DPP KAMPUD Apresiasi Kejaksaan Agung Raih Kepercayaan Publik Dalam Pemberantasan Korupsi

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 19 April 2024 - 19:55 WIB

50217 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda Untuk Demokrasi (KAMPUD) memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dibawah kepemimpinan Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, S.H., M.M terhadap pengusutan dan penanganan kasus-kasus mega korupsi yang terjadi di Indonesia.

Melalui keterangan persnya, Seno Aji sebagai Ketua Umum DPP KAMPUD mengutarakan bahwa DPP KAMPUD memberikan apresiasi yang tinggi atas tugas konstitusional Kejaksaan Agung RI yang telah berhasil mengungkap kasus-kasus mega korupsi, salah satunya skandal mega korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah.

“Kita secara tegas mendukung upaya Tim penyidik Kejaksaan Agung RI dalam melaksanakan tugas-tugas konstitusionalnya yaitu mengungkap kasus-kasus mega korupsi, tentunya dibawah kemepimpinan Jaksa Agung Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, S.H., M.M, telah banyak menorehkan tinta emas, khususnya membongkar skandal kasus-kasus mega korupsi ke publik, kali ini salah satunya terkait korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah IUP PT. Timah Tbk, hal ini harus mendapat dukungan dan tentunya juga apresiasi yang tinggi dari seluruh elemen masyarakat, sejalan dengan apresiasi ini, bukti kepercayaan publik meningkat terhadap kinerja Kejaksaan sebagaimana ditunjukan oleh hasil survei nasional yang berhasil dirilis oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) bahwa membuktikan Kejaksaan Agung menempati urutan ketiga dengan nilai 74% dalam kategori kepercayaan terhadap Lembaga, pencapaian ini didukung salahsatunya keberhasilan Kejaksaan Agung dalam mengusut tuntas perkara korupsi komoditas timah”, tegas Seno Aji pada Jumat (19/4/2024).

Baca Juga :  Dugaan Manipulasi Tender Jembatan Lawe Alas, Kejari Aceh Tenggara Tetapkan Dua Tersangka

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosok Aktivis yang dikenal low profil dan sederhana ini juga berharap agar capaian prestasi oleh Institusi Kejaksaan dalam penegakan hukum khususnya mengusut kasus-kasus korupsi harus diikuti juga oleh seluruh komponen di internal intitusi Kejaksaan hingga level Kabupaten/Kota (Kejati dan Kejari).

“Capaian prestasi yang telah berhasil diukir oleh Kejaksaan Agung ini harus didukung dan diikuti oleh seluruh komponen di internal Institusi Kejaksaan RI baik dari level pusat, Provinsi sampai Daerah Kabupaten/Kota (Kejati-Kejari), jangan sampai kepercayaan publik yang berhasil diraih atas kinerja Kejaksaan Agung di level pusat tidak diimbangi dengan capaian prestasi di level Provinsi maupun Kabupaten/Kota”, pungkas Seno Aji.

Baca Juga :  Tim Penyidik KPK Duga Andhi Pramono Miliki Perusahan Kepabeanan Ilegal

Diberitakan sebelumnya, Lembaga Survei Indonesia merilis hasil Survei Nasional periode 7 April 2024 sampai dengan 9 April 2024, Kejaksaan Agung menjadi lembaga yang menempati urutan ketiga dengan nilai 74% dalam kategori Kepercayaan Terhadap Lembaga.

Hasil survei terhadap Kejaksaan Agung juga dipengaruhi oleh isu korupsi yang sedang ditangani oleh Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung yakni tindak pidana korupsi komoditas timah.

Dalam survei tersebut, berita terkait korupsi komoditas timah diketahui oleh 40,1% publik. Dari yang tahu tersebut, mayoritas percaya bahwa Kejaksaan Agung akan mengusut tuntas perkara dimaksud.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Dr. Ketut Sumedana kembali mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat kepada Kejaksaan, pada Kamis (18/4/2024).

Sebagaimana yang disampaikan Jaksa Agung dalam berbagai kesempatan, capaian yang diraih harus terus dijaga dan ditingkatkan, karena setiap tindakan Insan Adhyaksa adalah wajah Kejaksaan di tengah masyarakat. (*)

Berita Terkait

LP2iM Desak Pengusutan Menyeluruh Dugaan Korupsi Proyek Oprit Jembatan Silayar Aceh Tenggara
Diduga Sarat Mark-Up dan Fiktif, Pegiat Anti-Korupsi Desak Kejari Aceh Tenggara Usut Dana Desa Perdomoan II
Dugaan Manipulasi Tender Jembatan Lawe Alas, Kejari Aceh Tenggara Tetapkan Dua Tersangka
Skandal Bantuan Disabilitas Guncang Agara: Kursi Roda Diduga Jadi Alat Korupsi, Dana Rp 1,3 Miliar untuk Kaum Rentan Menguap!
Dugaan Pengurangan Volume pada Proyek Bronjong Rp6,9 Miliar di Aceh Tenggara Kian Menguat
Oknum Kepala Desa di Aceh Tenggara Ditahan dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Rp 476 Juta
Dispora Aceh Tenggara Diduga Gelapkan Anggaran 2024, Kegiatan Minim dan Realisasi Keuangan Buram
Pembangunan SPAL Desa Kute Terutung Kute Tahun Anggaran 2025 Sarat Masalah, TPK Tak Dilibatkan dan Dikerjakan Orang Luar

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB