KUTACANE | Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti sebuah rumah makan di Kutacane, Kamis malam, 2 April 2026. Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menggelar jamuan makan malam khusus untuk menyambut kedatangan tim dokter Beacon Hospital Malaysia. Acara ini menjadi momen penting, tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada tamu dari negeri jiran, tetapi juga sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan institusi kesehatan internasional.
Kehadiran tim dokter Beacon Hospital Malaysia di Aceh Tenggara bukan tanpa alasan. Mereka datang dalam rangka melaksanakan program pengobatan gratis, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan banjir bandang yang melanda wilayah ini pada tahun lalu. Fokus utama pengobatan kali ini adalah penyakit kanker, sebuah langkah yang sangat diapresiasi oleh masyarakat dan pemerintah daerah, mengingat keterbatasan akses layanan kesehatan spesialis di daerah.
Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Datuk, pimpinan tim dokter Beacon Hospital Malaysia, atas perhatian dan kepedulian yang terus diberikan kepada Aceh Tenggara. Ia berharap, silaturahmi yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut dan berkembang di masa mendatang. “Mudah-mudahan silaturahmi ini terjalin baik ke depannya,” ujar Bupati Fakhry, didampingi Sekretaris Daerah, Direktur RSUD H Sahudin Kutacane, Kepala Dinas Kesehatan, dan Plt Kepala DPPKB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan harapan agar Datuk dan tim dokter dapat menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Rumah Sakit Umum H Sahudin Kutacane. Ia menilai, masukan dan saran dari para dokter spesialis Beacon Hospital sangat dibutuhkan untuk kemajuan rumah sakit kebanggaan masyarakat Aceh Tenggara. Selain itu, Bupati Fakhry juga berharap agar masyarakat Aceh Tenggara yang berobat ke Beacon Hospital Malaysia dapat memperoleh keringanan biaya, sebagai bentuk kepedulian dan kerja sama yang telah terjalin baik selama ini.
Jamuan makan malam ini turut dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, mulai dari PMI Aceh Tenggara dan PMI Sumatera Utara, para kepala organisasi perangkat daerah, para camat, Kapolres Aceh Tenggara, perwakilan Dandim 0108/Agara, mantan Bupati Agara H Armen Desky, para kepala puskesmas, serta tamu undangan lainnya. Obrolan ringan dan suasana kekeluargaan mewarnai pertemuan, menandakan eratnya hubungan yang telah terbangun antara pemerintah daerah dan mitra kesehatan dari luar negeri.
Kehadiran tim dokter Beacon Hospital Malaysia di Aceh Tenggara menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan layanan kesehatan spesialis. Program pengobatan gratis yang digelar tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga menjadi simbol kepedulian lintas negara terhadap kemanusiaan. Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara berharap, kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di masa mendatang.
Di tengah tantangan pemulihan pasca bencana, sinergi antara pemerintah daerah dan institusi kesehatan internasional seperti Beacon Hospital Malaysia menjadi bukti bahwa kolaborasi dan kepedulian bersama mampu menghadirkan harapan baru. Jamuan makan malam ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata memperkuat fondasi kerja sama demi masa depan kesehatan Aceh Tenggara yang lebih baik.
Laporan : Salihan Beruh





































