Mustafa Abubakar Resmi Luncurkan Beasiswa Kompetitif YPMAN

Waspada Indonesia

- Redaksi

Senin, 26 Februari 2024 - 17:24 WIB

50220 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh- Ketua Dewan Pembina Yayasan Pangkai Meureunoe Aneuk Nelayan (YPMAN) Panglima Laot Aceh, Dr. Ir. Mustafa Abubakar, M.Si secara resmi meluncurkan dan menyerahkan secara simbolis SK penetapan beasiswa kompetitif YPMAN tahun 2024. SK diterima oleh 9 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi sebagai perwakilan penerima beasiswa. Kegiatan berlangsung Hotel Kryad Banda Aceh, Senin (26/02/2024).

Dalam sambutannya, Mustafa Abubakar mengucapkan selamat atas keberhasilan YPMAN meluncurkan beasiswa kompetitif. Penghargaan, terima kasih, serta selamat kepada pengurus YPMAN yang telah melakukan terobosan baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak nelayan kita terutama pada tingkat perguruan tinggi. Ini kreasi baru, menjawab kebutuhan nelayan dan generasi muda. Patut kita syukuri mereka akan mendapatkan beasiswa penuh sampai maksimal semester delapan untuk tingkat sarjana (s1), dan semester enam untuk tingkat diploma (D3).
‘Adik-adikku sekalian, ini anugerah dari Allah menjadi duta beasiswa YPMAN. Tolong jadikan beasiswa kompetitif ini sebagai sumber motivasi. Tolong manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Fokus belajar, limitasi waktu yang diberikan 8 semester, jangan lebih. Pintanya.

Lebih lanjut, Mustafa mengatakan, anggap ini peluang Anda menentukan masa depan Anda, harap Mustafa Abubakar yang pernah menjadi Penjabat Gubernur Aceh periode 2005-2007’.
Mantan Menteri BUMN Periode 2009-2014 ini berharap agar rintisan beasiswa kompetitif berjalan lancar dan mendapatkan dukungan dari semua pihak.

Baca Juga :  Brigjendpol Armia Fahmi Wakapolda Aceh Sambut Wamenkominfo RI Kunker Ke Aceh

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Ketua Umum YPMAN, Mawardi Ismail mengatakan, saat diamanahkan sebagai Ketua Umum YPMAN akhir tahun 2022, hasil investasi dana YPMAN menurun drastis. Portofolio yang mengandalkan deposito tidak cukup untuk membiayai program-program bantuan pendidikan yang sudah kita rancang. Ungkap Mawardi.
Alhamdulillah, atas arahan Dewan Pembina, dan diawasi Dewan Pengawas Yayasan, kerja keras teman-teman pengurus semuanya, maka pakem semula deposito pelan-pelan kita mulai berinvestasi pada sektor ril dengan tetap mempertimbangkan prinsip aman dan menguntungkan, Katanya. Oleh karena itu, kata Mawardi, selain rasa syukur kepada Allah Swt kami juga sangat berterima kasih kepada seluruh mitra yang selama ini telah bekerjasama dengan YPMAN sehingga kita mendapatkan tambahan pendapatan yang cukup signifikan.

Atas dasar itu, katanya, pengurus mengusulkan program bantuan baru, beasiswa kompetitif. Kenapa kompetitif, sebutnya lebih lanjut, ‘kita tau mahasiswa dari anak-anak nelayan punya kemampuan yang baik tetapi pendanaan terbatas, maka apabila bantuan pendidikan reguler YPMAN sebelumnya bersifat pemerataan, maka beasiswa ini dikompetisikan, akan tetapi jumlah yang mampu kita alokasikan tahun ini sampai selesainya studi mereka berjumlah 36 orang atau 2 orang per kabupaten kota dari 18 kabupaten kota wilayah panglima laot di Aceh.

Baca Juga :  Ketua Komisi I DPRA Desak Usut Tuntas Kasus TPPO Gadis Aceh di Malaysia

Penerima beasiswa kompetitif akan mendapatkan 1 juta rupiah perbulan sampai dengan maksimal delapan semester untuk S1, dan enam semester untuk D3. Syarat selanjutnya, mahasiswa yang berhak menerima beasiswa ini adalah anak nelayan kurang mampu, dan minimal IP 3, serta diusulkan oleh Panglima Laot Kabupaten/kota masing-masing.

‘Berbahagialah adik-adik penerima beasiswa kompetitif, ini merupakan angkatan perdana penerima beasiswa kompetitif YPMAN, semoga anda semua membanggakan dan memotivasi mahasiswa lain yang berasal dari keluarga nelayan’, harap Mawardi Ismail.

Diberitakan sebelumnya, akhir tahun 2023 dalam kurun 23 tahun, YPMAN telah menyalurkan bantuan pendidikan reguler kepada 52.272 orang anak nelayan di Aceh, dan sejumlah bantuan pendidikan lainnya termasuk bantuan pendidikan untuk santri yang berasal dari keluarga nelayan.

Hadir dalam peluncuran tersebut, antara lain, Dewan Pembina, Dewan Pengawas, Dewan Pengurus YPMAN Aceh. Hadir juga menyaksikan kegiatan ini antara lain: Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Direktur Politeknik Perikanan Ladong, Perwakilan Perguruan Tinggi, lembaga mitra, serta perwakilan mahasiswa penerima beasiswa kompetitif YPMAN. ()

Berita Terkait

SEKDA Aceh Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA
Andika Salah Satu disabilitas Nagan Raya Berangkat Ke Jakarta. Ingin Carik Angin Kota Mini
Yahdi Hasan Masuk Bursa Ketua DPRA, Harapan Wilayah Tengah Menguat
Inilah 75 Khatib Jumat Banda Aceh
PWI Aceh Tegaskan Wartawan Tak Perlu Hadir dalam Pemanggilan Polda, Soroti Pentingnya Perlindungan Profesi Jurnalis
Preman Beraksi di Dalam Polda Metro Jaya, Ketua DPW Fanst Respon Aceh: Ini Tamparan Keras untuk Polri!
Anggota DPRA Tegaskan Tidak Ada Mosi Tidak Percaya, Lembaga Tetap Solid Jalankan Fungsi
Distribusi Bantuan Logistik Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi di Aceh Capai 925.193 Ton

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 02:02 WIB

Spanduk Beracun di Tengah Kota: Mencegah Tradisi Fitnah Merasuki Demokrasi Aceh Tenggara

Rabu, 22 April 2026 - 23:33 WIB

Pemerintah Aceh Tenggara Tegaskan Komitmen Jaga Ketertiban dan Iklim Demokrasi Tindak Tegas Spanduk Ilegal Bermuatan Ujaran Kebencian

Selasa, 21 April 2026 - 21:35 WIB

Aksi Spanduk Fitnah Terhadap Bupati Jadi Sorotan, PeTA Aceh Tenggara Desak Polisi Ungkap Aktor Intelektual

Selasa, 21 April 2026 - 20:07 WIB

Puluhan Kendaraan dan Barang Pemerintah Rusak Berat Dilelang Pemkab Aceh Tenggara Tanpa Eksekusi

Senin, 20 April 2026 - 20:12 WIB

Oknum ASN Jadi Kontraktor Proyek Bronjong Lawe Penanggalan Diduga Gunakan Material Galian C Ilegal

Sabtu, 18 April 2026 - 21:25 WIB

Mat Budiaman Hadirkan Terobosan Strategis Untuk Pemulihan Layanan PDAM Aceh Tenggara Pasca Banjir Bandang

Sabtu, 18 April 2026 - 18:39 WIB

Proyek Bronjong di Lawe Penanggalan Diduga Gunakan Material Galian C Ilegal, Pelanggaran Regulasi dan Lemahnya Pengawasan Dipertanyakan

Sabtu, 18 April 2026 - 00:42 WIB

Pengerukan Batu Sungai Secara Ilegal untuk Proyek Bronjong di Ketambe: Dugaan Permainan Anggaran, Kerusakan Lingkungan, dan Tuntutan Transparansi

Berita Terbaru

ABDYA

Sentuhan TMMD, Harapan Baru untuk Warga Lansia

Jumat, 24 Apr 2026 - 15:52 WIB

ABDYA

RTLH Direhab, Senyum Bahagia Nek Nurhabibah Mengembang

Jumat, 24 Apr 2026 - 15:31 WIB

ABDYA

Rumah Reyot Dibongkar, Harapan Baru Dimulai

Jumat, 24 Apr 2026 - 14:28 WIB