PLN Berkomitmen, Tahun 2024 Seluruh Dusun di Aceh Terlistriki 100%

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 26 September 2023 - 15:19 WIB

50368 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh telah mengumumkan rencana besar untuk menjadikan Aceh sebagai salah satu provinsi yang sepenuhnya terlistriki pada tahun 2024. Dalam rencana roadmap lisdes (listrik desa) yang baru diumumkan untuk tahun 2023 dan 2024, PLN Aceh berkomitmen untuk menyediakan akses listrik kepada seluruh dusun yang masih belum teraliri listrik PLN, membawa manfaat besar bagi masyarakat pedesaan Aceh.

Hal ini disampaikan oleh PLN dalam kegiatan sosialisasi program listrik pedesaan di Kantor Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Aceh pada Rabu, (20/09). General Manager PLN UID Aceh, Parulian Noviandri, yang diwakili oleh Manager Sub Bidang Perencanaan UID Aceh, Ramzi, bersama dengan Manager UP2K Aceh, Gurit Bagaskoro, memberikan gambaran perkembangan signifikan terkait elektrifikasi pedesaan di Aceh.

Saat ini Rasio Desa Berlistrik (RDB) di wilayah kerja PLN Aceh sudah mencapai 100%, dan Rasio Elektrifikasi (RE) PLN Aceh mencapai 99,96%. Namun, masih terdapat beberapa dusun yang belum tersentuh oleh layanan listrik PLN, terutama di wilayah Transmigrasi dan 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

Baca Juga :  Dr. Musriadi Desak Kebijakan Khusus untuk Tekan HIV/AIDS di Banda Aceh

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, rasio elektrifikasi desa berlistrik di Aceh telah mencapai 100 persen, dan saat ini kita juga sedang berupaya keras untuk menyambungkan listrik ke seluruh dusun yang masih belum terjangkau,” ucap General Manager PLN UID Aceh, Parulian Noviandri.

Sebagai bagian dari upaya ini, PLN UID Aceh telah merencanakan tambahan pasokan daya sebesar 240 MW pada tahun 2023. Pasokan daya ini akan berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya sebesar 200 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Peusangan sebesar 40 MW, sehingga total daya yang tersedia akan mencapai 850 MW, dengan surplus 293 MW di atas beban puncak sekitar 557 MW.

Baca Juga :  Ketua SAPA: Wacana di Aceh Lahir dari MoU yang Tak Kunjung Tuntas

Pemerintah Provinsi Aceh juga menegaskan bahwa penyediaan listrik kepada dusun-dusun yang masih belum teraliri merupakan prioritas utama. Mereka akan menjalankan program pemasangan listrik secara sinkron dengan fokus pada masyarakat yang tidak mampu. Pendekatan ini dianggap sebagai langkah penting dalam upaya pemerataan pembangunan, peningkatan akses pendidikan, dan peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat Provinsi Aceh. Dengan adanya akses listrik, diharapkan masyarakat dapat memperbaiki kualitas hidup mereka.

Dengan komitmen yang kuat dari PLN UID Aceh dan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Aceh, program elektrifikasi pedesaan di Aceh diharapkan akan mencapai kesuksesan penuh, memberikan cahaya dan peluang baru bagi dusun-dusun yang sebelumnya belum terjangkau oleh layanan listrik PLN. Tahun 2024 nampaknya akan menjadi tahun penuh harapan bagi Aceh dalam mewujudkan impian menjadi provinsi yang sepenuhnya terlistriki. (HS)

Berita Terkait

Transparansi Pengadaan BBM Disoal, LIRA Minta BPK Audit Kinerja BPBD Gayo Lues Tahun 2025
LSM LIRA Ungkap Dugaan Pelanggaran oleh Kasat Narkoba dalam Penanganan Bandar di Medan
Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengerahkan 70 Relawan untuk membersihkan SMPN 5 Karang Baru Aceh Tamiang
Ketum PPA Desak Presiden Ringankan Tagihan PDAM dan PLN bagi Korban Banjir di Aceh
Aliansi Pers Akan Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, Sediakan Layanan Keluhan
Hasil Evaluasi APBA 2026 dari Kemendagri Diterima, TAPA Segera Kaji dan Laporkan ke Gubernur
Dari Dapil Ke Senayan : Kisah Jamaluddin Idham Mengawal Harapan Rakyat Selama 365 Hari
Ketua DPRK Banda Aceh Bantu Petani Cabai Aceh Tengah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 00:17 WIB

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:07 WIB

Wakapolres Tanah Karo : Keberadaan Organisasi Profesi Media Sangat Penting Dalam Membangun Informasi Yang Sehat, Edukatif, Dan Berimbang

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:02 WIB

Wabup Nagan Raya Raja Sayang Terima Kunker Wali Kota Banda Aceh, Salurkan Bantuan Banjir di Beutong Ateuh

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:43 WIB

Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:35 WIB

Publik Gempar! Dugaan Asusila Libatkan Oknum Sekdes Ogan Ilir, Korban Tak Terlacak Keberadaannya

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:35 WIB

BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:27 WIB

Gerak Cepat: Sat Reskrim Polres Nagan Raya Berhasil Amankan Pelaku Judi Online Jenis Slot

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:44 WIB

Polres Kampar Gandeng Kodim 0313/KPR, Tertibkan Tambang Ilegal, Amankan Alat Berat & Pelaku

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB