KAMPAR, waspadaindonesia.com – Sinergi Polri dan petani Desa Lubuk Sakai Kampar tanam jagung pipil 0,35 hektar, Kamis (11/6/2026) pukul 09.00 WIB. Aksi ini wujudkan program ketahanan pangan nasional.
Penanaman 5 kg bibit jagung dilakukan di lahan Dusun II Jalan Poros Desa Lubuk Sakai.
Bhabinkamtibmas Aipda M Saleh S.H., bersama Koordinator Penyuluh BPP Kampar Kiri Tengah Masnir dan petani Sunardi terjun langsung.
“Penanaman ini bukan sekadar bertani, tapi komitmen kita dukung ketahanan pangan prioritas nasional,” kata Aipda M Saleh sebelum memulai kegiatan.
Jagung pipil dipilih karena sesuai kondisi tanah dan iklim Lubuk Sakai. “Dengan lahan 0,35 hektar dan jarak tanam 30 cm x 75 cm, kita targetkan panen memadai untuk kebutuhan lokal,” ujarnya.
Masnir selaku penyuluh pertanian telah beri pembinaan teknis.
“Kita bantu siapkan lahan, pilih bibit unggul, dan ajarkan cara rawat agar tanaman tumbuh optimal,” katanya.
Sunardi mewakili kelompok tani mengapresiasi dukungan.
“Bimbingan dari Polri dan penyuluh jadi semangat baru. Kita yakin hasilkan jagung berkualitas dan naikkan pendapatan keluarga,” ujarnya.
Semua peserta kompak menanam bibit sesuai jarak yang ditentukan. Suasana gotong royong kental terasa antara Bhabinkamtibmas, penyuluh, dan petani.
“Polri hadir untuk bantu masyarakat, bukan hanya jaga keamanan. Kita akan terus dampingi tanaman ini sampai panen September 2026,” jelas Aipda M Saleh.
Polsek Kampar Kiri Hilir menegaskan kegiatan serupa akan digelar rutin di desa lain. Tujuannya agar Kabupaten Kampar mandiri pangan.
Kegiatan ditutup pukul 10.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Tanaman jagung yang baru ditanam diharapkan tumbuh subur dan hasilkan panen membanggakan.
Sumber: Humas Polres Kampar
Editor: Rosbinner Hutagaol




































