DPRK Aceh Tenggara Akan Panggil BPBD Terkait Dugaan Penumpukan Logistik Bantuan

Waspada Indonesia

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

50224 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane — Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara akan memanggil Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk dimintai klarifikasi setelah beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan penumpukan logistik bantuan bencana di salah satu gudang milik BPBD.

Video yang beredar luas di media sosial itu menampilkan sejumlah barang bantuan masih tersimpan dalam jumlah cukup banyak. Di dalam tayangan tersebut, terlihat warga bersama petugas membuka pintu gudang dan menunjukkan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, dan perlengkapan lainnya yang masih tersusun di rak dan lantai gudang.

Menindaklanjuti hal itu, anggota Komisi C DPRK Aceh Tenggara, Mirza Al Mahbubi, mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan pimpinan dewan dan ketua komisi untuk mengambil langkah lanjutan. Komisi C disebut akan segera menjadwalkan pertemuan dengan pihak BPBD guna meminta penjelasan langsung atas temuan yang menimbulkan tanya di kalangan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Mirza, dirinya saat ini sedang berada di Banda Aceh untuk urusan dinas. Ia menyarankan agar informasi lebih lengkap mengenai agenda pemanggilan dapat ditanyakan langsung kepada Ketua Komisi C, Mufty Desky. Namun hingga berita ini disusun, upaya untuk menghubungi ketua komisi belum berhasil.

Baca Juga :  Barisan Sepuluh Pemuda Demo di Kantor DPRK Agara, Terkait Ada Caleg Yang ikut Melipat kertas Suara

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Mohd Asbi, yang juga dikonfirmasi lewat pesan singkat belum memberikan penjelasan rinci. Ia hanya menyampaikan bahwa dirinya saat ini masih di luar daerah, dan berjanji akan memberikan keterangan setelah tiba kembali di Kutacane.

Munculnya dugaan terkait tidak tersalurkannya bantuan tersebut menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Aceh Tenggara, terutama mengingat daerah ini cukup sering dilanda bencana alam seperti banjir dan longsor. Warga mempertanyakan alasan logistik tersebut masih berada di gudang, padahal terdapat sejumlah wilayah yang memerlukan bantuan dalam beberapa pekan terakhir.

Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari pihak BPBD mengenai status logistik yang ditampilkan dalam video. Publik pun menunggu kejelasan, termasuk apakah barang-barang tersebut merupakan cadangan yang memang belum dijadwalkan untuk disalurkan, atau ada kendala administratif yang menyebabkan keterlambatan distribusi.

Baca Juga :  Kabar Gembira dari Leuser: Dinas Pertanahan dan BPN Targetkan 1.000 Sertifikat dalam Program PTSL 2026

Komisi C DPRK menilai klarifikasi dari BPBD penting untuk menjawab pertanyaan publik sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penanganan bencana di daerah. Dewan berharap pemanggilan tersebut nantinya bisa memberikan gambaran utuh soal pengelolaan bantuan, sehingga tidak menimbulkan tafsir yang keliru di tengah masyarakat.

Pihak dewan juga berkomitmen untuk terus mengawasi jalannya fungsi-fungsi pelayanan publik, terutama yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Penanganan bantuan bencana menjadi salah satu fokus pengawasan, mengingat fungsinya yang sangat vital saat terjadi situasi darurat.

Komisi akan menunggu kepulangan para pihak terkait dari luar daerah sebelum menggelar pertemuan resmi di gedung DPRK Aceh Tenggara. Dalam waktu dekat, seluruh pihak yang berkepentingan akan dihimpun untuk membahas persoalan ini secara menyeluruh, agar tidak ada yang merasa dirugikan dan kejelasan informasi dapat diperoleh secara terbuka.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

LSM Tipikor Apresiasi Komitmen Kasat Narkoba Aceh Tenggara Berantas Sabu
Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kute Bakhti
Simbol Kepedulian Pemerintah,  Kadis Sosial Aceh Tinjau Langsung Korban Kebakaran di Kute Bakti
Bupati Aceh Tenggara dan Kepala Dinas Sosial Aceh Tinjau Langsung Korban Kebakaran di Kute Bakti
Tujuh Rumah Hangus, Enam Rumah Rusak Ringan dalam Kebakaran di Desa Kute Bakti Aceh Tenggara
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara Klarifikasi Informasi Fasilitas Kantor, Tegaskan Pelayanan Berjalan Normal
Pemuda Hafiz 30 Juz, Tgk Muhammad Ridho, Menjadi Imam Salat Idul Adha di Desa Tanjung Gabungan
Qurban Presisi Polres Aceh Tenggara, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha 1447H

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:18 WIB

Membanggakan, Kabupaten Pringsewu Kembali Raih Opini WTP Ke-11

Senin, 25 Mei 2026 - 14:28 WIB

LSM PKPN Lampung Soroti Pengelolaan Keuangan MAN 1 Pesawaran: Dugaan Markup Anggaran hingga Anomali LHKPN Kepala Sekolah

Senin, 25 Mei 2026 - 09:56 WIB

LSM TRINUSA Ungkap 10 Kejanggalan Laporan Keuangan Bank Lampung 2024, Desak OJK dan Kejati Turun Tangan

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIB

Putra Anggota Kodim 0410/KBL Raih Juara 1 Tinju Gubernur Cup 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 07:32 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Turun Langsung Razia Blok Hunian

Minggu, 24 Mei 2026 - 03:33 WIB

TEMUAN BPK UNGKAP DUGAAN KORUPSI DAN MALADMINISTRASI PT LAMPUNG JASA UTAMA (PERSERODA): LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD LAMPUNG MENUNTUT PENEGAK HUKUM SEGERA BERTINDAK

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

DANA ANTAR BANK NAIK RP380 MILIAR, KREDIT DAN TRANSAKSI BERELASI DISOROT LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:03 WIB

LSM TRINUSA DPD Provinsi Lampung Sorot LHKPN Kabag Kesra Kota Bandar Lampung: Ada Kejanggalan Perbandingan Harta 2024–2025

Berita Terbaru