Pidie Jaya Berduka, PUSDA dan BSI Hadir Salurkan Logistik di Tengah Derita Korban Banjir dan Longsor

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 17:19 WIB

50266 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com Pidie Jaya — Duka masih menyelimuti masyarakat Kabupaten Pidie Jaya. Banjir dan longsor yang melanda wilayah ini pada akhir November lalu telah meluluhlantakkan permukiman, memutus akses kehidupan, dan meninggalkan luka mendalam bagi warga yang hingga kini masih berjuang bangkit dari keterpurukan.

Di tengah kondisi tersebut, Pusat Studi Pemuda Aceh (PUSDA) hadir menyapa warga terdampak, membawa secercah harapan di tengah kesedihan. Dengan langkah sederhana namun penuh kepedulian, PUSDA menyalurkan bantuan kebutuhan pokok berupa mi instan, biskuit, beras, serta air minum kepada masyarakat Pidie Jaya yang menjadi korban banjir dan longsor.

Bantuan ini merupakan donasi dari Bank Syariah Indonesia (BSI) yang dipercayakan penyalurannya kepada PUSDA agar dapat disampaikan langsung kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kehadiran bantuan tersebut disambut haru oleh warga yang selama berhari-hari hidup dalam keterbatasan pascabencana.

Baca Juga :  Kak Na Sapa Muklis Si Jenaka nan Heroik: Lon Pike Pocong Beunoe

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan BSI, Maimun, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Pidie Jaya.
“Kami turut berduka atas bencana banjir dan longsor ini. Bantuan yang kami salurkan mungkin tidak sebanding dengan kehilangan yang dirasakan masyarakat, namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban dan menguatkan semangat warga untuk bertahan dan bangkit kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PUSDA, Heri Safrijal, mengatakan bahwa kehadiran PUSDA di lokasi bencana adalah panggilan nurani pemuda Aceh untuk tidak tinggal diam melihat penderitaan sesama.
“Kami melihat langsung bagaimana rumah-rumah rusak, harta benda hanyut, dan masyarakat kehilangan sumber penghidupan. Ini bukan sekadar bencana alam, ini adalah tragedi kemanusiaan yang membutuhkan perhatian serius,” ungkapnya dengan nada prihatin.

Baca Juga :  Tak Banyak Bicara, Bunda Salma Hadir dan Bekerja Nyata di Tengah Banjir Aceh Utara

Lebih lanjut, Heri Safrijal menegaskan bahwa dampak banjir dan longsor kali ini sangat besar bagi masyarakat Aceh.
“Bencana ini meninggalkan luka yang dalam, bahkan bagi sebagian warga terasa seperti mengulang kembali trauma besar Aceh pada tsunami 2004 silam. Kami berharap pemerintah pusat dapat melihat kondisi ini secara nyata dan menetapkan bencana banjir dan longsor di Aceh sebagai bencana nasional, agar penanganan dan pemulihan pascabencana dapat dilakukan lebih cepat, terarah, dan menyeluruh,” pungkasnya.

Berita Terkait

“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir

Senin, 27 Juli 2026 - 18:24 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru