PKH 70% Diduga Bocor, Warga Tuding Kadis Sosial ‘Tuli’ di Tengah Data Neraka

ALIASA

- Redaksi

Kamis, 4 Desember 2025 - 00:37 WIB

50368 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PKH 70% Diduga Bocor, Warga Tuding Kadis Sosial ‘Tuli’ di Tengah Data Neraka

​ACEH TENGGARA — Program Keluarga Harapan (PKH) yang seharusnya menjadi penyelamat bagi keluarga miskin di Aceh Tenggara, kini diterpa tudingan serius yang mengungkap dugaan

kebocoran data masif. Dalam sebuah pernyataan keras, Sulaiman (40), warga Desa Timang Rasa, Kecamatan Tanoh Alas, menuding Kepala Dinas Sosial (Kadis Sosial) Aceh Tenggara telah bersikap ‘tuli’ dan abai terhadap penderitaan rakyat yang berhak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Tudingan ini mencuat setelah hasil pengamatan warga menunjukkan bahwa sekitar 70% penerima PKH di desa tersebut disinyalir tidak tepat sasaran.
​
Kami sudah lapor berkali-kali. Ada yang punya kebun luas, ada yang anaknya tidak ada lagi sebagai tanggungan,tapi masih terima PKH. Sementara tetangga kami yang rumahnya mau roboh justru tidak terdaftar,” tegas Sulaiman

Baca Juga :  Pj Kades Lembah Alas Diduga Markup Harga Pengadaan Baju Karang Taruna, Aktivis Desak Polisi Usut

dengan nada kecewa, Rabu (3/12/2025). “Kadis Sosial seolah-olah tuli. Mereka tahu keluhan ini, tapi tidak ada satupun petugas yang diturunkan untuk verifikasi ulang. Ini data neraka!”

Kegagalan Verifikasi: Data Terlambat, Rakyat Terabaikan
​Isu ini bukan sekadar masalah administrasi desa, melainkan indikasi kegagalan sistemik dalam proses Verifikasi dan Validasi (Verval) Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang menjadi tanggung jawab dinas setempat.
​Ketidaktepatan sasaran hingga 70% ini diduga terjadi akibat:

​Manipulasi Data: Dugaan adanya praktik titipan atau main mata antara oknum di tingkat bawah dengan calon penerima yang secara ekonomi mampu.

​Kelambatan Verval: Data yang digunakan adalah data lama, sehingga orang yang sudah mandiri secara ekonomi masih tercatat, sementara warga miskin baru terabaikan.

​Dampak dari ‘kebocoran’ 70% ini sangat fatal: Dana bantuan yang seharusnya meringankan beban ratusan keluarga miskin di Aceh Tenggara justru mengalir ke kantong-kantong yang tidak berhak, memperparah ketimpangan sosial di tingkat desa.
​
Permintaan Mendesak: Audit Data Total!
​Sulaiman dan puluhan warga lain menuntut agar Kadis Sosial Aceh Tenggara segera mengeluarkan perintah resmi kepada petugas pendamping dan aparat desa untuk:
​Audit Data Total: Melakukan pemeriksaan ulang door-to-door secara transparan terhadap semua penerima PKH yang terdaftar.

Baca Juga :  Aktivis dan Tokoh Pemuda Apresiasi Gerak Cepat Kapolres dan Kasat Narkoba Aceh Tenggara

​Pencoretan Segera: Mencoret nama-nama penerima yang terbukti secara ekonomi tidak layak menerima bantuan.

​Hingga berita ini diturunkan (pukul 16.50 WIB), Kadis Sosial Aceh Tenggara belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tudingan serius ini, dan belum ada perintah peneguran atau verifikasi ulang kepada petugas lapangan.

​Warga Timang Rasa menunggu bukan hanya klarifikasi, tetapi aksi nyata dari pimpinan dinas, sebelum kemarahan publik meluas menjadi mosi tidak percaya terhadap pemerintah daerah.(Aliasa).

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru