Jaksa Agung Tunjuk Eddy Samrah, Putra Aceh Tenggara, Menjabat Aspidum Kejati Aceh

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 00:16 WIB

50215 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Jaksa Agung Republik Indonesia, Dr. ST Burhanuddin, kembali melakukan mutasi dan rotasi besar-besaran di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Salah satu keputusan penting dalam mutasi kali ini adalah penunjukan Eddy Samrah Limbong, SH., MH, putra daerah Aceh Tenggara, sebagai Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) pada Kejaksaan Tinggi Aceh. Penunjukan ini tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor KEP-IV-347/C/04/2026 tertanggal 13 April 2026, yang mengatur pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan struktural Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kejaksaan.

Mutasi dan rotasi yang dilakukan Jaksa Agung kali ini mencakup 114 pejabat di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Di antara posisi strategis yang berganti, terdapat 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati), Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati), puluhan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), serta sejumlah asisten di lingkungan Kejaksaan Tinggi di berbagai provinsi. Langkah ini diambil sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan upaya optimalisasi kinerja institusi kejaksaan dalam menghadapi tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.

Eddy Samrah Limbong sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sawahlunto. Ia menggantikan Amru Eryandi Siregar, SH., MH, yang kini dimutasi menjadi Kabid Pengendalian Sentra Pendidikan dan Pelatihan pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI. Sementara posisi Kajari Sawahlunto yang ditinggalkan Eddy Samrah diisi oleh Nurul Hidayat, SH., MH, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejari Ngada.

Baca Juga :  THR" yang Sebenarnya Adalah Hak Tertunda

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karier Eddy Samrah di institusi kejaksaan terbilang panjang dan beragam. Ia pernah menjabat sebagai Kajari Seram Bagian Timur (SBT) Maluku, serta Koordinator Bidang Pidum pada Kejati Aceh sejak 2019. Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam mengemban tugas baru sebagai Aspidum Kejati Aceh, jabatan yang memiliki peran strategis dalam penanganan perkara pidana umum di wilayah hukum Aceh. Penempatan Eddy Samrah di posisi ini diharapkan membawa penyegaran dan meningkatkan kinerja jajaran Adhyaksa, khususnya dalam memperkuat penegakan hukum yang profesional dan berintegritas.

Mutasi dan rotasi di tubuh kejaksaan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier dan penyegaran organisasi. Dengan menempatkan pejabat yang berpengalaman dan memahami karakteristik daerah, diharapkan setiap lini di institusi kejaksaan mampu bekerja lebih optimal dan adaptif terhadap tantangan zaman. Selain itu, rotasi ini juga menjadi sarana transfer pengetahuan dan inovasi antarwilayah, sehingga pelayanan hukum kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.

Baca Juga :  Bupati Aceh Tenggara Buka Puasa Bersama Tim Safari Ramadhan Pemerintah Aceh, Dan Anak Yatim

Dampak dari kebijakan mutasi ini tidak hanya dirasakan di internal institusi, tetapi juga di tengah masyarakat. Penegakan hukum yang efektif dan profesional menjadi harapan publik, terutama dalam penanganan perkara-perkara yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Di Aceh, pergantian sejumlah kepala kejaksaan negeri dan asisten di lingkungan Kejati diharapkan dapat memperkuat upaya penegakan hukum, mempercepat penyelesaian perkara, serta meningkatkan pelayanan hukum kepada masyarakat.

Kasi Penkum dan Humas Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, S.H, saat dikonfirmasi pada Selasa (14/4/2026), membenarkan adanya mutasi dan rotasi jabatan di jajaran Kejati Aceh. Namun, ia menyebutkan bahwa surat resmi terkait mutasi tersebut belum diterima secara fisik oleh pihaknya. Meski demikian, informasi yang beredar telah menjadi perhatian di lingkungan kejaksaan dan masyarakat Aceh.

Mutasi dan rotasi di tubuh kejaksaan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat. Dengan penempatan pejabat yang tepat di posisi strategis, diharapkan institusi

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Tutup Pintu Rapat untuk Tegakkan Disiplin Pejabat
Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala
Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu
Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung
Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara
Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja
Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Bersatu dalam Semangat Kemerdekaan, Muspika Sungai Mas, Masyarakat dan RAPI Gelar Pawai Bendera

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:13 WIB

Bakti Brimob untuk Negeri, Jembatan Penghubung Desa Sikundo Mulai Dibangun

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:01 WIB

​​Perkuat Silaturahmi, Unsur Muspika Sungai Mas Gelar Temu Ramah dengan Kapolsek Baru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

Menwa UTU Gelar Latihan Menembak di Lapangan Tembak Yonif 116/GS. Guna Untuk Asah Ketangkasan Dan Kedisiplinan

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:53 WIB

TMMD Ke-128 Kodim Abdya Rampung, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:36 WIB

Brimob Polda Aceh Batalyon C Pelopor bersama Tem Gabungan Temukan Senjata Tajam dan HP Lapas Kelas IIB Meulaboh,

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:28 WIB

Jamaluddin Idham Anggota DPR RI Komisi IV Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:04 WIB

DPD LPSA Aceh Barat Gelar Buka Puasa Bersama Dan Pembagian Takjil

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB