspika, siap berada di garda terdepan untuk masyarakat Kembang Tanjong,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPA Kecamatan Kembang Tanjong, Yusuf Ismail, mengingatkan pentingnya menjaga harmoni lintas elemen masyarakat.

Merawat damai tidak bisa dilakukan satu pihak saja. Semua harus bergotong royong — ulama, akademisi, dan masyarakat. Jika silaturahmi kita jaga, saya optimis perdamaian akan terus utuh,” tegasnya.

Danramil dan Kapolsek Tekankan Pentingnya Kebersamaan

Dalam sesi wawasan kebangsaan, Danramil Kembang Tanjong, Kapten Andi S. Siregar, menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir bersama rakyat.

“Saya siap kapan pun bersama masyarakat. Saya wakafkan diri demi kemajuan rakyat Aceh. Banyak pahlawan hebat lahir dari Aceh Tgk. Syekh di Tiro, Tgk. Umar, Cut Nyak Dhien, Cut Meutia  semangat mereka harus menjadi inspirasi menjaga keutuhan bangsa,” ucapnya penuh semangat.

Baca Juga :  Mualem: Kerja Keras di Tengah Bencana, Harapan untuk Aceh Bangkit, Apresiasi dari Drs. Isa Alima – Pemerhati Sosial dan Kebijakan Publik Aceh

Senada dengan itu, Kapolsek Kembang Tanjong, AKP Azwar Efendi, mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dari lingkup terkecil.
Mari kita jaga diri kita mulai dari rumah, lorong, kampung hingga ke tingkat kecamatan. Jika kita rawat dengan kasih sayang, maka hasilnya akan kita rasakan bersama dalam bentuk senyum dan kedamaian,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kepolisian melalui Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek akan terus hadir mendampingi masyarakat agar kesadaran hukum tumbuh seiring terciptanya rasa aman.

Ketua Forum Keuchik Kembang Tanjong, Nasrullah, mengapresiasi kegiatan ini sebagai momentum penting mempererat silaturahmi lintas elemen

“Jangan hanya berhenti hari ini. Bila perlu, setiap bulan kita duduk bersama seperti ini untuk berbagi gagasan demi kemajuan Kembang Tanjong,” ujarnya.

Sementara Tokoh Agama, Tgk. Sofyan, M.Pd., turut memberikan pesan moral.

“Mari kita rawat silaturahmi ini dengan hati yang ikhlas. Jangan saling menyalahkan, tapi saling mengisi kekurangan. Jika niat kita tulus, silaturahmi ini akan menjadi role model dalam bingkai syariat menuju Indonesia yang maju dan bermartabat,” tuturnya.

Ketua Relawan Bupati dan Wakil Bupati Pidie, Hamdani Zakaria, menyampaikan pentingnya menjadikan silaturahmi sebagai tradisi Aceh.

Mari kita atur langkah merawat damai, mengawal semua program pemerintah, khususnya Pemerintah Pidie. Lewat silaturahmi ini, terus kita jahit menjadi tradisi keacehan supaya makna damai ini menjadi berkah persatuan dan kesatuan. Kekuatan akan hebat ketika kita saling bergotong royong,” kata Hamdani yang akrab disapa Geusyik Ham.

Baca Juga :  Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara

Petani dan Perdamaian

Ketua Pembina Petani Organik Indonesia, Suryadi Djamil, M.I.Kom., atau yang akrab disapa Om Sur, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, terutama KPA, atas kesabaran dan keteguhan mereka dalam menjaga perdamaian Aceh.

Menjaga damai tidaklah mudah. Biaya konflik jauh lebih besar dari harga sebuah perdamaian. Karena itu, saya bangga pada KPA yang sabar dan konsisten merawat kedamaian ini selama dua dekade,” ucapnya.

Suryadi juga mengajak seluruh elemen untuk melibatkan KPA dalam setiap diskusi pembangunan.

“Setiap gampong memiliki KPA, rangkul mereka. Ajak bergandengan tangan agar pembangunan berjalan cepat dan tepat sasaran. Silaturahmi seperti ini jangan berhenti di sini  semoga menyebar hingga ke seluruh Aceh,” tambahnya.

Dalam pidato kebangsaannya, Suryadi menyerukan dukungan terhadap visi-misi nasional dan daerah.

Mari kita dukung visi Bapak Presiden Prabowo Subianto tentang ketahanan pangan. Hebatnya petani adalah cermin hebatnya bangsa. Kita juga kawal visi Gubernur Aceh serta Bupati dan Wakil Bupati Pidie untuk mewujudkan Aceh Meucuhu Aceh yang berdaulat, bermartabat, dan maju,” tegasnya.

Silaturahmi kebangsaan ini diakhiri dengan semangat persatuan. Turut hadir seluruh unsur Imum Mukim, KPA, Kepala Desa, Ketua Pemuda, Tuha Peut, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan Polres Pidie.

Kegiatan ini menjadi simbol bahwa kedamaian dan pembangunan hanya dapat tumbuh ketika semua elemen berdiri sejajar, saling mendukung, dan bergandengan tangan.

Kewibawaan desa adalah cermin kewibawaan bangsa,” pungkas Suryadi Djamil menutup pertemuan yang penuh kehangatan dan semangat kebangsaan itu.[]

Berita Terkait

“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:31 WIB

Diduga Tilep Anggaran DD Dan Dana Bumdes Kakon Taman Sari Kecamatan Pugung Dilaporkan Di Kejari Tanggamus

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:26 WIB

Apel Siaga Kamtibmas, Polda Lampung Jamin Keamanan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:41 WIB

Hasil Investigasi PIHC Di Kios Berkah Lestari Tidak Transparan Dinas Pertanian Menunggu Detail Verval

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:42 WIB

Satresnarkoba Polres Tanggamus Amankan 12 Orang Terduga Penyalahguna Sabu di Bulok

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:44 WIB

DPP KAMPUD Meminta Majelis Hakim Rekomendasikan Di Sidang Korupsi PT LEB Penetapan Tersangka Lain

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:10 WIB

Realisasi DD Tahun 2025 Pekon Taman Sari Bermasalah : Jembatan Mangkrak, dan Anggaran Dana BUMDES Tidak Jelas

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:18 WIB

Masarakat kecewa Pemkab Tanggamus Hadir Tanpa Tindakan Nyata dan Terkesan Hanya Pencitraan Dilokasi Musibah Putus nya jembatan Gantung di kecamatan Pugung

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:46 WIB

Tentukan Arah Pembangunan Kecamatan Pugung Gelar Musrenbang RKPD Tanggamus 2027

Berita Terbaru

ASAHAN

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:10 WIB