Pidie Jaya Berduka, PUSDA dan BSI Hadir Salurkan Logistik di Tengah Derita Korban Banjir dan Longsor

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 17:19 WIB

50291 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com Pidie Jaya — Duka masih menyelimuti masyarakat Kabupaten Pidie Jaya. Banjir dan longsor yang melanda wilayah ini pada akhir November lalu telah meluluhlantakkan permukiman, memutus akses kehidupan, dan meninggalkan luka mendalam bagi warga yang hingga kini masih berjuang bangkit dari keterpurukan.

Di tengah kondisi tersebut, Pusat Studi Pemuda Aceh (PUSDA) hadir menyapa warga terdampak, membawa secercah harapan di tengah kesedihan. Dengan langkah sederhana namun penuh kepedulian, PUSDA menyalurkan bantuan kebutuhan pokok berupa mi instan, biskuit, beras, serta air minum kepada masyarakat Pidie Jaya yang menjadi korban banjir dan longsor.

Bantuan ini merupakan donasi dari Bank Syariah Indonesia (BSI) yang dipercayakan penyalurannya kepada PUSDA agar dapat disampaikan langsung kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kehadiran bantuan tersebut disambut haru oleh warga yang selama berhari-hari hidup dalam keterbatasan pascabencana.

Baca Juga :  Teuku Cut Man Minta PLN dan Perusahaan di Aceh Salurkan Genset untuk Masjid dan Fasilitas Umum

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan BSI, Maimun, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Pidie Jaya.
“Kami turut berduka atas bencana banjir dan longsor ini. Bantuan yang kami salurkan mungkin tidak sebanding dengan kehilangan yang dirasakan masyarakat, namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban dan menguatkan semangat warga untuk bertahan dan bangkit kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PUSDA, Heri Safrijal, mengatakan bahwa kehadiran PUSDA di lokasi bencana adalah panggilan nurani pemuda Aceh untuk tidak tinggal diam melihat penderitaan sesama.
“Kami melihat langsung bagaimana rumah-rumah rusak, harta benda hanyut, dan masyarakat kehilangan sumber penghidupan. Ini bukan sekadar bencana alam, ini adalah tragedi kemanusiaan yang membutuhkan perhatian serius,” ungkapnya dengan nada prihatin.

Baca Juga :  Trauma Banjir dan Alur Sungai: Drs. Isa Alima Desak Pemerintah Pemulihan Psikologis Warga Aceh

Lebih lanjut, Heri Safrijal menegaskan bahwa dampak banjir dan longsor kali ini sangat besar bagi masyarakat Aceh.
“Bencana ini meninggalkan luka yang dalam, bahkan bagi sebagian warga terasa seperti mengulang kembali trauma besar Aceh pada tsunami 2004 silam. Kami berharap pemerintah pusat dapat melihat kondisi ini secara nyata dan menetapkan bencana banjir dan longsor di Aceh sebagai bencana nasional, agar penanganan dan pemulihan pascabencana dapat dilakukan lebih cepat, terarah, dan menyeluruh,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Hari Kedua Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Karo Edukasi Pengendara Lewat Radio dan Turun ke Jalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Karo Raih Predikat INFORMATIF di KI Sumut Award 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Karo Diundang Tampilkan Potensi Wisata dan UMKM di FLEI 2026 Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:30 WIB

BUPATI KARO USULKAN 19 RANPERDA DI PARIPURNA DPRD, BAHAS PENDIDIKAN HINGGA KETAHANAN PANGAN

Berita Terbaru