Aktivis Kritik Pengelolaan Anggaran Pemkot Banda Aceh, Soroti Pemborosan hingga Desak Penyelidikan

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 22:27 WIB

50149 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Seorang aktivis Ekonomi di Aceh, Mukhlisin, S.E menyampaikan kritik terhadap kebijakan Pemerintah Kota Banda Aceh yang dinilai tidak efisien dalam pengelolaan anggaran. Ia menilai terdapat indikasi pemborosan di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas. (27/4)

Menurut Mukhlisin, penyelenggaraan perayaan hari ulang tahun Kota Banda Aceh yang menghabiskan anggaran sekitar Rp10 miliar dinilai tidak tepat sasaran. Ia berpendapat bahwa kegiatan tersebut lebih bersifat seremonial dan kurang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, terutama di tengah situasi bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa kebijakan pemerintah kota belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat kecil dan kelompok rentan. Kebutuhan dasar masyarakat disebut belum menjadi prioritas utama dalam perencanaan dan pelaksanaan program pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Tinggkatan sinergitas Pangdam IM mengikuti funbike Sinegritas TNI-Polri

Selain itu, ia juga menyoroti kebijakan perekrutan sekitar 40 konten kreator yang masing-masing disebut menerima honorarium sekitar Rp7 juta per bulan. Kebijakan ini dinilai menimbulkan pertanyaan terkait urgensi dan relevansinya terhadap kondisi keuangan daerah saat ini. Mukhlisin turut mengungkapkan adanya dugaan tingginya frekuensi perjalanan dinas wali kota ke luar daerah maupun luar negeri yang dinilai perlu mendapat perhatian dan pengawasan lebih lanjut.

Di sisi lain, anggaran pokok pikiran (pokir) DPRK Banda Aceh disebut mengalami peningkatan signifikan, dari Rp40 miliar menjadi Rp89 miliar. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya kepentingan tertentu dalam pengalokasian anggaran tersebut.

Ia juga menyoroti adanya keterbatasan anggaran di sejumlah dinas, yang bahkan berdampak pada kesulitan dalam memenuhi kebutuhan operasional dasar, termasuk penyediaan alat tulis kantor. Dalam pandangannya, kondisi keuangan daerah yang belum stabil seharusnya mendorong pemerintah untuk lebih selektif dalam penggunaan anggaran, bukan justru mengalokasikannya pada kegiatan yang dinilai kurang berdampak terhadap pemulihan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Muslim Aiyub Siap Jadi Bagian PPA Dan Optimis PPA Akan Jadi Partai Besar Di Aceh

Selain itu, Mukhlisin mendesak aparat penegak hukum untuk turut mengambil langkah konkret. Ia meminta Kepolisian Daerah Aceh (Polda Aceh) dan Kejaksaan Tinggi Aceh (Kejati Aceh) agar melakukan penyelidikan dan penelusuran terhadap penggunaan anggaran tersebut, guna memastikan tidak adanya pelanggaran hukum serta menjamin akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Sebagai penutup, Mukhlisin juga meminta Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan evaluasi terhadap kebijakan dan penggunaan anggaran Pemerintah Kota Banda Aceh. Ia turut mengajak berbagai elemen masyarakat, termasuk ulama dan seniman, untuk berperan aktif dalam mengawasi jalannya pemerintahan agar lebih transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan publik. (Rel)

Berita Terkait

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan
Muslim Ayub Dorong Dana Otsus Aceh Tanpa Batas Waktu dalam Pembahasan RUU Pemerintahan Aceh
Perkuat Layanan Ibu & Anak, Muhammad Nur Dipercaya Pimpin RSIA Banda Aceh
Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara
Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara
Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi
3. Proyek Pengadaan Kitab Dana Otsus Aceh Rp50,53 Miliar Diduga Dikuasai 10 Perusahaan
21 DPC Merapat, Sayuti Abubakar Jadi Kandidat Kuat Ketua Demokrat Aceh

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:32 WIB

Muslim Ayub Dorong Dana Otsus Aceh Tanpa Batas Waktu dalam Pembahasan RUU Pemerintahan Aceh

Minggu, 6 September 2026 - 17:49 WIB

Perkuat Layanan Ibu & Anak, Muhammad Nur Dipercaya Pimpin RSIA Banda Aceh

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara

Rabu, 2 September 2026 - 12:20 WIB

Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:01 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:08 WIB

3. Proyek Pengadaan Kitab Dana Otsus Aceh Rp50,53 Miliar Diduga Dikuasai 10 Perusahaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:32 WIB

21 DPC Merapat, Sayuti Abubakar Jadi Kandidat Kuat Ketua Demokrat Aceh

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Kunjungan Edukatif: MAN 5 Aceh Besar Telusuri Literasi dan Sejarah di Museum Aceh

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Salat Istisqa

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:43 WIB

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB